- Pemprov Lampung Dorong RSUD BNH Menuju Green and Sport Hospital
- Polsek Wonosobo Ungkap Mayat di Pantai Kota Agung Timur
- Disnaker Lamsel Siap Konfirmasi Dugaan PHK Sepihak PT. Galaxy Wood Industry
- Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak
- Polres Tanggamus Evakuasi Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Kota Agung Timur
- Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032
- Bupati Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa
- Wakil Bupati Lampung Utara Sambangi Keluarga Korban Kebakaran
- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Jajaki Kerjasama dengan UGM
- Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri Pengajian Manaqib
Satpolairud Polres Tanggamus Lakukan Pencarian Korban Hilang Kebakaran KM Maulana 3.0

TANGGAMUS, MFH,-- Satuan Polisi
Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Tanggamus melaksanakan patroli laut
sekaligus kegiatan pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap ABK KM Maulana 30
yang terbakar di wilayah perairan Lampung.
Kegiatan patroli dan penyisiran
tersebut dilaksanakan pada Selasa, 23 Desember 2025, mulai pukul 13.00 WIB
hingga selesai, dengan lokasi operasi di Perairan Teluk Semaka, Kabupaten
Tanggamus.
Kasat Polairud Polres Tanggamus,
Iptu Fridy Romadhana P.R., S.Sos, menjelaskan bahwa berdasarkan data Basarnas,
kapal yang mengalami kebakaran adalah KM Maulana 3.0, kapal penangkap ikan
berbendera Indonesia dengan GT 195, milik PT Lumba Samudera Bahari, yang
berangkat dari Muara Angke, Jakarta.
Baca Lainnya :
- Polsek Wonosobo Fasilitasi Perdamaian Perselisihan Antar Siswi SMP0
- Kapolres Tanggamus Pimpin Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 20250
- Dugaan Korupsi Dana Desa Lebih dari Rp1 Miliar, Satreskrim Polres Tanggamus Tahan Kakon Atar Lebar 0
- Ketua TP PKK Tanggamus Lantik Enam Ketua Tim PKK Kecamatan0
- Polsek Pulau Panggung Ungkap Kasus Curas Sepeda Motor di Pekon Gunung Meraksa0
"Berdasarkan informasi dari
Basarnas Lampung, lokasi kejadian berada di sekitar perairan selatan Belimbing
pada koordinat 104°16'9.48" BT dan 6°17'23.16" LS," kata Iptu
Fridy Romadhana mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Dijelaskan Kasat, peristiwa
tersebut bermula saat KM Maulana 3.0 berlayar pada Rabu, 17 Desember 2025, dari
Muara Angke menuju fishing ground di wilayah WPP NRI 572–573.
Namun, pada Sabtu, 20 Desember
2025, sekitar pukul 03.00 WIB, diketahui ada percikan dinamo mesin akibat
korsleting listrik yang kemudian dengan cepat membesar.
Keterangan nahkoda KM Maulana 30,
Sulis Khorih, menyebutkan dalam kebakaran, anak buah kapal (ABK) yang pertama
kali melihat api langsung melaporkan kepada nahkoda.
Melihat api semakin membesar,
nahkoda memerintahkan seluruh kru untuk menyelamatkan diri menggunakan alat
keselamatan seadanya seperti jeriken.
Karena panik dan kondisi kapal
tidak memungkinkan, seluruh kru akhirnya menceburkan diri ke laut,” jelas Iptu
Fridy.
Kasat menyebut, sekitar pukul 07.00
WIB, sebanyak 25 kru kapal berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang
melintas, yakni KM Damasha 5 yang dinahkodai Yali.
"Dari total 33 kru KM Maulana
3.0, sebanyak 25 orang berhasil dievakuasi, sementara 8 orang lainnya hingga
kini masih dinyatakan hilang di laut," ujarnya.
Lanjutnya, delapan kru yang masih
dalam pencarian masing-masing bernama M. Rifky Isna (23), Fattahillah (25),
Syaiful Parno Majid (40), M Yusron Muttaqo (23), Rasmat (48), Agus Ramadlon
(44), Mujahidin (37) dan Syafruddin
Dirwanto (32)
Kasat menambahkan, pihaknya bersama
instansi terkait terus melakukan patroli dan penyisiran di Perairan Teluk
Semaka guna mencari para korban yang belum ditemukan. Upaya pencarian dilakukan
dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.
“Kami akan terus berkoordinasi
dengan pihak terkait untuk memaksimalkan upaya pencarian dan pertolongan,”
tandasnya.
Hingga saat ini, proses SAR masih
berlangsung dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kepada publik. [MFH/Din/rils]











3.jpg)