- Bupati Tanggamus Hadiri Forum Investasi Nasional di Batam
- Bupati Lambar Sambangi BI, Dorong CSR untuk Tingkatkan Daya Saing Kopi Robusta dan Kakao
- Pemkot Metro Fasilitasi Verifikasi Venue PON 2032
- Bupati dan Wakil Jadi Warga Kehormatan Kodim 0429 Lamtim
- Pemkab Pesawaran Gelar Rakor dan Halal Bihalal Kepala Desa
- Wakil Bupati Pringsewu Sambut Tim KONI Pusat
- Wakil Bupati Pringsewu Lantik Penjabat Kepala Pekon Gumukrejo Kecamatan Pagelaran
- Pemprov Lampung Dorong RSUD BNH Menuju Green and Sport Hospital
- Polsek Wonosobo Ungkap Mayat di Pantai Kota Agung Timur
- Disnaker Lamsel Siap Konfirmasi Dugaan PHK Sepihak PT. Galaxy Wood Industry
Bupati Lambar Sambangi BI, Dorong CSR untuk Tingkatkan Daya Saing Kopi Robusta dan Kakao

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati Lampung Barat,
Parosil Mabsus melakukan kunjungan kerja ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Provinsi Lampung, Kamis (16/04). Kunjungan ini untuk menjajaki dukungan
Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Indonesia dalam rangka peningkatan
produksi, nilai tambah, dan daya saing komoditas unggulan Kopi Robusta dan
Kakao Lampung Barat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Lampung Barat
memaparkan potensi Kopi Robusta Lampung Barat yang menjadi sentra terbesar di
Provinsi Lampung. Begitu juga kakao yang mulai bangkit di beberapa kecamatan
seperti Suoh, Bandar Negeri Suoh, dan Batu Brak.
Menurut Bupati Lampung Barat, meskipun memiliki
potensi besar, pengembangan kopi robusta ini masih menghadapi sejumlah
tantangan. Produktivitas yang masih belum optimal, akibat banyaknya tanaman
yang telah berusia tua dan membutuhkan peremajaan. Dari sisi pengolahan,
sebagian besar kopi masih dijual dalam bentuk green bean dengan mutu yang belum
seragam karena keterbatasan teknologi pascapanen.
Baca Lainnya :
- PUPR Pastikan Akses Jalan Putus Way Tenong – Air Hitam Merupakan Akses Alternatif 0
- Lampung Barat Disiapkan Jadi Sentra Bawang Putih, Parosil Mabsus: Butuh Upaya Serius0
- Wakil Bupati Lampung Barat Gelar Halal Bihalal Bersama PWRI0
- Ikuti Musrenbang RKPD Provinsi, Bupati Usulkan Infrastruktur Hingga Pembangunan Sekolah Rakyat0
- Wabup Mad Hasnurin Sambangi Korban Kebakaran dan Salurkan Bantuan 0
Di sisi lain, prospek pengembangan Kopi Robusta
Lampung Barat sangat menjanjikan. Permintaan pasar domestik maupun ekspor terus
meningkat, terutama dari negara-negara Eropa dan Asia.
Peluang ini dapat dimaksimalkan melalui program
hilirisasi kopi, seperti pembangunan rumah produksi, pabrik pengolahan,
penguatan UMKM, serta promosi dan branding kopi Lampung Barat sebagai kopi
robusta berkualitas.
“Pemerintah daerah telah mendukung dengan
program Sekolah Kopi, pemberian bantuan sarana pascapanen, hingga pengembangan
wisata berbasis kopi yang semakin memperkuat Lampung Barat sebagai salah satu
icon kopi robusta Indonesia,” kata dia.
Bupati Lampung Barat mengusulkan beberapa
program yang bisa dikolaborasikan melalui CSR Bank Indonesia: Penyelenggaraan
Festival Jemur Kopi. Festival Jemur Kopi merupakan kegiatan promosi berbasis
komoditas lokal yang menampilkan proses penjemuran kopi secara masal sebagai
daya tarik utama, yang dikemas dengan kegiatan pendukung seperti pameran UMKM,
edukasi kopi, serta atraksi seni budaya lokal.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan
branding kopi Lampung Barat agar dapat menarik kunjungan wisatawan serta
mendorong interaksi antara petani, pelaku usaha, dan pasar. Festival ini juga
menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kualitas
pascapanen dalam menentukan mutu kopi,” tuturnya.
Bupati Lampung Barat mengatakan, UMKM yang
telah tumbuh dan berkembang di Sekolah Kopi akan dilakukan penataan ulang
melalui penyediaan fasilitas container booth, sehingga memiliki ruang usaha
yang lebih tertata, representatif dan mampu mendukung penguatan Sekolah Kopi
sebagai pusat eduwisata berbasis komoditas kopi.
Untuk diketahui, jumlah container booth yang
diusulkan sebanyak empat unit. dengan perkiraan biaya per unit sebesar Rp.
150.000.000.
Sementara, Kepala Bank
Indonesia perwakilan Provinsi Lampung Bimo Aprilianto menyambut baik inisiatif
Pemerintah Daerah Lampung Barat. Menurutnya, pengembangan UMKM dan komoditas
unggulan daerah memang menjadi salah satu fokus program sosial Bank Indonesia.
Pihaknya akan mengkaji usulan tersebut dan menyesuaikan dengan program yang
ada. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)