- Korban Tenggelam di Batu Tegi Ditemukan Meninggal Dunia
- Pemprov Lampung–Kodam XXI/Raden Intan Tingkatkan Kapasitas Bersama di Bidang Komunikasi Publik
- Sekjen Kemendagri Komjen Pol Tomsi Tohir Balaw Hadiri Silaturahmi ASN dan Kepala Daerah Asal Lampung
- Kapolda Pimpin Ratusan Personel dan Bhayangkari Polda Lampung Ikuti Kemala Run 2026
- Mertua Tewas Dibacok Menantu di Jati Agung, Pelaku Serahkan Diri Usai Lakukan Aksi
- Polsek Pulau Panggung Identifikasi TKP Korban Diduga Tenggelam di Genangan Waduk Batu Tegi
- Jalan Sehat HUT ke-29 Tanggamus Meriah, Yeni Verawati Ajak Warga Hidup Sehat
- Pemprov Lampung Perkuat Peran Pesantren Cetak SDM Unggul dan Berkarakter
- Forum Sekolah Swasta (FORSEKTA) Tanggamus Gelar Sarasehan dan Silaturahmi
- BEJAT! Kakek di Sidomulyo Setubuhi Cucu Kandung Hingga Melahirkan
Kisah Heroik Istri di Tanggamus, Selamatkan Suami dari Kobaran Api yang Hanguskan Rumah

TANGGAMUS, MFH—
Suasana pagi yang biasanya tenang di Pekon Sukajaya, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, mendadak berubah
mencekam pada Senin (6/10/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Sebuah rumah kayu
milik pasangan suami istri, Buhori dan istrinya,
ludes dilalap api hingga rata dengan tanah.
Peristiwa tragis ini
menyisakan kisah heroik yang mengharukan. Sang istri, dengan keberanian luar
biasa, mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan sang suami yang sudah lanjut
usia dan pikun dari kobaran api yang kian membesar.
Kepala Pekon Sukajaya,
Dulkarim, menjelaskan bahwa kebakaran berawal dari dugaan korsleting
listrik di bagian depan rumah. Saat kejadian, istri Buhori tengah memasak dan
membersihkan rumah ketika tiba-tiba melihat percikan api muncul dari sudut
atap.
Baca Lainnya :
- Polsek Semaka Identifikasi Mayat Petani yang Jatuh ke Jurang Rewel0
- Kejari Tanggamus Kawal Proyek Strategis Nasional Revitalisasi Pendidikan0
- Wagub Lampung Tinjau Lokasi Terdampak Gempa di Tanggamus0
- Desa TAPIS Hadir di Tanggamus0
- Ulubelu jadi Pilot Plant Pertama Pusat Energi Hijau Nasional0
“Api langsung
membesar karena rumah terbuat dari kayu. Warga berusaha membantu, tapi kobaran
api terlalu cepat menyebar,” ujar Dulkarim saat ditemui di lokasi kejadian.
Petugas menduga kuat
sumber api berasal dari instalasi listrik yang mengalami arus pendek. Dalam
hitungan menit, seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar.
Dalam situasi panik,
istri Buhori dihadapkan pada pilihan sulit: menyelamatkan harta benda atau
mengevakuasi suaminya yang masih tertidur di dalam rumah. Tanpa ragu, ia
memilih menyelamatkan nyawa sang suami meski harus menghadapi bahaya besar.
Namun, upaya
penyelamatan itu tak sepenuhnya tanpa korban. Buhori mengalami luka bakar di
kedua tangan dan leher bagian belakang akibat sempat tersambar api. Beruntung,
warga sekitar dengan sigap membantu mengevakuasi korban ke Puskesmas Semaka
untuk mendapatkan perawatan medis.
“Saat kejadian, istrinya terus berteriak minta tolong.
Warga datang dan langsung bantu padamkan api dengan alat seadanya,” ungkap
salah satu saksi, warga setempat bernama Jumadi. [MFH/**]











3.jpg)