- Forum Sekolah Swasta (FORSEKTA) Tanggamus Gelar Sarasehan dan Silaturahmi
- BEJAT! Kakek di Sidomulyo Setubuhi Cucu Kandung Hingga Melahirkan
- Lampung Siapkan Atlet Domino ke Nasional Lewat Kejurprov ORADO 2026
- Diduga Lakukan Pungli di Jalinbar Wonosobo, Pria 50 Tahun Diamankan
- Launching UMKM Expo 2026, Lamtim Tunjukkan Kekuatan Ekonomi Rakyat
- Bupati Lampung Barat Audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta
- Bupati Lantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Pesibar
- Pemkab Pesawaran Perkuat Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Daerah
- Sekdaprov Marindo Kurniawan Buka Kejuaraan Pencak Silat Gubernur Cup I Tahun 2026
- Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Organisasi Lingkungan Internasional EDF
Polsek Cukuh Balak dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Temuan Kerangka Manusia di Pekon Gedung

TANGGAMUS, MFH,-- Jajaran Polsek
Cukuh Balak bersama Unit Inafis Polres Tanggamus melakukan identifikasi
terhadap temuan kerangka manusia di Dusun Tanjung Senang, Pekon Gedung,
Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, Jumat (28/11/2025) malam. Penemuan
itu setelah warga setempat melaporkan aroma tak sedap dari sekitar rumah
seorang warga lanjut usia.
Pada penanganan awal, Polsek Cukuh
Balak langsung mengamankan TKP, memasang garis polisi, melakukan pemeriksaan
awal bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Cukuh Balak, serta berkoordinasi
dengan aparatur pekon. Selain itu, tim melakukan penyelidikan dan meminta
keterangan memeriksa saksi-saksi untuk memperjelas kronologi kejadian.
Kapolsek Cukuh Balak, Ipda Ma’ruf
Nurochim, S.Tr.K., mengatakan temuan kerangka yang diduga merupakan warga
bernama Usman (80), seorang petani yang tinggal sendirian di Dusun Tanjung
Senang, informasi awal diterima oleh piket siaga sekitar pukul 18.30 WIB dari
Kepala Pekon Gedung.
Baca Lainnya :
- Petani Hilang Sejak 2021, Keluarga Lapor Polsek Pulau Panggung0
- Polsek Pulau Panggung Tangkap Tersangka Curanmor dan Dua HP di Pekon Sindang Marga0
- Polsek Kota Agung dan Inafis Polres Tanggamus Identifikasi Jenazah Tanpa Identitas0
- Kapolsek Wonosobo Melayat dan Antar Korban Penganiayaan Berat ke Pemakaman0
- Sipropam Polres Tanggamus Test Urine Sejumlah Personil0
“Setelah menerima laporan, personel
kami langsung menuju lokasi bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Putih Doh
dan relawan Tagana. Setibanya di lokasi, dilakukan penyisiran di sekitar rumah
korban hingga kemudian ditemukan kerangka manusia yang diperkirakan adalah
korban,” kata Ipda Ma’ruf Nurochim mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad
Sujatmiko, S.I.K., M.H., Sabtu 29 November 2025.
Kapolsek menjelaskan, penemuan
bermula ketika Mat Zen bin Azhari (40), seorang petani sekaligus saksi pertama,
merasa curiga karena hampir dua minggu korban tidak pernah berkunjung ke
rumahnya.
Sekitar pukul 17.30 WIB, saksi
mendatangi rumah korban dengan maksud memastikan kondisi korban. Namun ketika
hampir tiba, ia mencium aroma menyengat yang mengarah dari sekitar rumah Usman.
Merasa khawatir, saksi kembali dan
melaporkan temuannya kepada Mirsanto (42), Kepala Dusun Tanjung Senang.
Kepala dusun kemudian menghubungi
Iqbal (43), Kepala Pekon Gedung, yang langsung meneruskan laporan itu kepada
Polsek Cukuh Balak.
"Mengingat kondisi medan dan
jarak tempuh, sekitar pukul 20.30 WIB, personel Polsek Cukuh Balak tiba di
Dusun Tanjung Senang bersama tim medis. Kami melakukan pencarian sumber aroma
tak sedap dan menemukan kerangka manusia di area samping rumah korban. Kami
langsung mengamankan tempat kejadian perkara," jelasnya.
Kapolsek menyebut, berdasarkan
koordinasi dengan tim Inafis Polres Tanggamus, tenaga kesehatan, aparatur
dusun, dan pihak pekon, penanganan dilakukan pada hari ini.
"Kami memastikan bahwa seluruh
proses penanganan dilakukan sesuai prosedur serta mengedepankan kehati-hatian
mengingat kondisi kerangka yang sudah tidak utuh," tegasnya.
Ipda Ma’ruf Nurochim mengungkapkan
bahwa pihaknya sudah melakukan langkah-langkah awal sesuai prosedur hingga
berkoordinasi dengan aparatur desa dan keluarga korban. Menurut keluarga
korban, bahwa korban memang selama ini tinggal seorang diri.
Keluarga korban telah dihubungi
oleh aparat pekon dan mereka menerima kejadian tersebut serta meminta agar
kerangka dimakamkan di samping rumah korban. Mereka juga menolak tindak lanjut
pemeriksaan lebih jauh.
"Setelah diberikan pemahaman
akhirnya anggota kelurga bersedia untuk dilakukan identifikasi lanjutan dan
jenazah dievakuasi ke RSUD Batin Mangungan, Kota Agung," tegasnya.
Kesempatan itu, Kapolsek
menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut dan mengapresiasi warga yang
sigap melaporkan hal mencurigakan sehingga penanganan dapat dilakukan dengan
cepat.
“Atas nama jajaran Polsek Cukuh
Balak, kami turut berduka atas kejadian ini. Kami menghargai kepedulian
masyarakat yang segera melaporkan situasi mencurigakan, sehingga petugas bisa
bergerak cepat melakukan penanganan,” tandasnya.
Sementara itu, petugas medis dari
Puskesmas Putih Doh, Sulistiono menerangkan bahwa mayat yang ditemukan berjenis
kelamin laki-laki, diperkirakan berusia sekitar 70 tahun lebih. Berdasarkan
kondisi tubuh yang telah menjadi kerangka, diduga korban telah meninggal
sekitar dua minggu sebelum ditemukan.
“Diperkirakan sudah dua
minggu meninggal karena selama dua minggu ini tidak ada aktivitas beliau ke
warung-warung untuk belanja. Biasanya beliau belanja ke warung milik warga
sekitar. Mayat yang ditemukan berasal dari Pekon Gedung, Kecamatan Cukuh Balak.
Selanjutnya akan diidentifikasi oleh tim Inafis Polres Tanggamus,” kata
Sulistiono. [MFH/Din/rils]











3.jpg)