- Pemprov Lampung Dorong RSUD BNH Menuju Green and Sport Hospital
- Polsek Wonosobo Ungkap Mayat di Pantai Kota Agung Timur
- Disnaker Lamsel Siap Konfirmasi Dugaan PHK Sepihak PT. Galaxy Wood Industry
- Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak
- Polres Tanggamus Evakuasi Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Kota Agung Timur
- Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032
- Bupati Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa
- Wakil Bupati Lampung Utara Sambangi Keluarga Korban Kebakaran
- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Jajaki Kerjasama dengan UGM
- Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri Pengajian Manaqib
Polsek Pulau Panggung Identifikasi Temuan Jenazah Petani di Persawahan Pekon Tekad

TANGGAMUS, MFH,-- Seorang pria
lanjut usia ditemukan meninggal dunia di area persawahan Pekon Tekad Blok IV,
Kecamatan Pulau Panggung, Selasa (9/12/2025) siang.
Usai menerima laporan, Polsek Pulau
Panggung Polres Tanggamus langsung langsung menuju lokasi bersama tim medis.
Kapolsek Pulau Panggung AKP
Jumbadio, S.H., mengatakan, penemuan jenazah terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.
Baca Lainnya :
- Kapolres Tanggamus Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Kali Bego0
- Polsek Sumberejo dan TNI Tingkatkan Patroli Gabungan0
- Tekab 308 Polsek Kota Agung Tangkap Pelaku Curat yang Beraksi di Kuripan0
- Siapkan Nataru, Sat Lantas Polres Tanggamus Gelar Rakor Forum Lalu Lintas0
- Polsek Pulau Panggung Ungkap Dua Kasus Curanmor, Tiga Tersangka Ditangkap0
"Korban diketahui bernama
Bambang Budiono (65), warga Pekon Tekad Blok III," kata AKP Jumbadio
mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Kapolsek menjelaskan, sebelum
ditemukan meninggal dunia, korban keluar rumah sekitar pukul 06.00 WIB tanpa
memberi tahu keluarga.
Pihak keluarga yang curiga korban
tak kunjung pulang, mencoba mencari karena korban dalam kondisi sakit stroke
ringan dan sering linglung.
Keluarga juga menyebarkan informasi
melalui media sosial untuk meminta bantuan apabila ada yang melihat.
Penemuan jenazah bermula ketika
saksi bernama Ilham (12), pelajar setempat, hendak pulang dari sekolah dan
melihat tubuh seseorang dalam posisi terlentang di area sawah dekat irigasi.
"Ilham kemudian berlari
memberi tahu saksi lain, Epan Hadiansyah (35), yang selanjutnya melaporkan
kejadian itu ke Polsek Pulau Panggung," jelasnya.
Kapolsek menyebut hasil olah TKP
dan pemeriksaan awal mengarah terpeleset saat melintasi irigasi.
Dugaan sementara, korban terpeleset
saat berjalan di atas irigasi dan jatuh ke sawah sedalam sekitar satu meter.
Hal itu juga sesuai pemeriksaan
medis yang menemukan luka memar di bagian belakang kepala serta luka lecet pada
paha kiri.
"Kepala korban membentur batu
di dekat saluran air sehingga menyebabkan luka fatal tanpa ada yang melihat,”
ungkapnya.
Hasil pemeriksaan medis dari
Puskesmas Pulau Panggung menguatkan dugaan tersebut.
Pihak keluarga mengikhlaskan dan
menolak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan.
“Keluarga sudah membuat surat
pernyataan untuk tidak dilakukan tindakan autopsi dan jenazah diserahkan kepada
pihak keluarga,” tandasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)