- Pemprov Lampung Dorong RSUD BNH Menuju Green and Sport Hospital
- Polsek Wonosobo Ungkap Mayat di Pantai Kota Agung Timur
- Disnaker Lamsel Siap Konfirmasi Dugaan PHK Sepihak PT. Galaxy Wood Industry
- Sinergi Pemprov, Sekolah, dan Orang Tua Kunci Sukses Sekolah Ramah Anak
- Polres Tanggamus Evakuasi Mayat Pria Tanpa Identitas di Pantai Kota Agung Timur
- Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032
- Bupati Terima Penghargaan Sebagai Pioner Kemandirian Ekonomi Desa
- Wakil Bupati Lampung Utara Sambangi Keluarga Korban Kebakaran
- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara Jajaki Kerjasama dengan UGM
- Wakil Bupati Pesisir Barat Hadiri Pengajian Manaqib
Tim Inafis Polres Tanggamus Olah TKP Dugaan Kasus Pembunuhan Pasutri di Pugung

TANGGAMUS, MFH,-- Polres Tanggamus
melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan kasus pembunuhan
pasangan suami istri (pasutri) yang terjadi di Pekon Way Pring, Kecamatan
Pugung, Kabupaten Tanggamus, Sabtu malam (13/12/2025). Peristiwa tersebut diketahui
terjadi sekitar pukul 23.30 WIB.
Adapun identitas korban diketahui
bernama Rohimi Bin Slamet (54), seorang wiraswasta, dan Suyanti (50), ibu rumah
tangga, keduanya warga Pekon Way Pring.
Kasi Humas Polres Tanggamus Iptu
Primadona Laila, S.H., mengatakan Tim Inafis telah diterjunkan ke lokasi guna
melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab dan pelaku kejadian tersebut.
Baca Lainnya :
- Tim Patroli Perintis Presisi Polres Tanggamus Sisir Titik Rawan Kejahatan di Sumberejo0
- Polsek Wonosobo Limpahkan Tersangka Curanmor Pemilik Sajam ke Kejaksaan0
- Polres Tanggamus Gelar Siraman Rohani untuk Penghuni Rutan0
- Polres Tanggamus Kawal Distribusi Bahan Pokok Pasar Murah Artha Graha Peduli 0
- Polsek Sumberejo Kawal Pemakaman Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Jakarta 0
"Tim Inafis dipimpin Kasat
Reskrim tiba di lokasi sekitar pukul 00.45 WIB. Polisi langsung melakukan olah
TKP, mengamankan lokasi, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah
saksi," kata Iptu Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad
Sujatmiko, S.I.K., M.H., Minggu 14 Desember 2025.
Kasi Humas menjelaskan, berdasarkan
keterangan saksi-saksi, kejadian diketahui bermula saat sejumlah warga tengah
berada di sekitar rumah korban dengan jarak 1 rumah.
Warga mendengar suara mengerang
seperti orang menggigil yang berasal dari dalam rumah. Saat dilakukan
pengecekan, lampu rumah korban dalam kondisi mati dan suara tersebut sempat
berhenti.
Tidak lama kemudian suara kembali
terdengar, sehingga warga menghubungi anak korban, Ade Riski, yang saat itu
berada di luar rumah.
Setibanya di lokasi, Ade Riski
bersama warga mengecek rumah orang tuanya dan mendapati kedua korban sudah
tergeletak bersimbah darah di ruang tengah menuju dapur.
"Anak korban kemudian
memecahkan kaca rumah untuk masuk dan langsung menghubungi pihak
kepolisian," jelasnya.
Kasi Humas menyebutkan, kedua
jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk
dilakukan otopsi.
"Hingga saat ini,
Polres Tanggamus masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," tandasnya.
[MFH/Din/rils]











3.jpg)