- Ngupi Jejama jadi Ruang Perkuat Koordinasi Pemkab Tanggamus, Dua Pekon Raih Penghargaan PBB
- Pemprov Lampung Dorong Potensi Desa di Lampung Barat melalui Program Desaku Maju
- Lomba Video Konten Literasi 2026 Dorong Kreativitas Generasi Muda Pesawaran
- Pemkab Lampung Timur Bahas Masterplan Integrated Area Development
- Pemkot Metro Lantik 34 Pejabat, Dorong ASN Adaptif dan Inovatif
- Metro Perkuat Transformasi Pendidikan, 33 SMP Tampilkan Kreativitas dan Inovasi Pembelajaran
- Plt Bupati Lampung Tengah Sidak RSUD Demang Sepulau Raya
- Pesona Wastra Tapis dan Sinjang Pugung Krui Curi Perhatian di Panggung Kriya Nusa 2026
- Pemkab Pesisir Barat Perkuat Akurasi Data Iuran Jaminan Kesehatan
- Diduga Peras Perangkat Desa, Dua Oknum Wartawan di Amankan Polsek Tanjung Bintang
Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai Sambayan

LAMPUNG, MFH,-- Polda Lampung menegaskan bahwa
keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata tanggung jawab aparat
kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui
semangat “Ayo Jaga Lampung”, Polda Lampung mengajak masyarakat, pemerintah
daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh unsur terkait untuk
memperkuat sinergi menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, sehat, dan
beradab.
Ajakan tersebut sejalan dengan nilai luhur adat
Lampung, khususnya Sakai Sambayan, yang mengandung makna gotong royong, saling
membantu, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Nilai ini dinilai menjadi fondasi penting dalam
membangun keharmonisan sosial sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat
terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Baca Lainnya :
- Terima Dubes Palestina, Gubernur Mirza: Solidaritas Lampung Lahir dari Ketulusan0
- Gubernur Mirza Tekankan Peran UMKM dalam Pertumbuhan Ekonomi Daerah0
- PKU Akbar jadi Momentum Penguatan Daya Saing UMKM Lampung0
- Pemprov Lampung Perkuat Langkah Nyata Jaga Stabilitas Harga Pangan0
- Semangat Hari Kartini 2026, Pemprov Lampung Dorong Perempuan Jadi Motor Pembangunan0
Dalam kehidupan sosial yang semakin dinamis,
masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas lingkungan
masing-masing.
Kepedulian terhadap sekitar, keaktifan dalam
kegiatan ronda, komunikasi antarwarga, penyelesaian persoalan melalui
musyawarah, hingga pelaporan cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi
bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif.
Polda Lampung juga terus memperkuat Sabuk
Kamtibmas Polda Lampung sebagai wadah kebersamaan dan sinergi antara Polri,
pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga.
Melalui penguatan kolaborasi tersebut,
diharapkan tercipta sistem keamanan yang tidak hanya bertumpu pada penegakan
hukum, tetapi juga lahir dari kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif
masyarakat.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan bahwa
kestabilan daerah hanya dapat terjaga apabila seluruh unsur memiliki komitmen
yang sama untuk merawat keamanan sebagai kebutuhan bersama.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk
bersama-sama menjaga Lampung. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung
jawab kita semua.
Ketika masyarakat, pemerintah, tokoh adat,
tokoh agama, tokoh pemuda, dan kepolisianbersatu dalam semangat Sakai Sambayan,
maka Lampung akan tetap kuat, aman, damai, dan beradab,” ujar Yuni.
Ia menambahkan, nilai-nilai adat Lampung harus
terus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun
rasa persaudaraan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di
tengah masyarakat.
“Sakai Sambayan adalah kekuatan sosial
masyarakat Lampung yang harus terus dijaga. Semangat gotong royong, saling
membantu, dan solidaritas adalah modal utama untuk menciptakan kamtibmas yang
kondusif. Melalui semangat ‘Ayo Jaga Lampung’ dan penguatan Sabuk Kamtibmas
Polda Lampung, kami ingin memastikan bahwa keamanan hadir sebagai hasil kerja
bersama, bukan kerja sendiri-sendiri,” lanjutnya.
Menurutnya, masyarakat yang sehat dan beradab
hanya dapat tumbuh dalam lingkungan yang tertib, aman, dan penuh rasa saling
menghormati. Karena itu, partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat menjadi
kunci utama dalam menjaga kestabilan kehidupan bermasyarakat di Provinsi
Lampung.
“Mari kita jaga Lampung dengan hati, dengan
kepedulian, dan dengan kebersamaan. Kamtibmas yang kondusif adalah pondasi
pembangunan, penopang kehidupan sosial, dan syarat utama terwujudnya masyarakat
Lampung yang sehat, aman, damai, serta beradab sesuai nilai-nilai luhur adat
yang kita junjung bersama,” tutup Yuni. [MFH/Din/rils]











