- Putra Asal Lampung Barat Juara MTQ Internasional, Bupati Parosil Ungkapkan Rasa Bangga
- Bupati Tanggamus Resmi Lantik 47 Pejabat dan Ambil Sumpah Jabatan Aparatur Sipil
- Resmikan Gedung SDN 1 Negeri Agung, Bupati Tegaskan Komitmen Pemerataan Kualitas Pendidikan
- Respons Cepat Banjir Jati Agung, Bupati Egi Turun Malam Hari Cek Kondisi Warga
- Dorong Mobilitas Warga, Radityo Egi Pratama Resmikan Dua Ruas Jalan di Candipuro dan Kalianda
- Senggolan Dua Truk, Polsek Semaka Sigap Pengaturan dan Pengamanan Lalu Lintas
- Aksi Humanis Ramadan, Polsek Palas dan Bhayangkari Turun ke Jalan Bagikan Takjil
- Mudik Lebaran 2026: Diprediksi 1,5 juta Penumpang dan 353 Ribu Kendaraan akan Seberangi Selat Sunda
- TP PKK Provinsi Lampung Hadir di Tengah Masyarakat, Salurkan Bantuan Sosial dan Dukungan Gizi Anak
- Semangat Ramadan, TP PKK dan DWP Provinsi Lampung Berbagi Takjil Meski Sempat Diguyur Hujan
Respons Cepat Banjir Jati Agung, Bupati Egi Turun Malam Hari Cek Kondisi Warga

JATI AGUNG, MFH - Air masih
menggenangi sejumlah permukiman di Kecamatan Jati Agung ketika Bupati Lampung
Selatan Radityo Egi Pratama tiba meninjau lokasi banjir, Jumat (6/3/2026)
malam.
Usai menghadiri Safari Ramadan di
Kalianda, Egi langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi warga terdampak
sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan cepat.
Peninjauan dilakukan di beberapa
titik yang masih tergenang air, yakni Desa Gedung Harapan, Desa Margo Agung,
serta Dusun 3 Desa Jati Mulyo. Saat bupati tiba di lokasi, kondisi banjir masih
cukup tinggi dan belum sepenuhnya surut.
Baca Lainnya :
- Dorong Mobilitas Warga, Radityo Egi Pratama Resmikan Dua Ruas Jalan di Candipuro dan Kalianda0
- Aksi Humanis Ramadan, Polsek Palas dan Bhayangkari Turun ke Jalan Bagikan Takjil0
- Mudik Lebaran 2026: Diprediksi 1,5 juta Penumpang dan 353 Ribu Kendaraan akan Seberangi Selat Sunda0
- Safari Ramadan di Lamsel, Gubernur Mirza Ajak Warga Perkuat Persatuan untuk Bangun Lampung0
- Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak, ASDP Bakauheni Siapkan 57 Kapal dan 7 Dermaga0
Bupati Egi hadir didampingi Wakil
Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, serta sejumlah
kepala perangkat daerah terkait.
Dalam peninjauan tersebut, mereka
mengecek langsung penyebab banjir sekaligus memastikan proses penanganan
berjalan cepat dan tepat sasaran.
Langkah ini dilakukan sebagai
bentuk respons cepat pemerintah daerah setelah banjir bandang melanda sejumlah
wilayah akibat hujan deras yang mengguyur sejak Jumat sore.
Berdasarkan informasi yang
dihimpun, hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB.
Kondisi tersebut menyebabkan debit air meningkat secara cepat hingga akhirnya
meluap ke permukiman warga.
Di Desa Gedung Harapan, luapan air
yang terjadi sejak sekitar pukul 17.00 WIB bahkan menutup akses Jalan Kota
Baru. Derasnya arus banjir juga menyebabkan dua unit mobil terseret arus.
Sementara itu, di Desa Margo Agung,
banjir merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai dada orang
dewasa.
Salah seorang warga, Sri Utari,
mengatakan air mulai naik sekitar pukul 16.00 WIB dan terus meningkat hingga
merendam rumah-rumah warga. “Air naik cepat sekali, sekitar jam empat sore
sudah tinggi,” ujarnya.
Hingga pukul 23.30 WIB, Jumat (6/3)
malam, data sementara mencatat sekitar 160 kepala keluarga terdampak banjir di
Desa Margo Agung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 warga terpaksa mengungsi di
Gedung KDMP Margo Agung demi keselamatan.
Di wilayah Desa Jati Mulyo, banjir
juga dipicu oleh jebolnya tanggul Bendungan Way Panas yang berada di Dusun 3,
sehingga air meluap ke area permukiman sekitar.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati
Egi langsung menginstruksikan jajaran pemerintah kecamatan dan perangkat daerah
terkait untuk segera melakukan pendataan terhadap seluruh warga terdampak.
“Saya minta camat segera mendata
seluruh warga yang terdampak banjir agar penanganannya bisa dilakukan secara
cepat dan tepat. Kepada masyarakat yang saat ini berada di pengungsian, saya
harap tetap bersabar dan tetap menjaga kesehatan,” kata Bupati Egi.
Ia juga memastikan pemerintah
daerah akan segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, termasuk bantuan
air bersih untuk membantu masyarakat membersihkan rumah-rumah yang terendam
banjir.
“Kami akan mengirimkan bantuan,
termasuk air bersih untuk membantu warga membersihkan rumah yang terdampak
banjir. Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat dalam kondisi
aman, sehat, dan kebutuhan pangan mereka terpenuhi,” tambahnya.
Sebelum Bupati dan Wakil Bupati
tiba di lokasi, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan telah lebih dulu
bergerak melakukan evakuasi warga serta membantu pengaturan lalu lintas di
kawasan terdampak.
Pemerintah Kabupaten Lampung
Selatan memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah
terdampak serta menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan guna memastikan
keselamatan warga dan mempercepat pemulihan pasca banjir. [MFH/Sriw/Kmf]










3.jpg)