- Bupati Lampung Tengah Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Dana
- Pemkab Pesisir Barat Ikuti Sosialisasi Kebijakan Transfer Daerah Kemendagri
- Pamapta dan Reskrim Polres Tanggamus Amankan Terduga Pencuri 11 Tandan Pisang
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Tekankan Persatuan dan Pelayanan Publik Berkeadilan
- Penurunan Stunting Terbaik di Lampung, Skor 97,63 Kota Metro Nyaris Sempurna
- Kota Metro Perkuat Strategi 4K Hadapi Tekanan Harga Pangan Saat Nataru
- Wisuda Sekolah Lansia Srikandi jadi Momentum Dorong Lansia Tetap Aktif dan Berkarya
Bupati Minta SPPG Jaga Sanitasi Kebersihan Lingkungan

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Bupati
Lampung Barat, Parosil Mabsus menekankan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Makan Bergizi Gratis (MBG) agar menjaga sanitasi kebersihan lingkungan supaya
tidak menimbulkan keresahan masyarakat.
Permintaan itu disampaikan Parosil
Mabsus ketika mengumpulkan seluruh kepala SPPG se-Kabupaten Lampung Barat di
Aula Kagungan Setdakab, Senin 23 Februari 2026.
Dalam arahannya, selain menekankan
terkait bagaimana penanganan sampah atau sisa makanan, Bupati Lampung Barat
dengan tegas meminta menu MBG di Bulan Suci Ramadhan harus terjamin kesehatan,
higenis dan ketepatan waktu dalam penyaluran.
Baca Lainnya :
- Sekda Lampung Barat Pantau Harga Bapokting di Pasar Liwa 0
- Bupati Harap Agita Nazara Perwakilan Lampung Puteri Indonesia 2026 jadi Penggerak Pariwisata 0
- Bupati Parosil: Pembangunan Butuh Proses Tidak Instant0
- Bupati Minta Jaga Stok LPG Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 0
- Pemkab Lampung Barat Gelar Aksi Bersih-Bersih Dalam Gerakan ASRI0
“Selain menu yang harus
betul-betul terjamin kesehatannya, waktu pendistribusian yang tepat waktu.
Tidak kalah pentingnya SPPG harus dapat mengelola sampah dengan baik agar tidak
mencemarkan lingkungan sehingga meresahkan warga,” ungkap Parosil Mabsus.
Dikatakannya, jika memang pihak
SPPG tidak memiliki solusi terkait penanganan dan pengolahan sampah, maka ke
depan mungkin perlu adanya kersajasam dengan dinas lingkungan hidup.
“Jika memang SPPG tidak bisa
menanganinya, mungkin ke depan akan ada MOU dengan dinas lingkungan hidup,”
paparnya.
“Tetapi kalau memang SPPG memiliki
solusi terkait penanganan sampahnya, agar bisa bermanfaat justru memang itu
yang saya harapkan. Yang terpenting tidak mencemarkan lingkungan sehingga
mmebuat keresahan bagi warga,” tutup Parosil Mabsus. [MFH/Diskominfo Lambar]











