- Ground Breaking Relokasi Puskesmas Gisting Dimulai
- Bupati Harapkan Warga Panginyongan Konsisten Tanamkan Nilai Luhur
- Bupati Pringsewu Apresiasi 8 Kopi Trail Adventure
- Musda III IPHI Kota Metro Dorong Alumni Haji Perkuat Kontribusi Bagi Masyarakat
- CFD Metro Tiap Minggu, Wali Kota: Jaga Ketertiban
- Ketua GOW Lamteng Gelar Bakti Sosial di Yayasan Panti Sosial SLB Srikandi
- TP PKK Lamteng Gandeng GGF Dorong Pemberdayaan Ekonomi Keluarga
- Jelang Penilaian Ombudsman, Pelayanan Publik Pesisir Barat Diminta Semakin Berkualitas
- Deklarasi Damai Calon Peratin Segera Digelar, Pemkab Minta Jaga Kondusivitas
- Pemprov Tegaskan Sinergi dengan TNI dalam Menjaga Stabilitas dan Mendukung Pembangunan
Lewat Seni Islami, Pemprov Lampung Dorong Generasi Muda Kreatif dan Berkarakter

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat
pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda yang berasal dari
desa, melalui program Satu Desa Satu Sarjana dan Satu Desa Satu Hafiz Quran.
Kedua program tersebut diarahkan untuk membangun generasi Lampung yang memiliki
kekuatan ilmu sekaligus kekuatan iman.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam
sambutan tertulis yang disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo
Kurniawan pada pembukaan Festival Seni Qasidah Bintang Vokalis dan Pop Islami
Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 di Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor
Gubernur Lampung, Senin (05/10/2026).
Mengusung tema 'Melalui Musik Islami Kita Perkuat Syiar Islam,
Lestarikan Budaya dan Bangun Generasi Lampung yang Berakhlak', festival
tersebut menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan
kreativitas sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama0
- Pemprov Lampung Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 0
- Dari Regulasi ke Pembangunan, Pemprov Lampung Dukung Penyusunan 28 Raperda 20270
- Wagub Jihan Nurlela Dorong Mahasiswa Lampung Bangun Mindset Adaptif di Era Digital0
- Perkuat Pembangunan SDM, Gubernur Mirza: Infrastruktur Harus Diiringi Akhlak dan Iman0
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur mengatakan pembangunan masa depan
Lampung membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki pendidikan
dan keterampilan, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.
Karena itu, Pemprov Lampung menghadirkan program Satu Desa Satu
Sarjana dan Satu Desa Satu Hafiz Quran sebagai bagian dari upaya membangun
generasi muda, khususnya yang berasal dari desa.
"Melalui Satu Desa Satu Sarjana, kita ingin memberikan kesempatan
kepada anak-anak Lampung, khususnya yang berasal dari desa, untuk mendapatkan
pendidikan tinggi dan memiliki ilmu serta keterampilan yang dapat menjadi bekal
untuk membangun masa depan," ujar Gubernur.
Sementara melalui program Satu Desa Satu Hafiz Quran, Pemprov Lampung
ingin membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi
juga memiliki kekuatan spiritual, akhlak yang baik, serta kedekatan dengan
Al-Qur’an.
"Kita ingin membangun dua kekuatan sekaligus, kekuatan ilmu dan
kekuatan iman," katanya.
Menurut Gubernur, pendidikan tinggi dan penguasaan ilmu pengetahuan
serta teknologi harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan
nilai-nilai agama. Dengan demikian, generasi muda Lampung diharapkan mampu
berkembang secara akademik dan profesional tanpa kehilangan akar nilai yang
menjadi pedoman dalam kehidupan.
"Kita ingin anak-anak Lampung memiliki pendidikan yang tinggi,
tetapi tetap memiliki akhlak yang kuat, mampu menguasai ilmu pengetahuan dan
teknologi, tetapi tetap menjadikan agama sebagai pedoman dalam kehidupan,"
lanjutnya.
Lebih dari itu, pembangunan SDM melalui kedua program tersebut
diarahkan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh generasi muda dapat kembali
memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama desa dan kampung halaman mereka.
"Setelah mendapatkan ilmu dan pengalaman, kita ingin mereka
kembali memberikan manfaat bagi desa dan kampung halamannya," ujar
Gubernur.
Dalam konteks tersebut, Festival Seni Qasidah Bintang Vokalis dan Pop
Islami turut menjadi ruang pembinaan generasi muda melalui pendekatan seni dan
budaya. Seni Islami dinilai dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan-pesan
kebaikan, memperkuat karakter, serta menumbuhkan kreativitas dan kepercayaan
diri generasi muda.
Gubernur menegaskan, Pemerintah Provinsi Lampung memberikan perhatian
terhadap ruang-ruang kreativitas yang dapat membentuk generasi muda menjadi
pribadi yang cerdas, kreatif dan berprestasi, namun tetap memiliki akhlak serta
nilai-nilai agama.
Sementara itu, Ketua DPW Lasqi Nusantara Jaya Provinsi Lampung Agnesia
Bulan Marindo mengatakan festival tersebut tidak semata-mata menjadi ajang
mencari juara, tetapi juga menjadi ruang untuk menghidupkan, mengembangkan, dan
mewariskan seni Islami kepada generasi penerus.
Ia berharap seni Islami dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter
sekaligus mendorong generasi muda untuk terus mengembangkan bakat dan
kreativitasnya.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Lampung Yuri Agustina
Primasari dalam laporannya menyampaikan, Festival Seni Qasidah Bintang Vokalis
dan Pop Islami Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 berlangsung pada 5–6 Oktober
2026 dan diikuti DPD Lasqi Nusantara Jaya kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Adapun Lomba Seni Qasidah diikuti enam grup dari Kota Bandar Lampung,
Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten
Lampung Selatan, dan Kabupaten Pesawaran.
Sementara Lomba Bintang Vokalis diikuti 44 peserta dan Lomba Pop
Islami diikuti 27 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Melalui berbagai ruang pendidikan, pembinaan keagamaan, seni, dan
kreativitas tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong lahirnya
generasi muda yang memiliki kapasitas intelektual, keterampilan, kreativitas,
serta karakter dan nilai-nilai agama yang kuat. [MFH/Pemerintah Provinsi
Lampung]










