- Pamapta dan Reskrim Polres Tanggamus Amankan Terduga Pencuri 11 Tandan Pisang
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Tekankan Persatuan dan Pelayanan Publik Berkeadilan
- Penurunan Stunting Terbaik di Lampung, Skor 97,63 Kota Metro Nyaris Sempurna
- Kota Metro Perkuat Strategi 4K Hadapi Tekanan Harga Pangan Saat Nataru
- Wisuda Sekolah Lansia Srikandi jadi Momentum Dorong Lansia Tetap Aktif dan Berkarya
- Sekinker Gelowing, Gerakan Bersama untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pencegahan Stunting
- Perubahan APBD Pesisir Barat 2026 Disetujui
- Pemprov Lampung Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Pemkab Lambar Perketat Pengawasan Program MBG
Wabup Mad Hasnurin Ungkap Temuan Penting di Lapangan

LAMPUNG BARAT, MFH — Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Lampung Barat terus menunjukkan keseriusannya dalam
menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini terlihat dari keikutsertaan
aktif Pemkab Lampung Barat dalam Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program MBG Tahun
2025 dan Persiapan Satgas MBG Tahun 2026 yang digelar secara virtual oleh
Pemerintah Provinsi Lampung, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan tersebut diikuti dari
Ruang Rapat Pesagi, Kantor Bupati Lampung Barat, dan dihadiri langsung oleh
Wakil Bupati Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin, Ketua Satgas MBG Lampung Barat
yang juga Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Hikami, para
kepala perangkat daerah, serta seluruh kepala SPPG se-Kabupaten Lampung Barat.
Baca Lainnya :
- Berencana Perpanjang Nota Kesepahaman, UBL Kunjungi Bupati0
- Wabup Beri Penghargaan Enam OPD dan Tiga Kecamatan Berkinerja Terbaik0
- Bupati Ingatkan Kader PDIP Lampung Barat Turun dan Berbuat untuk Masyarakat0
- Pesona Okjek Wisata Gerbang Langit Lambar Kian Memikat0
- Tinjau Korban Kebakaran, Bupati Parosil Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Bencana0
Rapat yang dipimpin langsung oleh
Gubernur Lampung dan diikuti kabupaten/kota se-Provinsi Lampung ini menjadi
momentum penting untuk mengulas capaian, tantangan, sekaligus strategi
penguatan Program MBG ke depan.
Dalam laporannya, Wakil Bupati Mad
Hasnurin mengungkapkan adanya perkembangan signifikan jumlah Satuan Pelayanan
Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lampung Barat.
Jika pada Desember 2025 tercatat
sebanyak 24 SPPG yang telah tersinkronisasi dan terverifikasi, maka pada
Januari 2026 jumlah tersebut meningkat menjadi 29 SPPG Reguler.
“SPPG yang berdiri di Lampung Barat
ini didirikan oleh pihak swasta dan Badan Gizi Nasional. Ini menunjukkan
antusiasme dan dukungan terhadap Program MBG terus meningkat,” ujar Mad
Hasnurin.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa
peningkatan jumlah SPPG juga dibarengi dengan tantangan serius, khususnya dalam
hal pengawasan dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP).
Wabup Mad Hasnurin secara terbuka
memaparkan sejumlah temuan pelanggaran di lapangan yang berhasil diidentifikasi
oleh Tim Satgas MBG.
Salah satunya terjadi di SPPG Pasar
Liwa, Kecamatan Balik Bukit, yang ditemukan kurang higienis dalam proses
pencucian bahan makanan hingga terdapat ulat pada daun sajian. Atas temuan
tersebut, Tim Satgas langsung melakukan pemeriksaan dan memberikan teguran
tertulis (SP 1).
Selain itu, pelanggaran juga
ditemukan di SPPG Tugu Mulya, Kecamatan Kebun Tebu, serta SPPG Tugu Sari II,
Kecamatan Sumber Jaya, yang telah beroperasi meski pembangunan sarana prasarana
seperti IPAL dan dapur masak belum sepenuhnya selesai. Kedua SPPG tersebut juga
telah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan dan pemberian SP 1.
“Semua temuan ini langsung kami
tindak lanjuti. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran, apalagi menyangkut
kesehatan dan keselamatan penerima manfaat,” tegas Mad Hasnurin.
Meski demikian, ia menyimpulkan
bahwa secara umum pelaksanaan Program MBG di Kabupaten Lampung Barat berjalan
cukup baik, berkat koordinasi lintas sektor yang solid.
Untuk menjawab tantangan ke depan,
Pemkab Lampung Barat terus mendorong kolaborasi dan sinergi antara seluruh
unsur Satgas, khususnya para camat, kepala puskesmas, Babinsa, dan
Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pengawasan di tingkat kecamatan.
Sebagai langkah strategis, Pemkab
Lampung Barat juga telah menerbitkan Surat Keputusan Sekretaris Daerah
Kabupaten terkait pembagian wilayah kerja Tim Satgas P3 MBG menjadi lima
wilayah, berdasarkan kecamatan, guna meningkatkan efektivitas monitoring dan
evaluasi di lapangan.
Dengan langkah-langkah
tegas dan terukur ini, Pemkab Lampung Barat optimistis Program Makan Bergizi
Gratis dapat berjalan semakin berkualitas, tepat sasaran, dan benar-benar
memberikan manfaat bagi masyarakat. [MFH/Diskominfo Lambar]











