- Pamapta dan Reskrim Polres Tanggamus Amankan Terduga Pencuri 11 Tandan Pisang
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Tekankan Persatuan dan Pelayanan Publik Berkeadilan
- Penurunan Stunting Terbaik di Lampung, Skor 97,63 Kota Metro Nyaris Sempurna
- Kota Metro Perkuat Strategi 4K Hadapi Tekanan Harga Pangan Saat Nataru
- Wisuda Sekolah Lansia Srikandi jadi Momentum Dorong Lansia Tetap Aktif dan Berkarya
- Sekinker Gelowing, Gerakan Bersama untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pencegahan Stunting
- Perubahan APBD Pesisir Barat 2026 Disetujui
- Pemprov Lampung Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Pemprov Lampung Beri Dukungan Nyata bagi Pesantren untuk Menjaga Keberlanjutan Pendidikan


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur
Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyoroti peran vital pondok pesantren dalam
menyelamatkan puluhan ribu anak putus sekolah dan menjaga Indeks Pembangunan
Manusia (IPM) di Provinsi Lampung.
"Saya tidak bayangkan
seandainya tidak ada pesantren di Provinsi Lampung, mungkin IPM kita tambah
jeblok, kemiskinan kita bertambah," ujar Gubernur Mirza.
Baca Lainnya :
- Bakti Sosial Ramadan, TP PKK Provinsi Lampung Salurkan Ratusan Paket Sembako0
- Ramadan Bersama Siswa SLB, Wagub Jihan Tekankan Nilai Empati dan Ketakwaan0
- Wagub Jihan Bahas Upaya Memperkuat Kolaborasi dan Koordinasi Implementasi KUHP dan KUHAP Baru0
- Wagub Jihan Nurlela Buka Puasa Bersama Anak Panti di Panti Sosial Asuhan Anak Budi Asih0
- Jaga Stabilitas Harga dan Kualitas Pangan, Pemprov Lampung Intensifkan Pengawasan Pasar0
Hal tersebut disampaikan Gubernur
dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama Ketua MPR RI, ulama, umara,
serta tokoh masyarakat se-Provinsi Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Rumah
Dinas Gubernur, Mahan Agung Bandar Lampung, pada Jumat (6/3/2026).
Berdasarkan data Pemerintah
Provinsi Lampung, terdapat ketimpangan signifikan terkait ketersediaan bangku
sekolah menengah. Dari sekitar 130.000 lulusan SMP setiap tahunnya, hanya
tersedia sekira 90.000 bangku SMA, menyisakan puluhan ribu siswa yang terancam
putus pendidikan.
Sebanyak 20.000 lulusan SMP yang
tidak tertampung tersebut akhirnya diserap oleh ribuan pondok pesantren di
berbagai kabupaten dan kota di Lampung. Keberadaan sekitar 1.400 pesantren
terbukti menjadi motor penggerak lahirnya generasi muda berakhlak sekaligus
menekan angka kemiskinan di daerah.
Sebagai wujud kepedulian dan
dukungan konkret pemerintah, Pemprov Lampung mengalokasikan bantuan dana hibah
tahun anggaran 2026. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Gubernur kepada 20
pondok pesantren serta lembaga pendidikan keagamaan pada acara tersebut.
Sejalan dengan isu pendidikan,
Ketua MPR RI Ahmad Muzani turut menyoroti daya saing lulusan SMA di Lampung di
tingkat nasional. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas minimnya persentase
putra daerah, yakni hanya berkisar 20 hingga 25 persen yang memenuhi standar
kelulusan Fakultas Kedokteran Universitas Lampung (Unila).
Menurut Muzani, pemerintah pusat
kini menggulirkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat untuk
keluarga tidak mampu, dan Sekolah Garuda bagi siswa berprestasi.
"Pendidikan adalah cara terbaik memperbaiki kualitas bangsa untuk masa
depan pada masa-masa yang akan datang," tegas Muzani.
Selain infrastruktur pendidikan,
penguatan ekonomi agraris juga menjadi fondasi utama kebijakan pemerintah
daerah saat ini. Ketua MPR memuji langkah strategis Pemprov Lampung dalam
menjaga stabilitas harga komoditas unggulan, di mana harga singkong berhasil
menyentuh Rp1.350 per kilogram dan jagung stabil di angka Rp6.500 per kilogram.
"Kekayaan orang Lampung itu
bukan dari tambang yang banyak karena di sini tidak ada tambang, kekayaan orang
Lampung itu dari beras, dari jagung, dan dari singkong," ucap Muzani.
Saat ini, Pemprov Lampung juga
tengah mematangkan skema hilirisasi hasil bumi untuk mengundang investor
membangun kawasan industri cokelat, kopi, dan olahan pangan lainnya.
Di tengah dinamika perekonomian
tersebut, Muzani mengingatkan bahwa stabilitas keamanan adalah kunci utama agar
roda pembangunan berjalan lancar. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk
terus merawat toleransi dan kerukunan, terlebih di tengah memanasnya suhu
geopolitik dan konflik di Timur Tengah saat ini.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup
dengan tausiah dan doa bersama oleh Dr. KH. Buchori Muslim. Kolaborasi yang
solid antara ulama dan umara ini diyakini mampu menciptakan iklim daerah yang
kondusif, mempercepat roda ekonomi dari desa hingga kota, serta mewujudkan
kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi
Lampung]











