- Pamapta dan Reskrim Polres Tanggamus Amankan Terduga Pencuri 11 Tandan Pisang
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kanker, Deteksi Dini Jadi Perhatian Utama
- Pemkab Pringsewu Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
- Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Tekankan Persatuan dan Pelayanan Publik Berkeadilan
- Penurunan Stunting Terbaik di Lampung, Skor 97,63 Kota Metro Nyaris Sempurna
- Kota Metro Perkuat Strategi 4K Hadapi Tekanan Harga Pangan Saat Nataru
- Wisuda Sekolah Lansia Srikandi jadi Momentum Dorong Lansia Tetap Aktif dan Berkarya
- Sekinker Gelowing, Gerakan Bersama untuk Pengentasan Kemiskinan dan Pencegahan Stunting
- Perubahan APBD Pesisir Barat 2026 Disetujui
- Pemprov Lampung Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026
Waspadai Penyakit Cacingan, Pemkot Bakal Cek Kesehatan Bayi dan Balita Serentak

BANDAR LAMPUNG,
MFH,-- Pemerintah
Kota Bandar Lampung mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan pola makan
anak agar terhindar dari penyakit cacingan. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana
menekankan, anak-anak di bawah usia lima tahun rentan terjangkit cacingan
karena kebiasaan bermain di tanah.
“Orang tua harus hati-hati memberikan
makanan kepada anak. Tolong diperhatikan, apalagi anak di bawah lima tahun yang
suka main tanah. Kita semua harus waspada,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkot Bandar Lampung terus berupaya memberikan
pelayanan kesehatan secara langsung ke masyarakat. Salah satunya melalui
program pelayanan door to door untuk memantau kesehatan bayi dan balita.
Baca Lainnya :
- Gubernur Mirza Raih Penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia0
- Pemprov Lampung Siap Dukung Sensus Ekonomi 20260
- Kapolda Lepas Tim Bhayangkara Presisi U17 Wakili Lampung di Piala Soeratin0
- DPP Jagat Buana Nusantara Gelar Bakti Sosial Donor Darah 0
- Kabidhumas Polda Lampung Pimpin Ziarah Rombongan Peringati Hari Jadi Ke-77 Polwan RI0
“Nanti kita akan bergerak serentak melalui 31 puskesmas, 52 puskeskel
(Puskesmas Kelurahan) dan 126 pustu (Puskesmas Pembantu) untuk mengecek
kesehatan bayi dan balita di Bandar Lampung,” kata Eva. [MFH/**]











