- Gubernur Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital
- Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi di Provinsi Lampung
- Gubernur Apresiasi Panji Sewu Gelar Tradisi Suran dan Jamasan Pusaka
- Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah
- Peringati Harganas ke-33, Wabup Ajak PLKB Perkuat Peran Wujudkan Generasi Emas
- Festival Budaya Sekappung Limo Migo II Meriah Digelar
- Polsek Pugung Tangkap Residivis, Pelaku Pencurian Mesin Pompa Air Milik Warga
- Ari-Azad Juara Pertama Turnamen Gaple Kapolres Tanggamus Cup 2026
- Pemkab Turut Meriahkan Jalan Sehat Hari Bhayangkara ke-80 Bersama Polres Pesisir Barat
Festival Budaya Sekappung Limo Migo II Meriah Digelar
Perkuat Identitas Budaya dan Dorong Pariwisata Lampung Timur

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Semangat melestarikan
budaya Lampung kembali bergema melalui Festival Budaya Sekappung Limo Migo II
yang digelar di Taman Purbakala Pugung Raharjo, Kabupaten Lampung Timur, Minggu
(28/6/2026). Festival yang mengusung tema "Integritas Budaya Adat Lampung
Sekappung Limo Migo, Kepribadian Nasional Berakar pada Kearifan Lokal" ini
menjadi wadah memperkuat jati diri masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan
adat kepada generasi muda.
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri
Sekretaris Daerah Lampung Timur Rustam Effendi mewakili Bupati Lampung Timur,
Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, Ketua TP PKK Huzaimah, tokoh adat,
para penyimbang, serta ratusan masyarakat yang memadati kawasan Taman Purbakala
Pugung Raharjo.
Beragam pertunjukan seni tradisional, prosesi
adat, hingga penampilan budaya khas Lampung tersaji sepanjang kegiatan.
Antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi bukti bahwa budaya
lokal tetap memiliki tempat di tengah perkembangan zaman.
Baca Lainnya :
- Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 20250
- Azwar Hadi Kembali Pimpin PMI Lampung Timur Periode 2026–20310
- Sekda Rustam Effendi Buka MUSKAB V PMI Lampung Timur0
- Bupati Ela Siti Nuryamah Resmikan TPST Rantau Jaya Udik 0
- Wabup Lamtim Azwar Hadi Tutup Festival UMKM dan Nobar Piala Dunia 20260
Ketua Pelaksana Festival, Ibrahim Restusaka
Gelar Pengeran Ngukup, mengatakan Festival Budaya Sekappung Limo Migo II
merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen masyarakat, mulai dari para
penyimbang adat, pemerintah, kepala desa, para donatur, hingga masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan festival yang
kedua kali dengan tujuan memperkenalkan budaya adat wilayah Kebandaran
Sekampung Limo Migo. Kami berharap budaya ini terus menjadi bagian dari budaya
nasional yang tetap lestari. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh
pihak yang telah memberikan dukungan, baik materi maupun nonmateri,"
ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut mendapat
dukungan penuh dari Bandar Marga Sekampung Limo Migo, para penyimbang adat,
Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, serta 23
kepala desa di Kecamatan Sekampung Udik dan Kecamatan Marga Sekampung.
Pada kesempatan yang sama, Keratuan Darah
Putih, Gusti Putra Aji bergelar Ratu Batin Ratu Raden Imba Kesuma Ratu V, mengapresiasi
komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dalam mendukung pelestarian budaya
daerah.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Yus
Darmawangsa yang akan disahkan sebagai Kepala Bandar Kebandaran Sekappung Limo
Migo.
"Kami berharap Festival Budaya Sekampung
Limo Migo tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi
agenda budaya unggulan yang mampu memperkenalkan adat dan budaya Lampung kepada
masyarakat luas. Antusiasme generasi muda dalam menampilkan berbagai kreasi
seni menjadi harapan besar agar budaya ini terus hidup," katanya.
Bupati Lampung Timur, yang di wakili Sekretaris
Daerah Rustam Effendi menegaskan bahwa festival budaya bukan sekadar perayaan
adat, tetapi merupakan manifestasi identitas masyarakat yang diwariskan secara
turun-temurun.
"Melalui festival ini kita diajak untuk
terus melestarikan adat-istiadat serta menggali kembali akar kebudayaan yang
membentuk identitas masyarakat. Sekampung Limo Migo mengajarkan nilai gotong
royong, musyawarah, kebersamaan, dan keadilan sosial yang harus terus dijaga di
tengah derasnya arus globalisasi," ujar Rustam.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung
Timur berkomitmen terus mendukung pelestarian budaya sekaligus mengembangkan
potensi wisata berbasis budaya sebagai bagian dari pembangunan daerah.
"Mari jadikan generasi muda bukan hanya
sebagai penonton, tetapi sebagai pelaku dan pewaris budaya," tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Lampung yang diwakili
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Tony Ferdinansyah,
menyampaikan bahwa budaya merupakan identitas daerah yang harus dijaga di
tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Menurutnya, Festival Budaya Sekappung Limo Migo
menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan seni, tradisi, kuliner, kerajinan
rakyat, serta berbagai kekayaan budaya Lampung kepada masyarakat luas.
"Festival budaya mampu menjadi magnet
wisatawan. Ketika wisatawan datang, UMKM bergerak, produk kerajinan terjual,
kuliner lokal semakin dikenal, sehingga ekonomi masyarakat ikut tumbuh. Kami
berharap Festival Budaya Sekappung Limo Migo berkembang menjadi agenda budaya
unggulan yang dikenal hingga tingkat nasional," katanya.
Melalui penyelenggaraan Festival Budaya
Sekappung Limo Migo II, masyarakat berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda
tahunan yang mampu menjaga kelestarian adat dan budaya Lampung, memperkuat
identitas masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak pariwisata dan ekonomi
kreatif di Kabupaten Lampung Timur. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)