- Wagub Jihan Kukuhkan Paskibraka Lampung 2026
- Pemkab Pesawaran Perkuat Penyusunan APBD 2027 Melalui Peluncuran SATSET RKA
- Wabup Pringsewu Buka Perkemahan PTA dan Ujian SKU Pramuka Penegak Calon Bantara
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Semarak Kemerdekaan
- Bupati dan Wakil Bupati Lamtim Hadiri Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI
- Pemkot Metro Dorong Perempuan Perkuat Literasi Keuangan
- Pemerintah Kota Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR RI 2026
- Bupati Parosil Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
- BKMT Pesisir Barat Gelar Pengajian Rutin di Pekon Way Sindi Utara
- Festival Nyambai 2026 Resmi Digelar di Bumi Lebu Tenumbang
Wagub Jihan Kukuhkan Paskibraka Lampung 2026
Tekankan Pentingnya Integritas dan Kebersamaan


BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Wakil Gubernur Lampung,
Jihan Nurlela, menegaskan bahwa menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka
(Paskibraka) adalah amanah besar untuk menjaga kehormatan bangsa, bukan sekadar
tugas mengibarkan bendera.
Pesan ini disampaikannya saat mengukuhkan
Paskibraka Provinsi Lampung Tahun 2026 yang dirangkai dengan Penyerahan
Duplikat Bendera Pusaka, di Balai Keratun Lt. III Kantor Gubernur, Sabtu
(15/08/2026).
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Dorong Nasionalisme Lewat Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih0
- Pemprov Lampung dan Kejati Perkuat Sinergi0
- Festival Krakatau XXXV Hadirkan Ragam Atraksi, dari Kuliner hingga Lampung Tapis Carnaval0
- Festival Krakatau XXXV jadi Momentum Lampung Perkuat Daya Saing Pariwisata Nasional0
- Ngopi Kerukunan Satukan Pemerintah, Tokoh Agama dan Media Jaga Harmoni Bandar Lampung0
Dalam arahannya, Wagub mengingatkan
bahwa di balik bendera Merah Putih terdapat sejarah panjang perjuangan,
pengorbanan, dan tetesan air mata para pahlawan yang rela memberikan segalanya
demi bangsa yang merdeka.
"Ketika nanti kalian berdiri
di lapangan, lakukan dengan penuh rasa hormat. Yang sedang kalian jaga bukan
hanya sekedar bendera, tetapi kalian semua menjaga kehormatan bangsa,"
tegas Wagub.
Kepada para anggota Paskibraka, Wagub
menitipkan tiga pesan utama yang harus dipegang teguh. Pertama, memberikan yang
terbaik dan bersungguh-sungguh dalam setiap pelaksanaan tugas. Kedua, tidak
gentar menghadapi tekanan latihan yang berat, karena proses tersebut bertujuan
untuk membentuk mental baja. Ketiga, senantiasa menjaga kebersamaan dan
kekompakan tim, mengingat satu langkah yang tidak seirama dapat mengganggu
seluruh barisan.
"Kalian membawa nama orang
tua, daerah, dan sekolah masing-masing, serta membawa nama Provinsi Lampung di
pundak kalian. Lakukan dengan tenang, bangga, dan percayalah pada diri kalian,
pada tim, serta pada Lampung. Indonesia menaruh harapan besar di pundak
adik-adik sekalian dari tanah Sai Bumi Ruwa Jurai ini," ujarnya
memotivasi.
Lebih lanjut, Wagub memberikan
apresiasi setinggi-tingginya kepada para pembina, pelatih, pamong, serta
panitia. Wagub menyadari bahwa proses pembinaan tidak sekadar mengajarkan
baris-berbaris, melainkan investasi terbesar bangsa dalam membentuk karakter,
kedisiplinan, integritas, serta kecintaan generasi muda terhadap Tanah Air.
Mengingat momentum Hari
Kemerdekaan, Wagub juga mengajak seluruh pihak untuk menaruh rasa hormat dan
empati kepada masyarakat luas yang hingga hari ini masih terus berjuang
menghadapi berbagai dinamika dan tantangan sosial ekonomi.
Semangat kemerdekaan harus dimaknai dengan
kepedulian terhadap sesama agar Indonesia tetap tegak berdiri sebagai Negara Kesatuan
Republik Indonesia.
Prosesi pengukuhan ini
berlangsung khidmat, ditandai dengan pernyataan pengukuhan secara resmi oleh
Wakil Gubernur selaku pembina upacara. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan
pemasangan lencana secara simbolis kepada pemimpin upacara, serta penyerahan
pedang perwira sebagai tanda pengawal pengibaran dan penurunan bendera Merah
Putih. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]










3.jpg)