- Perkuat Identitas Budaya, Bupati dan Wakil Hadiri Pesta Sekura di Tempat Berbeda
- Bupati Parosil Mabsus Resmikan Masjid Al-Jamaah Belappau, Simbol Kebersamaan Masyarakat
- Bupati Parosil Mabsus Sambangi Korban Kebakaran di Belalau, Sampaikan Duka dan Harapan
- Pemda Pesisir Barat Ikuti Acara Kakiceran di Pekon Lemong
- Perkuat Layanan Arus Balik, ASDP Jaga Perjalanan Pemudik Tetap Aman dan Nyaman
- Mudik Unik Jelang Lebaran, Tempuh Perjalanan Padang Pariaman ke Bogor Naik Becak Motor
- Polsek Wonosobo Evakuasi Pria Diduga Depresi ke RSJ, Keluarga Khawatir Ancam Keselamatan Jiwa
- Kasat Lantas Polres Tanggamus Turunkan Tim Urai dan Pasang Tolo-tolo di Titik Rawan
- Keluarga Apresiasi Respons Cepat Satreskrim Polres Tanggamus Tangani Kasus Riki Kurniawan
- Posko Angkutan Lebaran 2026: Penumpang dan Kendaraan Seberangi Selat Sunda Alami Kenaikan
Kabat Duka, Dua Putera Terbaik Lampung Tutup Usia

LAMPUNG, MFH,-- Kabar Duka datang
dari Salah satu Putra Lampung " H. Tamanuri bin Hakim Raja
Hukum" Telah meninggal dunia, dihari Idul fitri 1447 H yang
merupakan Anggota DPR RI asal pemilihan lampung dan juga mantan bupati
kabupaten way kanan.
Almarhum menghembuskan nafas
terakhir di rumah sakit Royal Taruma, Jakarta pada hari Senin Pukul 7.30
WIB (23/03/2026)
Rencana, jenazah akan disemayamkan
di rumah duka Jl. Sultan Agung No F6 Wayhalim, Kota Bandarlampung. Menurut
informasi yang disampaikan keluarga almarhum lokasi pemakaman akan dikabarkan
lebih lanjut.
Baca Lainnya :
- Antisipasi Arus Balik Lebaran, LPJU Jalur Bakauheni Diperbaiki dan Ditambah0
- Idulfitri 1447 H di Lampung Berlangsung Aman dan Khidmat, Gubernur Tekankan Semangat Kebersamaan0
- Lampung Kondusif Saat Malam Takbiran, Gubernur dan Forkopimda Lakukan Pemantauan Langsung0
- Pemprov Lampung dan ASDP Antisipasi Lonjakan Mudik 20260
- Respon Cepat Pemprov Lampung dan Kabupaten/Kota, Kerusakan PJU Jalinsum Mulai Diperbaiki0
Almarhum kelahiran Tanah Abang,
Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara pada 8 Agustus 1952. Ia meniti
kariernya sebagai aparatur sipil negara pada tahun 1976. Dan pernah menjadi
staf, camat, hingga sekdakab dan bupati hingga akhirnya jadi wakil rakyat.
Mozes Herman, Tutup Usia
Provinsi Lampung kembali berduka, salah
satu putra terbaiknya sekaligus peletak fondasi pembangunan Kota Metro, Drs. H.
Mozes Herman, dikabarkan juga tutup usia pada Minggu 22 Maret 2026 sore.
Mantan Walikota Metro periode
2000–2005 tersebut mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah
dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Bandar Lampung pada pukul 17.08 WIB. Saat ini,
jenazah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jl. Sumpah Pemuda No. 05,
Way Halim, Bandar Lampung.
Permohonan
Maaf Keluarga
Pihak keluarga melalui pesan
singkat yang diterima redaksi menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam
sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat luas atas kesalahan almarhum semasa
hidup.
”Atas nama keluarga besar, kami
menyampaikan permohonan maaf atas segala khilaf dan kesalahan almarhum selama
ini. Mohon doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” tulis
perwakilan keluarga.
Sosok
Pembangun Kota Pendidikan
Lahir pada 2 Juli 1951, Mozes
Herman mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai Wali Kota Metro pertama
setelah wilayah tersebut resmi memisahkan diri dari Kabupaten Lampung Tengah
dan menjadi kota otonom pada tahun 2000.
Berpasangan dengan H. Lukman Hakim,
S.H., MM. sebagai Wakil Walikota, duet kepemimpinan ini dikenal sangat visioner
dalam meletakkan dasar-dasar tata kota. Di bawah arahannya, Metro mulai
diarahkan menjadi kota yang tertata, asri, dan fokus pada sektor pendidikan
serta pelayanan publik.
Rekam Jejak
Singkat
Memimpin transisi administratif
saat Metro beralih dari status Kota Administratif menjadi Kota Madya.
Dikenal sebagai tokoh penting yang
merancang “blue print” tata kota Metro sehingga menjadi salah satu kota paling
teratur di Provinsi Lampung.
Sebelum menjabat Walikota, beliau
merupakan birokrat senior yang memiliki rekam jejak panjang di lingkungan
pemerintahan Provinsi Lampung.
Kepergian beliau
meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi warga
Kota Metro yang hingga kini masih menikmati hasil pembangunan yang dirintisnya
dua dekade silam. [MFH/**]











3.jpg)