- Satres Narkoba Polres Tanggamus Tangkap Diduga Pengedar Sabu di Bandar Negeri Semuong
- DPRD Setujui Tiga Ranperda, Banggar dan Pansus Sampaikan Hasil Pembahasan
- Wagub Jihan Temui Massa Aksi Mahasiswa, Pemprov Kawal Aspirasi ke Pemerintah Pusat
- Pemprov Perkuat Langkah Antisipasi Dampak El Nino terhadap Inflasi dan Ketahanan Pangan
- Pemprov Lampung Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat
- Gubernur Dorong ASN Optimalkan Lampung In untuk Percepat Layanan Publik Digital
- Rumah Sakit Hewan Segera Beroperasi di Provinsi Lampung
- Gubernur Apresiasi Panji Sewu Gelar Tradisi Suran dan Jamasan Pusaka
- Sekda Nukman Resmikan Ponpes Miftahurrohmah II, Dorong Santri Punya Ijazah Formal
- Peringati 1 Muharam 1448 H, Bupati Parosil Ajak Warga Perkuat Iman dan Dukung Program Pemerintah
Ketua DWP Elizawati Tedi Zadmiko Buka Pelatihan Pembuatan Kerupuk

PESISIR BARAT, MFH,-- Ketua Darma Wanita
Persatuan (DWP) Pesisir Barat (Pesibar), Elizawati Tedi Zadmiko, S.Sos.,
membuka kegiatan Pelatihan Pembuatan Kerupuk Berbahan Dasar Ikan, di selasar
Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar, Jumat (14/11/2025).
Tampak hadir langsung dalam kegiatan tersebut
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Dra.
Henny Yulistiani, M.M., Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan
Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB, Irhamudin, S.K.M., M.M., Plt. Kepala Dinas
Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMDag), Ma'ruf, S.P., dan Kepala Dinas
Transmigrasi Tenaga Kerja dan Perindustrian (Distransnakerin), Amrul Haq,
S.Pd., jajaran pengurus dan anggota DWP Pesibar.
Dalam sambutan Penasehat DWP, Dian Hardiyanti
Dedi, S.ST., M.M., yang disampaikan oleh Ketua DWP, Elizawati Tedi Zadmiko,
bahwa pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan anggota dan
dalam mengolah ikan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, yaitu kerupuk olahan
berbahan dasar ikan. "Dengan memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA)
yang melimpah di Pesibar, kita dapat menciptakan peluang usaha baru yang dapat
meningkatkan pendapatan keluarga serta dapat menyajikan makanan ringan yang
sehat dan bergizi bagi keluarga untuk mencegah stunting mengingat tingginya
gizi yang terdapat dalam ikan tersebut," ujar Ketua DWP, Elizawati Tedi
Zadmiko.
Baca Lainnya :
- Bupati Hadiri Pengukuhan DPD dan DPC ABPEDNAS0
- Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Rapat Paripurna DPRD0
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Penguatan Implementasi Manajemen Talenta ASN Pemda se-Lampung0
- Bupati Dedi Irawan Buka STQ 20250
- Bupati Dedi Irawan Tinjau Progres Pembangunan RSUD KH. Muhammad Thohir0
Ketua DWP, Elizawati Tedi Zadmiko berharap dari
kegiatan tersebut, dapat membuat peserta mempraktikkan ilmu yang didapat serta
mengembangkan keterampilan dimaksud menjadi usaha yang mandiri dan
berkelanjutan. "Kami berharap kerupuk ikan dapat menjadi produk unggulan
DWP Pesibar yang dikenal luas, baik di pasar lokal maupun nasional," tukas
Ketua DWP, Elizawati Tedi Zadmiko.
Sementara itu Staf Ahli, Henny Yulistiani saat
menyampaikan sambutan Sekda, Tedi Zadmiko, S.K.M., S.H., M.M., mengatakan
bahwa, Pesibar memiliki potensi perikanan yang melimpah yang masih perlu
dioptimalkan melalui berbagai inovasi dan pengolahan hasil perikanan, sehingga
memberikan nilai tambah ekonomi. "Kerupuk ikan salah satu produk olahan
yang memiliki prospek pasar cukup luas, baik untuk konsumsi lokal maupun
sebagai produk unggulan daerah yang dapat menembus pasar luar daerah,"
ungkap Staf Ahli, Henny Yulistiani.
Menurut Staf Ahli, Henny Yulistiani, melalui
pelatihan tersebut pihaknya berharap para peserta dapat meningkatkan
keterampilan dalam mengolah hasil perikanan menjadi
produk bernilai jual, menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan ibu-ibu dan
masyarakat, serta menjadi penggerak ekonomi kreatif di lingkungan
masing-masing.
"Kepada seluruh peserta agar mengikuti
kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, karena ilmu dan pengalaman yang diperoleh
dapat menjadi modal penting untuk mengembangkan usaha rumah tangga yang
produktif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah tentu akan terus mendorong
kegiatan-kegiatan pemberdayaan seperti ini, terutama yang melibatkan peran
aktif perempuan. Sebab, kemajuan daerah tidak hanya bergantung pada pembangunan
fisik, tetapi juga pada pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya
perempuan yang berperan penting dalam keluarga dan masyarakat," tandas
Staf Ahli, Henny Yulistiani
"Peserta juga dianjurkan untuk terus
mengembangkan potensi dan kreativitas dalam pengolahan, sehingga dapat
menghasilkan produk yang lebih beragam dan menarik," tukas Staf Ahli,
Henny Yulistiani. [MFH/ Diskominfotiksan]











3.jpg)