- Ketua PMI Lampung Lantik Pengurus PMI Kota Metro Masa Bakti 2026-2031
- Bersama Puskemas Tanjung Bintang BAZNAS Lamsel Gelar Khitanan Gratis
- Rangkaian Shobat BAZNAS Lamsel Salurkan Bantuan ke Pelaku UMKM Hingga Kaum Duafa
- Calon Kapekon se-Pringsewu Komitmen Sukseskan Pemilihan Kakon Serentak 2026
- Pemkot Metro dan Kantor Pertanahan Teken Kerja Sama
- Pemkab Lampung Utara Ikuti Rakor Bersama Kemendagri
- Buka Gladian Pramuka Lampura, Bupati Tekankan Pentingnya Jiwa Kepemimpinan
- Bupati Parosil Dukung Podcast IJTI untuk Promosikan Potensi Lampung Barat
- Mantapkan Persiapan Tadzim Quran 2026, BKMT Pesibar Perkuat Koordinasi dan Syiar Islam
- Bupati dan Wabup Pesisir Barat Tinjau Langsung Pembangunan Jalan Yonif TP 944/RSC
Ketua PMI Lampung Lantik Pengurus PMI Kota Metro Masa Bakti 2026-2031


METRO, MFH,-- Ketua Palang Merah Indonesia
(PMI) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melantik Pengurus PMI Kota
Metro Masa Bakti 2026–2031 di Gedung Sesat Agung Bumi Sai Wawai, Metro, Rabu
(14/10/2026).
Kegiatan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari
Ulang Tahun (HUT) PMI ke-81 Tahun 2026.
Baca Lainnya :
- Pemkot Metro dan Kantor Pertanahan Teken Kerja Sama0
- Bank Lampung Salurkan CSR untuk Kota Metro0
- Pemkot Metro Tata Shopping Center, Perkuat Keselamatan dan Optimalisasi Aset Daerah0
- Wali Kota dan Wakil Wali Kota Metro Buka Femina Run Anniversary 20260
- Asisten I Sekda Metro Hadiri HUT FKPPI se-Lampung, Teguhkan Komitmen Kebangsaan0
Batin Wulan mengucapkan selamat kepada seluruh
pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan
amanah dengan penuh keikhlasan serta terus mengabdi kepada masyarakat melalui
berbagai kegiatan kemanusiaan.
"Selamat kepada seluruh Pengurus PMI Kota
Metro Masa Bakti 2026-2031 yang baru saja dilantik. Semoga amanah yang mulia
ini dapat dijalankan dengan penuh rasa syukur dan keikhlasan serta mampu
melaksanakan misi kemanusiaan kepalangmerahan dengan sebaik-baiknya," ujar
Batin Wulan.
Ia menjelaskan, PMI berkewajiban membantu
pemerintah dalam bidang sosial kemanusiaan tanpa membeda-bedakan.
Untuk itu, Batin Wulan meminta pengurus PMI
Kota Metro terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku
kepentingan.
"Sebagai mitra pemerintah, PMI memiliki
tugas membantu pemerintah dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Karena itu,
komunikasi, kolaborasi, dan sinergi program dengan pemerintah daerah serta
masyarakat harus terus dibangun," ujarnya.
Batin Wulan juga meminta pengurus memperkuat
konsolidasi internal agar terbentuk tim yang solid dan mampu menggerakkan
seluruh sumber daya organisasi secara efektif.
"Seluruh pengurus harus menjalankan tugas
dengan berpegang pada tujuh prinsip dasar kepalangmerahan," katanya.
Menurutnya, kesiapsiagaan bencana menjadi salah
satu hal penting yang harus diperhatikan PMI Kota Metro.
Pengurus dan relawan harus memiliki kepekaan
terhadap berbagai musibah serta mampu memberikan respons secara cepat.
"Pengurus PMI dan pengurus markas harus
hadir pada golden hour saat terjadi bencana, 6 jam maksimal rekan-rekan sudah
berada dilokasi," tegasnya.
Batin Wulan mengapresiasi pengembangan
pelayanan donor darah PMI Kota Metro, termasuk penambahan fasilitas berupa dua
mobil unit donor darah dan satu mobil operasional.
Ia berharap penambahan fasilitas tersebut dapat
mempercepat pelayanan dan memperluas jangkauan kegiatan kemanusiaan PMI Kota
Metro.
"Dengan bertambahnya fasilitas yang
dimiliki, saya berharap pelayanan dan kegiatan kemanusiaan PMI Kota Metro dapat
berjalan lebih cepat dan menjangkau lebih banyak masyarakat," ujarnya.
Ia juga mendorong Unit Donor Darah (UDD) PMI
Kota Metro terus melakukan inovasi, meningkatkan sosialisasi layanan, serta
memperkuat kerja sama dengan rumah sakit untuk menjaga kualitas dan
ketersediaan darah bagi masyarakat.
Menurut Batin Wulan, kebutuhan darah tidak
hanya berasal dari masyarakat Kota Metro, tetapi juga masyarakat dari daerah
sekitar, termasuk Kabupaten Lampung Timur.
Karena itu, koordinasi dengan mitra pelayanan
kesehatan perlu terus diperkuat.
Batin Wulan turut menekankan pentingnya
pembinaan relawan dan generasi muda melalui Palang Merah Remaja (PMR), Korps
Sukarela (KSR), dan Tenaga Sukarela (TSR).
"Pembinaan dan orientasi relawan harus
terus dilakukan. PMI juga perlu berkoordinasi dengan sekolah-sekolah melalui
program seperti PMI Goes to School untuk menyiapkan generasi muda menjadi kader
relawan dan kader PMR," katanya.
Ia menyampaikan bahwa PMI Kota Metro merupakan
salah satu PMI yang diandalkan dalam mobilisasi relawan ketika terjadi bencana.
Oleh karena itu, pembinaan secara berkelanjutan
diperlukan untuk menjaga kualitas dan kesiapan para relawan.
Rangkaian kegiatan pelantikan dan peringatan
HUT PMI ke-81 ini juga diisi dengan donor darah, sunatan massal, serta
pemberian tali asih.
Selain itu, kegiatan ini dirangkaikan dengan
peluncuran mobil unit UDD PMI Kota Metro.
Pada kesempatan tersebut, Batin Wulan
memberikan apresiasi kepada pendonor sukarela yang telah melakukan donor darah
sebanyak 100 kali serta dukungan berupa bantuan kursi roda.
Ia menyampaikan terima kasih kepada para
pendonor, relawan, pihak sekolah, media, dan seluruh pihak yang telah mendukung
kegiatan PMI Kota Metro.
Batin Wulan berharap kepengurusan yang baru
dapat terus berkembang dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
"Dengan kerja cerdas,
kerja keras, dan kerja ikhlas, kita bersama-sama akan mampu memberikan
pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kota
Metro," pungkasnya. [MFH/Pemprov Lampung]











