Pemkab Pringsewu Dukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026
Apel Gelar Pasukan Digelar di Mapolres

By redaksi 03 Feb 2026, 12:52:11 WIB Saburai
Pemkab Pringsewu Dukung Operasi Keselamatan Krakatau 2026

PRINGSEWU, MFH,-- Pemerintah Kabupaten Pringsewu menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026. Hal tersebut ditandai dengan kehadiran perwakilan Bupati Pringsewu dalam Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di Lapangan Mapolres Pringsewu, Senin (02/02/2026).

Bupati Pringsewu diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Pringsewu, Arif Nugroho, yang hadir bersama Unsur Kejari Pringsewu, Kalak BPBD dan Kepala Dinas Kesehatan.

Apel dipimpin oleh Wakapolres Pringsewu Kompol Samsuri, S.H., M.H., dan diikuti jajaran pejabat Polres Pringsewu serta unsur TNI–Polri, Dishub, BPBD, Satpol PP, dan Tim Kesehatan Dinas Kesehatan.

Baca Lainnya :

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Pringsewu membacakan amanat Kapolda Lampung terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026 di seluruh wilayah hukum Polda Lampung.

Usai pelaksanaan apel, Asisten Administrasi Umum Setdakab Pringsewu Arif Nugroho mendampingi Wakapolres Pringsewu meninjau kesiapan personel dan sarana pendukung operasi, sekaligus melakukan penyematan tanda dimulainya Operasi Keselamatan Krakatau 2026 sebagai simbol resmi pelaksanaan operasi di wilayah Kabupaten Pringsewu.

Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara humanis, termasuk pemanfaatan ETLE. Fokus utama operasi adalah peningkatan kegiatan Dikmas Lantas untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan situasi Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan lancar.

Adapun sembilan target prioritas dalam Operasi Keselamatan Krakatau 2026 meliputi: penggunaan knalpot brong, kendaraan over dimensi dan over load, penggunaan sirine/rotator ilegal, TNKB tidak sesuai spesifikasi, kendaraan pribadi dijadikan travel, melawan arus, pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu, serta tidak menggunakan helm SNI atau sabuk pengaman.

Melalui sinergi antara Pemkab Pringsewu, Polri, dan seluruh unsur terkait, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat menjelang Operasi Ketupat 2026. [MFH/Diskominfo Pringsewu]




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment