- Pemprov Lampung Dorong Kebangkitan Pertanian Mesuji Melalui Teknologi dan Inovasi
- Jalan Rawa Jitu - Umbul Mesir Dibangun, Distribusi Hasil Pertanian Semakin Lancar
- Buka Musda II IKAPI, Bunda Literasi Lampung Tegaskan Literasi sebagai Pilar Kemajuan Daerah
- Pemprov Dorong Kolaborasi Multisektoral Percepat Eliminasi TBC di Lamsel
- Bed Dryer Beroperasi di Rawa Jitu Selatan, Dorong Hilirisasi Pertanian dan Kesejahteraan
- Bupati Tanggamus Tegaskan Nol Toleransi untuk Korupsi
- Sang Anak yang Lahir dari Reruntuhan Ayah: Kisah Panjang Gunung Anak Krakatau
- Buka Tanjungkarang Youth Day 2026, Purnama Wulan Sari Dorong Anak Muda jadi Agen Perubahan
- Ketua TP PKK Pesisir Barat Hadiri Rakerda TP PKK Provinsi Lampung
- BPOM Bandar Lampung Koordinasi dengan Pemkab Lambar, Bahas Keamanan Pangan dan UMKM
Pemkab Tubaba Dukung Program Kemitraan Tebu
Solusi atas Ketidakstabilan Harga Singkong

TULANG
BAWANG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba)
memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap program kemitraan tebu
yang digagas oleh Sugar Group Company (SGC). Program ini diyakini mampu menjadi
solusi strategis bagi petani yang selama ini menghadapi ketidakstabilan harga
singkong, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan
sosialisasi program kemitraan tebu ini merupakan yang kedua kalinya
dilaksanakan di Tubaba, setelah sebelumnya digelar di Politeknik Tunas Garuda,
Uluan Nughik. Kali ini acara berlangsung di Wisma Griya Asri, Tiyuh Tirta
Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Selasa (09/09/2025), dengan dihadiri
jajaran Pemda, perwakilan perusahaan, tokoh masyarakat, dan ratusan petani.
Pemilik
SGC, Ny. Purwanty Lee Couhault, menegaskan bahwa kemitraan ini bukan sekadar
bisnis, tetapi komitmen perusahaan untuk membantu kesejahteraan petani. “Kami
datang ke sini bukan untuk mengambil kesempatan, melainkan untuk memastikan
petani di Lampung mendapat kepastian harga dan pasar yang adil. Hasil kemitraan
ini akan melahirkan produk ‘Gulaku’ yang kualitasnya terjamin,” ujarnya. Ia
menambahkan, pola kemitraan diberikan hingga 10 tahun agar petani memiliki
kepastian jangka panjang, dengan harga dasar Rp715 ribu per ton rendemen 7 yang
dievaluasi setiap tahun.
Baca Lainnya :
- Wabup Tubaba Terima Aspirasi Wartawan0
- Polres Tulang Bawang Barat Laksanakan Patroli Skala Besar0
- Bupati Tubaba Pimpin Apel Besar Peringatan Hari Pramuka ke-64 Tahun 20250
- Pemkab Tubaba Launching Program SINITA0
- Bupati Launching Program Makan Bergizi Gratis (MBG)0
Sementara
itu, Ir. Sulis Prapto, M.Sc., selaku pimpinan program kemitraan SGC,
menjelaskan bahwa pola kerja sama ini mengedepankan kemandirian petani dengan
jaminan pembelian hasil panen oleh perusahaan. “Melalui kemitraan tebu, kami
ingin menghadirkan solusi dengan kepastian pasar dan harga yang lebih adil
serta transparan. Petani tetap mengelola lahannya secara mandiri, sementara
perusahaan memastikan hasil panen dibeli dengan mekanisme yang saling
menguntungkan,” jelasnya.
Wakil
Bupati Tubaba, Nadirsyah, menyatakan dukungan penuh atas langkah SGC. “Program
kemitraan tebu ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam memperkuat
ketahanan ekonomi berbasis potensi lokal. Dengan adanya kepastian harga,
kesejahteraan masyarakat bisa lebih terjamin,” tegasnya.
Sebagai tindak lanjut, sosialisasi kemitraan
akan terus dilakukan ke seluruh kecamatan di Tubaba. Rencananya, besok
(10/09/2025), kegiatan serupa akan dilaksanakan di Kecamatan Lambu Kibang.
[MFH/**]











3.jpg)