- Pemprov Perkuat Fondasi Ekonomi Desa Lewat Inovasi Pertanian dan Pemberdayaan Petani
- Didukung Infrastruktur Lengkap, Lampung Mantapkan Daya Tarik Investasi dan Hilirisasi
- Pemprov Lampung Dorong Pembangunan Infrastruktur, Perkuat Lumbung Pangan Lambar
- 21 Ribu Kartu Keluarga Diperbarui, Disdukcapil Tanggamus Antar Langsung ke Siswa
- Pemda FC Raih Kemenangan 2-0 Saat Meriahkan Turnamen Bupati Cup II Pesisir Barat Tahun 2026
- Bupati Parosil Terima Audiensi Pengusaha Provinsi Lampung
- Bupati Lampung Barat Terima Audiensi Dirut Bank Lampung
- Siapkan Paskibra Tangguh, Pemkab Lampung Tengah Gelar Pradiklat Calon Paskibra Tahun 2026
- Perkuat Kolaborasi, Pemkab Lamteng Gelar Rapat Penyelarasan Program BAZNAS Tahun 2026
- Pemkot Metro Perkuat Reformasi Birokrasi 2026
Pemprov Lampung Dorong Pembangunan Infrastruktur, Perkuat Lumbung Pangan Lambar

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Provinsi
Lampung terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah sentra
pertanian Lampung Barat dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp45 miliar pada
tahun 2026 untuk Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS).
Hal tersebut disampaikan Gubernur saat bertemu
langsung dengan masyarakat di halaman Kantor Kecamatan BNS, Rabu (8/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan bahwa
pembangunan infrastruktur menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Lampung untuk
membuka akses ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Suoh dan BNS
sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Lampung.
Baca Lainnya :
- Bupati Parosil Terima Audiensi Pengusaha Provinsi Lampung0
- Bupati Lampung Barat Terima Audiensi Dirut Bank Lampung0
- Terima Audiensi Mahasiswa IPB, Bupati Parosil Dorong Inovasi Kopi Bernilai Ekonomi Tinggi0
- Gema Gamolan Pekhing Tutup Festival Sekala Bekhak XII0
- 340 Guru dan Kepala Sekolah Ikuti Seminar0
Gubernur Mirza menjelaskan, pembangunan jalan
di Lampung Barat mencakup lima ruas, terdiri atas empat ruas di Kecamatan
Bandar Negeri Suoh dan satu ruas yang menghubungkan perbatasan Lampung Barat
dengan Sumatera Selatan.
Hingga saat ini progres pekerjaan telah
mencapai sekitar 20 persen dan ditargetkan rampung pada Desember 2026.
"Empat ruas di Kecamatan BNS dan satu ruas
perbatasan Lampung Barat menuju Sumatra Selatan," jelasnya.
Menurutnya, Suoh dan BNS memiliki potensi besar
sebagai kawasan penghasil padi, kopi, kakao, pisang, dan kelapa yang harus
didukung dengan infrastruktur yang memadai agar mampu mendorong pertumbuhan
ekonomi daerah.
"Wilayah ini potensinya tinggi untuk padi,
coklat, kopi, pisang dan kelapa. Untuk itu Pemerintah Provinsi Lampung
memberikan perhatian khusus pada peningkatan infrastruktur agar distribusi
hasil pertanian berjalan lancar," ujarnya.
Selain pembangunan jalan, Gubernur juga
menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan
produktivitas sektor pertanian melalui berbagai program pendukung.
Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, akan
menyalurkan bantuan pupuk hayati cair kepada masyarakat serta memberikan fasilitas
pembuatan pupuk agen hayati di setiap pekon.
"Satu pekon saya kasih satu fasilitas
pembuat pupuk agen hayati. Selain itu, 10 unit Driyer juga akan diserahkan
untuk masyarakat Kecamatan Suoh dan BNS," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lampung Barat Parosil
Mabsus menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Lampung
terhadap pembangunan di wilayahnya.
Ia mengatakan Kecamatan Bandar Negeri Suoh dan
Suoh merupakan kawasan strategis penghasil berbagai komoditas pertanian yang
berperan penting dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional.
Menurut Parosil, perbaikan infrastruktur jalan
telah lama menjadi harapan masyarakat karena selama ini distribusi hasil
pertanian masih terkendala kondisi jalan yang belum memadai.
"Perbaikan jalan ini sangat dinanti
masyarakat, karena selama ini pendistribusian hasil pertanian terkendala akses
yang belum maksimal," ucapnya.
Parosil juga mengajak seluruh masyarakat untuk
mendukung dan menjaga proses pembangunan agar dapat berjalan lancar dan
memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Pertemuan antara Gubernur Lampung, Bupati
Lampung Barat, dan masyarakat tersebut menjadi wujud sinergi kuat antara
Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dalam mempercepat pembangunan
infrastruktur, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan
masyarakat di wilayah Lampung Barat. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)