- Wagub Jihan Nurlela Dorong Mahasiswa Lampung Bangun Mindset Adaptif di Era Digital
- Kasus Intimidasi Jurnalis Kompas TV 10 Bulan Mandek di Kejaksaan Lampung Selatan
- Pemkab Pesawaran Studi Komparasi ke Pemkab Gunung Kidul
- Hari Pramuka Ke-65, Wabup Pringsewu Umi Laila Terima Tanda Penghargaan
- Bupati Terima Penghargaan Nasional Desa Sidodadi Sebagai Desa Cantik Terbaik 2026
- Bupati Buka Kushin Ryu Championship 2026 Piala Kemenag dan Lantik Pengurus KKI
- Bupati Hadiri Pengajian Rutin Ahad Pahing Muslimat NU Way Seputih dan Seputih Banyak
- Semangat Hari Pramuka ke-65, Bupati Pesisir Barat Buka Lomba Tingkat III ke-I
- Dekranasda Pesisir Barat Pamerkan Wastra dan Kriya Khas Daerah di Kriya Nusa 2026
- Gubernur Cup 2026 Dibuka, Gubernur: Kompetisi Jalan Meningkatkan Kualitas Generasi Muda
Polres Tanggamus Gelar Penandatanganan Pakta Integritas Penerimaan Polri 2026

TANGGAMUS, MFH,-- Polres Tanggamus melaksanakan
kegiatan penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah dalam rangka
penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Parama
Satwika Polres Tanggamus tersebut mencakup penerimaan Akademi Kepolisian
(Akpol), Bintara, dan Tamtama. Pelaksanaan kegiatan juga dilakukan secara
daring dan dipimpin langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Tanggamus
AKBP Rahmad Sujatmiko, Kabag SDM AKP Restu Marwoto, Kasi Propam AKP Ujang
Srikandi, pengawas internal dan eksternal, panitia Pabanrim, serta peserta
seleksi penerimaan Polri Tahun Anggaran 2026.
Baca Lainnya :
- Bupati dan Wakil Hadiri Upacara Memperingati HUT ke-29 Kabupaten Tanggamus0
- Polsek Wonosobo Evakuasi Pria Diduga Depresi ke RSJ, Keluarga Khawatir Ancam Keselamatan Jiwa0
- Kasat Lantas Polres Tanggamus Turunkan Tim Urai dan Pasang Tolo-tolo di Titik Rawan0
- Keluarga Apresiasi Respons Cepat Satreskrim Polres Tanggamus Tangani Kasus Riki Kurniawan0
- Polres Tanggamus Amankan Pelaku Penganiayaan Hingga Meninggal Dunia di Wonosobo0
Dalam sambutannya, Kapolda Lampung menegaskan
bahwa penerimaan anggota Polri merupakan gerbang utama untuk mendapatkan sumber
daya manusia yang berkualitas dan berintegritas tinggi.
“Penerimaan anggota Polri merupakan gerbang
utama untuk mendapatkan sumber daya manusia berkualitas yang memiliki
integritas tinggi dan komitmen yang tak tergoyahkan untuk melayani rakyat dan
negara,” ujar Kapolda.
Ia juga menekankan bahwa pakta integritas bukan
sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang harus dijalankan dengan
sungguh-sungguh oleh seluruh pihak yang terlibat.
“Pakta integritas yang kita tekankan hari ini
bukan hanya sekadar bentuk formalitas, melainkan sebuah janji suci yang harus
ditegakkan oleh seluruh elemen pelaksana agar proses penerimaan berjalan dengan
benar, adil, dan merata. Setiap calon anggota Polri yang diterima haruslah
individu yang memiliki kapasitas, kompetensi, dan yang tak kalah pentingnya –
integritas yang tak tercoreng,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tanggamus Iptu
Primadona Laila mengatakan verifikasi berkas pendaftaran online dilaksanakan di
Sekretariat Pabanrim Polres Tanggamus, dengan jumlah pendaftar online sebanyak
134 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 pendaftar dinyatakan telah
terverifikasi atau memenuhi syarat.
"Adapun rinciannya terdiri dari Akpol 2
orang, Bintara SPKT 98 orang, Bintara Polair 4 orang, Bintara Intelijen 4
orang, Bintara Rekpro 1 orang, Bakomsus Perikanan 1 orang, Bakomsus Humas 1
orang, Tamtama Brimob 2 orang, serta Tamtama Polair 1 orang," kata Iptu
Primadona Laila mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, Kamis 2
April 2026.
Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini menjadi
bentuk komitmen bersama dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas proses
seleksi.
“Penandatanganan pakta integritas dan
pengambilan sumpah ini merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan proses
seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh tahapan seleksi akan
diawasi secara ketat oleh pengawas internal maupun eksternal guna memastikan
tidak adanya praktik kecurangan.
“Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai
aturan dan diawasi secara ketat agar menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas
dan berintegritas,” tandasnya. [MFH/Din/rils]











