- Ketika Siang Hari Menjadi Malam: Gema Letusan Krakatau yang Membekukan Dunia
- Polres Tanggamus Kerahkan 30 Personel Amankan Pemulangan Jamaah Haji Kloter 19 JKG
- Bunda PAUD Provinsi Lampung Ajak IGTKI-PGRI Perkuat Sinergi Wujudkan Generasi Emas Lampung
- Gubernur Mirza Dorong Guru TK Perkuat Komunikasi Bangun Mental Anak
- Pemprov Lampung Perkuat Transparansi Pengadaan Melalui Digitalisasi dan E-Katalog
- Kerja Sama Internasional, Peluang Investasi Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
- Bupati Hadiri Paripurna Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD
- Bupati Pringsewu Dampingi Tim Kemendagri RI Tinjau Sentra Mocaf
- Peletakan Batu Pertama Jembatan Armco, Harapan Baru Masyarakat Trimurjo dan Bumiratu Nuban
- Plt. Bupati Laksanakan Persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Puseh Rama Dewa
Polsek Semaka Identifikasi Mayat Petani yang Jatuh ke Jurang Rewel

Keterangan Gambar : Sesosok mayat laki-laki ditemukan di jurang Jalan Rewel, Pekon Sukajaya, Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Selasa, 30 September 2025, siang. (dok polres)
KOTAAGUNG, MFH,-- Warga dikejutkan dengan penemuan
sesosok mayat laki-laki di jurang Jalan Rewel, Pekon Sukajaya, Kecamatan
Semaka, Kabupaten Tanggamus, Selasa, 30 September 2025, siang.
Kapolsek Semaka, AKP Sutarto, menjelaskan proses evakuasi
cukup sulit karena lokasi berada di dasar jurang. Petugas harus berjalan kaki
sekitar 15 menit melalui medan terjal untuk mencapai titik penemuan.
“Korban diketahui bernama Adi Purwoko (40), seorang
petani asal Dusun Rawa Bakung, Pekon Bangun Rejo, Kecamatan Semaka,” kata dia.
Baca Lainnya :
- Kejari Tanggamus Kawal Proyek Strategis Nasional Revitalisasi Pendidikan0
- Wagub Lampung Tinjau Lokasi Terdampak Gempa di Tanggamus0
- Desa TAPIS Hadir di Tanggamus0
- Ulubelu jadi Pilot Plant Pertama Pusat Energi Hijau Nasional0
- SMP PGRI 1 Semaka Ikuti Turnamen Antar SSB Piala Dispora0
Dari pemeriksaan awal, korban diperkirakan sudah
meninggal selama empat hari. Di lokasi, polisi menemukan sepeda motor Yamaha
Jupiter Z milik korban tanpa pelat nomor, tidak jauh dari jasadnya.
“Dugaan sementara korban mengalami kecelakaan tunggal.
Diduga out of control atau rem blong saat melintas di jalur curam, hingga
akhirnya terperosok ke jurang. Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau tindak
pidana,” jelas Kapolsek.
Hilang Sejak Jumat
Berdasarkan keterangan keluarga, korban sudah tidak
pulang ke rumah sejak Jumat, 26 September 2025. Saat itu ia berpamitan kepada
istrinya untuk mencari ban bekas menggunakan motor miliknya. Sejak hari itu,
korban tidak pernah kembali hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal
dunia.
Penemuan mayat bermula dari seorang warga bernama Sururi
(27) yang melihat tubuh tergeletak di antara bebatuan jurang saat melintas di
kebun. Sururi lalu melapor kepada aparatur pekon setempat, Sarwarito (50),
sebelum informasi diteruskan ke Polsek Semaka.
Jenazah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa menggunakan ambulans pekon menuju RSUD Batin Mangunang, Kota Agung, untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. [MFH/**]











3.jpg)