- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Ponpes Yatim Al-Ishlah Pringsewu Gelar Gebyar Senyum Muharam

Pringsewu,
MFH,-- Acara yang digelar di komplek pondok pesantren ini turut
dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Hipni
mewakili Bupati Riyanto Pamungkas.
Dalam sambutannya,
Hipni menyampaikan Milad bukan hanya sekadar perayaan, melainkan momentum untuk
menandai awal berdirinya lembaga pendidikan Islam yang fokus terhadap anak-anak
yatim dan piatu.
“Momen ini juga
bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam yang patut kita
syukuri. Saatnya kita introspeksi dan menjadikan hari ini sebagai tolak ukur
langkah ke depan, termasuk dalam pembangunan mental spiritual masyarakat
Pringsewu yang membutuhkan sinergi dari semua pihak,” ujar Hipni.
Baca Lainnya :
- Banjir Jakarta banyak Dicari di Google0
- Bos Yahoo Bajak 2 Karyawan Google tahun 20180
- Tuntut THR, Ratusan Pekerja Transjakarta Mogok0
- Zuckerberg akan Berhenti Pimpin Facebook?0
- Pasar Tiban Kalibata Selalu Ramai Pengunjung0
Ketua Yayasan
Ishlahul Umat Lampung, Latief Al-Imami Al-Hafidz, menjelaskan Ponpes Yatim
Al-Ishlah berada di bawah naungan yayasan tersebut. Selain itu, Yayasan
Ishlahul Umat juga memiliki Pesantren Lansia yang kini telah berjalan selama
tujuh bulan di Masjid Al-Ishlah.
“Jumlah santri
lansia saat ini sebanyak 135 orang. Awalnya banyak yang belum bisa membaca
Al-Quran. Alhamdulillah kini sekitar 80 persen dari mereka sudah mampu
membacanya,” ungkapnya.
Latief berharap
kehadiran Ponpes Yatim Al-Ishlah dapat membawa keberkahan, khususnya bagi
masyarakat Pekon Klaten dan umumnya bagi Kabupaten Pringsewu.
Acara juga diisi
dengan tausiyah oleh KH. Agus Kholik dan dihadiri oleh Pengasuh Ponpes
Al-Ishlah, Farikah Aini, jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, unsur
kecamatan, pekon, serta tokoh agama dan masyarakat. Pada kesempatan tersebut,
santunan untuk anak yatim turut diserahkan, baik dari Pemkab Pringsewu maupun
dari Ponpes Al-Ishlah. [MFH/**]











3.jpg)