- Bupati Dedi Irawan Hadiri Forum Akselerator Negeri dan Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 2026
- Pengurus WLC Lampung Selatan 2026-2029 Resmi Dilantik
- Bupati Tanggamus Raih National Governance Awards 2026
- Pemprov Lampung Perkuat Layanan Kesehatan untuk Tekan TBC
- Polres Tanggamus Gelar Patroli Gabungan di Perairan Teluk Semaka
- Tanggamus Genjot Capaian UCJ 2026, Ribuan Pekerja Rentan sudah Terlindungi
- Diskominfotiksan Pesawaran Audiensi dengan Telkomsel
- Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan bagi Lansia Penyandang Disabilitas
- Musrenbang Inklusif Disabilitas, Ruang Aspirasi Pembangunan yang Lebih Setara
- Wabup Azwar Hadi Lepas 770 Jamaah Haji Lampung Timur
Smart Farming Berbasis Private 5G Diuji di Trimomukti
Drone Kirim Data Pertanian Secara Real-Time

CANDIPURO, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersinergi dengan Kementerian Pertanian dan
Universitas Bandar Lampung (UBL) menggelar pelatihan pilot drone bagi petani di
Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro.
Kegiatan yang berlangsung pada
Jumat (19/12/2025) ini, menjadi bagian dari penerapan teknologi pertanian
cerdas (smart farming) berbasis Jaringan Private 5G.
Pelatihan tersebut difasilitasi
oleh PT Corbec Communication dengan menghadirkan solusi jaringan Private 5G
untuk mendukung pengelolaan pertanian modern yang lebih presisi, efisien, dan
terintegrasi secara digital.
Baca Lainnya :
- MWCNU Palas Gelar Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU Angkatan 37 0
- Tim Audit Kementerian PPPA Turun ke Lampung Selatan0
- Gandeng PT. Central Avian Pertiwi, RMI PCNU Lamsel Salurkan Lebih dari 425 Ribu Butir Telur0
- Sekda Lepas 6 KK Calon Transmigran ke Sulsel, Sulbar, dan Maluku Utara0
- Pemdes Taman Sari dan Masyarakat Sepakat Swadaya Beli Lahan Pembangunan KDMP0
Inovasi ini juga sejalan dengan
program prioritas Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang
menitikberatkan pada pengembangan sektor agroduwisata berbasis teknologi dan peningkatan
daya saing pertanian daerah.
Chief Technology Officer (CTO) PT
Corbec Communication, Hufadil As’ari, menjelaskan bahwa infrastruktur Jaringan
Private 5G yang dipasang meliputi satu unit antena pemancar (gNB) tipe Omni,
Apeiroon private 5G network core system dengan kapasitas hingga 200 pelanggan,
1 unit Outdoor Customer Premises Equipment (CPE) sebagai perangkat penerima
sinyal, serta 2 unit perangkat ruggedized cellphone untuk komunikasi antar
petani.
“Teknologi ini memberikan
konektivitas penuh bagi seluruh perangkat precision farming. Sensor-sensor di
lahan dapat terkoneksi secara online, sehingga petani bisa memantau kondisi
lahan bahkan hewan ternak dari rumah, meski berada pada jarak hingga empat
kilometer,” jelas Hufadil usai kegiatan uji coba.
Salah satu keunggulan utama uji
coba ini adalah pemanfaatan drone yang dipasangi 5G CPE. Drone tersebut mampu
mengirimkan data, seperti tayangan video kamera, secara real-time melalui
jaringan 5G ke perangkat seluler petani. Hal ini memungkinkan pemantauan lahan
pertanian secara cepat dan akurat tanpa hambatan jaringan.
Selain untuk sektor pertanian,
solusi jaringan Private 5G ini juga memiliki latensi ultra-rendah dan kontrol
jaringan penuh yang berpotensi dikembangkan untuk Jaringan Private Pemerintah,
mendukung layanan e-Government, konektivitas antarinstansi, hingga pengawasan
Smart City berbasis CCTV yang lebih stabil.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas
Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan,
Mugiyono, yang ikut menyaksikan uji coba terebut berharap penerapan teknologi
ini dapat menjadi titik balik kemajuan pertanian di wilayah Candipuro.
“Mudah-mudahan cita-cita kita
mewujudkan smart farming di Trimomukti bisa terwujud. Dengan
teknologi ini, pengawasan irigasi maupun gangguan di lahan dapat dilakukan
secara real-time langsung dari rumah,” ujar Mugiyono.
Melalui penerapan
teknologi Smart Farming berbasis Private 5G, Pemerintah Kabupaten
Lampung Selatan optimistis mampu meningkatkan produktivitas hasil pertanian
sekaligus menjadikan Desa Trimomukti sebagai desa percontohan nasional, bahkan
internasional, dalam integrasi teknologi digital di sektor pertanian.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut,
Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Ir. Hermansyah, dan Kepala Pusat Studi
Mekatronik dan Otomasi UBL, Dr. Ir. Riza Muhida, S.T., M.Eng. [MFH/Dikominfo Lamsel]











3.jpg)