- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Tim Satgas MBG Pesawaran Tinjau Sejumlah SPPG di Gedong Tataan

PESAWARAN, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Pesawaran melalui Satuan Tugas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Bergizi
Gratis melakukan Inspeksi Lapangan ke SPPG Bernung dan SPPG Taman Sari
Kecamatan Gedong Tataan pada Jumat, (30/1/2026). Kegiatan ini dilakukan
guna memastikan seluruh proses produksi makanan berjalan sesuai standar sebelum
didistribusikan kepada penerima manfaat.
Inspeksi lapangan ini melibatkan lintas perangkat daerah, antara lain Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas
Kesehatan, Dinas Kominfotiksan, DPMPTSP, Camat Gedong Tataan, serta kepala desa
setempat. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi bentuk sinergi pemerintah
daerah dalam mengawal mutu layanan MBG, khususnya dari aspek higienitas,
keamanan pangan, dan kelengkapan perizinan.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Pesawaran, Drs. Nur
Asikin, M.I.P., menjelaskan bahwa tugas utama Satgas adalah melakukan
koordinasi dengan mitra MBG sekaligus memastikan seluruh proses penyaluran dan
tata kelola program berjalan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
“Salah satu perhatian utama kami adalah penyesuaian dan validasi data penerima
manfaat, karena data yang akurat menjadi kunci keharmonisan pelaksanaan program
dan upaya pencegahan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Nur Asikin juga menyebut bahwa inspeksi ini juga bertujuan untuk
meminimalisasi potensi risiko, seperti kasus keracunan atau permasalahan lain
yang dapat merugikan penerima manfaat. Oleh karena itu, Satgas MBG akan secara
bertahap melakukan kunjungan dan pengecekan ke seluruh SPPG yang ada di
Kabupaten Pesawaran.
Dalam peninjauan tersebut, tim memastikan setiap dapur MBG memenuhi standar
pengelolaan lingkungan, termasuk pengelolaan sampah dan air limbah, serta
mendorong agar keberadaan SPPG memberikan manfaat kelembagaan bagi desa, baik
melalui penyediaan bahan baku lokal maupun pemberdayaan tenaga kerja di
lingkungan setempat.
Baca Lainnya :
- Wakil Bupati Pesawaran Hadiri Peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di Ponpes Alwujudi0
- Bupati Lepas Peserta Perlombaan Muktamad RMI Tingkat Provinsi Lampung0
- Pemkab Pastikan Penanganan Terpadu Terkait Genangan Air Di Sekitar RS Urip Gedong Tataan0
- Bupati Pesawaran Hadiri Pengajian Akbar Muslimat NU se-Kecamatan Tegineneng0
- Wabup Bersama Danrem 043/Gatam Tinjau Progres Pembangunan KDMP Desa Sukaraja0
Dari hasil inspeksi lapangan, SPPG Bernung
dinilai telah berjalan cukup baik dengan sistem pengelolaan sampah dan air
limbah yang tertata. SPPG ini melayani 26 sekolah dengan total 3.430 porsi
makanan per hari, serta melayani penerima manfaat kelompok B3 di Desa Bernung
yang terdiri dari 500 penerima, meliputi 337 balita, 41 ibu hamil, dan 82 ibu
menyusui.
Sementara itu, pada SPPG Taman Sari, tim menemukan beberapa catatan teknis yang
telah disampaikan langsung kepada pengelola untuk segera ditindaklanjuti.
Pemerintah daerah juga akan melakukan kunjungan lanjutan guna memantau
perbaikan yang dilakukan.
"Melalui kegiatan inspeksi ini, Pemkab Pesawaran melalui Satgas MBG
menjalankan perannya sebagai mitra sekaligus pengawas dalam memastikan program
MBG berjalan aman, higienis, dan berkelanjutan," ujarnya.
Maka dari itu, koordinasi yang baik antara SPPG, pemerintah desa, kecamatan,
dan pemerintah daerah juga dinilai menjadi kunci penting dalam mengantisipasi
kendala di lapangan, sehingga manfaat Program Makan Bergizi Gratis dapat
dirasakan secara optimal oleh masyarakat. [MFH/Diskominfo Pesawaran]











3.jpg)