- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Wali Kota Metro Ikuti APEKSI Outlook 2025
Bahas Isu Lingkungan Hingga Kerjasama Antar Daerah

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah
Kota Metro yang dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso,
menghadiri rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia
(APEKSI) Outlook 2025 yang digelar di Bandar Lampung, Sabtu (20/12/2025).
APEKSI Outlook 2025 menjadi forum
strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia dalam memperkuat kolaborasi
antardaerah guna menjawab berbagai tantangan pembangunan perkotaan menjelang
tahun 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan
agenda Begawi Jejama Wali Kota bersama pelaku UMKM dan masyarakat Kota Bandar
Lampung. Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah,
masyarakat, serta pelaku usaha sebagai fondasi penguatan ekonomi lokal dan
kerja sama lintas daerah.
Baca Lainnya :
- PMI Kota Metro Gelar Tasyakuran atas Penghargaan Kemenkes RI0
- Pemkot Metro Siap Sukseskan Ops Lilin Krakatau 2025 dan Nataru 20260
- Pemkot Metro Apresiasi Wisuda Universitas Dharma Wacana0
- Pemkot Kota Metro Gelar High Level Meeting TPID0
- Resmikan bioskop, Wali Kota Metro Ajak Masyarakat Tonton Film yang Mengedukasi0
Wali Kota Metro, Bambang Iman
Santoso, menyampaikan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kota Metro dalam forum
APEKSI merupakan bentuk komitmen untuk terus memperkuat jejaring antarkota,
khususnya dalam pengembangan UMKM, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta
pembangunan sumber daya manusia.
“Forum APEKSI ini menjadi ruang
penting bagi pemerintah kota untuk saling bertukar gagasan, berbagi praktik
baik, dan memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan perkotaan yang
inklusif dan berkelanjutan,” ujar Bambang.
Selanjutnya, Wali Kota Metro juga
mengikuti Mayors Talk dengan tema Refleksi Akhir Tahun 2025, Tantangan Tahun
2026. Diskusi tersebut menjadi ajang penyelarasan strategi kebijakan perkotaan,
inovasi pelayanan publik, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang
kolaboratif melalui pembelajaran antardaerah.
Dalam forum APEKSI Outlook 2025
yang dihadiri oleh 56 Wali Kota se-Indonesia, isu penanganan bencana alam dan
solidaritas antardaerah menjadi perhatian utama. Wali Kota Bandar Lampung, Eva
Dwiana, selaku tuan rumah, secara khusus menyoroti dampak cuaca ekstrem yang
belakangan ini memicu berbagai bencana alam di sejumlah wilayah, termasuk
Sumatra Utara.
Eva Dwiana menyampaikan rasa empati
dan duka mendalam kepada para korban bencana, khususnya masyarakat di Sumatra
Utara. Sebagai bentuk nyata kepedulian dan solidaritas, Pemerintah Kota Bandar
Lampung telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke sejumlah daerah terdampak,
termasuk Aceh dan wilayah-wilayah di Sumatra Utara.
Tidak hanya itu, dalam rangkaian
kegiatan APEKSI OUTLOOK tersebut juga dilakukan penggalangan dana kemanusiaan
guna membantu saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatra Utara.
Dari hasil penggalangan dana yang
dilakukan bersama para wali kota se-Indonesia, berhasil dihimpun bantuan
sebesar Rp150 miliar yang akan disalurkan untuk mendukung penanganan darurat
dan pemulihan pascabencana.
Melalui partisipasi aktif dalam
APEKSI Outlook 2025, Pemerintah Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus
mendukung upaya kemanusiaan lintas daerah, sekaligus berharap forum ini dapat
melahirkan kebijakan pembangunan yang lebih adaptif, responsif, dan
berorientasi pada kepentingan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan
zaman di masa mendatang. [MFH/Diskominfo Metro]











3.jpg)