- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Panen Raya Nasional Bersama Presiden

PESAWARAN, MFH,-- Bupati Pesawaran
Hj. Nanda Indira B, S.E., M.M. bersama Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali, S.H.
menghadiri kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional
bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disaksikan secara
virtual melalui zoom meeting. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor PDAM Desa
Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan nasional ini turut dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah
Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, serta
rombongan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang tengah melaksanakan kunjungan
kerja di Kabupaten Pesawaran.
Rombongan Jawa Tengah dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi,
didampingi Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wakil Bupati Temanggung Nadia
Muna, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, serta jajaran perangkat
daerah terkait.
Pada kesempatan tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan
bahwa Indonesia berhasil mencapai swasembada beras hanya dalam kurun waktu satu
tahun, lebih cepat dari target awal yang telah ditetapkan pemerintah. Presiden
menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan tonggak strategis dalam perjalanan
sejarah kemerdekaan Indonesia.
Menurut Presiden Prabowo,
kedaulatan sebuah bangsa tidak akan pernah utuh apabila kebutuhan pangan
rakyatnya masih bergantung pada negara lain. Oleh karena itu, swasembada pangan
menjadi fondasi utama dalam menjaga kemerdekaan dan ketahanan nasional.
Presiden juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kerja keras
seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah,
hingga para petani dan penyuluh pertanian di seluruh Indonesia, yang telah
membuktikan bahwa bangsa ini mampu berdiri di atas kaki sendiri dalam pemenuhan
kebutuhan pangan.
“Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak bisa tersedia untuk rakyat.
Tidak mungkin bangsa itu merdeka kalau pangannya bergantung pada bangsa lain,”
tegas Presiden Prabowo.
Sementara itu, Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman dalam paparannya
menyampaikan sejumlah capaian strategis sektor pertanian nasional. Ia
mengungkapkan bahwa produksi beras nasional pada tahun 2025 mencapai 34 juta
ton. Selain itu, peran Perum Bulog dinilai sangat krusial dalam menyerap hasil
panen petani sehingga mampu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok
pangan nasional.
Menteri Amran juga menyebutkan bahwa stok beras nasional saat ini berada pada
level yang sangat kuat, yakni mencapai 3,2 juta ton dan bahkan sempat menyentuh
angka 4 juta ton. Capaian tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan stok beras
nasional pada saat Indonesia menerima penghargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO).
“Swasembada ini adalah kerja terbaik Kabinet Merah Putih yang berangkat dari
gagasan besar Bapak Presiden Republik Indonesia dan didukung oleh seluruh
penyuluh serta petani Indonesia. Terima kasih,” ujar Menteri Amran menutup
pemaparannya.
Baca Lainnya :
- Wabup Antonius Hadiri Peringatan Harlah Ke-40 Pagar Nusa Kabupaten Pesawaran0
- Bupati Dukung dan Apresiasi untuk Azhar, Guru P3K Paruh Waktu yang Mengabdi Lebih dari Satu Dekade0
- Pemkab Gelar Apel Mingguan dan Serahkan Kendaraan Damkar Hibah Pemrov DKI Jakarta0
- Bupati Nanda Indira Serahkan SK 3.457 PPPK Paruh Waktu Pesawaran0
- Muhidin Warga Desa Bagelen Gedong Tataan Terima Manfaat Program BERKAT0
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira
menyambut baik dan memberikan apresiasi atas keberhasilan program swasembada
pangan yang digagas Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo
Subianto.
Menurutnya, ketahanan pangan yang kuat tidak hanya berdampak pada kemandirian
bangsa, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan
masyarakat, khususnya petani di daerah.
Bupati Nanda Indira optimistis Kabupaten Pesawaran siap mendukung dan
menyukseskan program ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor
pertanian, peningkatan produktivitas lahan, serta sinergi antara pemerintah
daerah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan optimismenya
bahwa Provinsi Lampung akan menjadi salah satu daerah penyangga utama
swasembada pangan nasional. Ia mengungkapkan bahwa produksi padi Lampung pada
tahun ini mengalami peningkatan signifikan.
“Tahun ini produksi padi Lampung naik hampir 15 persen, dari 2,7 juta ton
menjadi sekitar 3 juta ton. Kami optimistis pada 2026 produksi dapat meningkat
lagi sebesar 15 hingga 20 persen,” ujar Gubernur Mirza.
Ia menambahkan, peningkatan produksi tersebut akan semakin diperkuat melalui
penerapan pupuk organik cair yang ditargetkan dapat diterapkan secara merata
pada tahun 2026. Program tersebut diperkirakan mampu meningkatkan produktivitas
pertanian hingga 10 persen.
Selain padi, Pemerintah Provinsi Lampung juga terus mendorong peningkatan
produksi jagung serta memperkuat kerja sama antardaerah, salah satunya melalui
perjanjian kerja sama sektor pertanian antara Provinsi Lampung dan Provinsi
Jawa Tengah.
“Kolaborasi antardaerah menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan
nasional secara berkelanjutan,” pungkas Gubernur Lampung. [MFH/Diskominfo
Pesawaran]











3.jpg)