- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Bupati Nanda Salurkan Ribuan Paket Beras untuk Keluarga Balita Stunting

PESAWARAN,
MFH,-- Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Palang Merah Indonesia (PMI)
menjadi momen istimewa bagi Kabupaten Pesawaran. Jumat, 26 September 2025,
Bupati Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M., bersama jajaran pengurus PMI Kabupaten
Pesawaran, turun langsung menyalurkan bantuan logistik berupa beras kepada
keluarga balita stunting dan ibu hamil berisiko stunting di Desa Sukaraja,
Kecamatan Gedong Tataan. Kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dan
PMI dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat, terutama dalam pemenuhan gizi
keluarga.
Dengan
tema “Tebarkan Kebaikan”, Plt. Ketua PMI Pesawaran, dr. Imelda Carolia,
menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar simbol peringatan HUT,
tetapi juga wujud nyata kontribusi PMI dalam memberikan dukungan gizi bagi
masyarakat yang membutuhkan.
“Ini
adalah bentuk kepedulian kami kepada keluarga yang terdampak stunting. Dengan
bantuan beras ini, diharapkan keluarga bisa memenuhi kebutuhan gizi dasar,
khususnya untuk balita dan ibu hamil,” ujar dr. Imelda Carolia.
Baca Lainnya :
- Napsiah Warga Desa Gunung Sugih Kedondong Terima Manfaat Program BERKAT0
- Yonif 7 Marinir Laksanakan Tradisi Pelepasan Purna Tugas Prajurit0
- Gerak Cepat Pleton Siaga Bencana Yonif 7 Marinir Atasi Material Tanah Longsor0
- Banjir dan Longsor Melanda Jalan RE Martadinata Lempasing0
- Upacara Unik, Gubernur Rahmat Mirzani Jadi Inspektur Upacara Peringatan HUT ke-80 RI di Atas Laut0
Total
sebanyak 723 paket bantuan beras disiapkan untuk masyarakat yang masuk kategori
rawan stunting di seluruh kecamatan. Pembagian bantuan akan dilakukan secara
serentak pada Sabtu, 27 September 2025, dengan prioritas keluarga yang memiliki
balita maupun ibu hamil berisiko. Setiap paket diharapkan dapat memberikan
manfaat nyata dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan
masyarakat.
Bupati
Nanda Indira menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, PMI, dan
masyarakat dalam menanggulangi masalah stunting. “Bantuan ini diharapkan dapat
mendukung pemenuhan gizi keluarga, terutama anak-anak yang rentan terhadap
stunting. Semoga langkah kecil ini bisa meringankan beban masyarakat sekaligus
menjadi dorongan bagi mereka untuk hidup lebih sehat,” ungkap Bupati.
Selain
penyaluran beras, kegiatan ini juga diwarnai edukasi singkat tentang pola gizi
seimbang, pentingnya ASI eksklusif, dan pemantauan kesehatan balita. Bupati
Nanda berharap program ini dapat berlanjut secara berkesinambungan, bukan hanya
sebagai kegiatan simbolik, tetapi menjadi bagian dari upaya strategis menekan
angka stunting di Pesawaran.
Salah
satu penerima manfaat, Susanti, mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan
beras ini. “Bantuan ini sangat berarti untuk keluarga kami. Terima kasih kepada
Bupati dan PMI yang peduli pada kami. Semoga PMI terus maju dan mampu membantu
masyarakat lebih luas lagi,” ujarnya dengan penuh rasa syukur.
Selain
fokus pada masalah gizi dan stunting, PMI Pesawaran juga berkomitmen untuk
memperluas kiprah sosialnya. Dr. Imelda menyebutkan bahwa ke depan PMI akan
lebih aktif dalam kegiatan tanggap bencana, penyuluhan tentang bahaya narkoba,
serta pembinaan remaja melalui Palang Merah Remaja (PMR). Langkah-langkah ini
diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial dan kesadaran kesehatan di
kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Kegiatan
ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan PMI mampu
menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. HUT ke-80 PMI tidak hanya
dirayakan dengan seremoni, tetapi juga dengan aksi nyata yang menyentuh
kehidupan masyarakat di tingkat akar rumput. [MFH/***]











3.jpg)