- Bupati Riyanto Pamungkas Kukuhkan Paskibraka Pringsewu Tahun 2026
- Paskibraka Lamtim 2026 Dikukuhkan, Siap Kibarkan Sang Merah Putih
- Karnaval HUT ke-81 RI di Kecamatan Sukadana Meriah
- Jelang HUT ke-81 RI, Wali Kota Metro Serahkan Duplikat Bendera Pusaka
- Walikota Kukuhkan 31 Calon Paskibraka Kota Metro
- Lospem Lambar Ramai Tiap Minggu, Bupati Dorong Hiburan untuk Gaet Pengunjung
- Bupati Parosil Kukuhkan Paskibraka Lampung Barat
- Wabup Pesisir Barat Hadiri Jambore Nasional Pramuka XII di Cibubur
- Bupati Dedi Irawan Tutup Festival Nyambai 2026
- Polsek Wonosobo Amankan Tiga Pelajar Diduga Pelaku Jambret di Jalinbar Tanggamus
Bupati Pesawaran Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Terhadap Lingkungan

PESAWARAN, MFH,-- Pemerintah
Kabupaten Pesawaran menggelar Doa Bersama Lintas Agama Tahun 2025 yang
diselenggarakan di Lapangan Desa Roworejo, Kecamatan Negeri Katon, Jumat
(5/12/2025). Kegiatan ini dipandu oleh Jamus Kalimosodo dan menghadirkan
berbagai tokoh lintas agama serta masyarakat Kabupaten Pesawaran.
Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira
B., S.E., M.M membuka secara resmi kegiatan tersebut dengan didampingi Wakil
Bupati Antonius Muhammad Ali dan Sekretaris Daerah Wildan. Turut hadir unsur Forkopimda
Pesawaran, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, para Kepala Perangkat Daerah,
serta para camat.
Dalam sambutannya, Bupati Nanda
Indiramengajak seluruh masyarakat menjadikan doa bersama sebagai momentum
memperkuat persaudaraan, introspeksi, serta upaya memperbaiki hubungan manusia
dengan alam.
Baca Lainnya :
- Bupati Nanda Indira Apresiasi Gerakan Lingkungan KOPRI PB PMII 0
- Pemkab Pesawaran Beri Apresiasi ASN Berprestasi dan Santunan untuk Purna Tugas0
- Pemkab Pesawaran Gelar Pembinaan Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Kesehatan0
- Pemkab Pesawaran Dorong Literasi Keuangan Masyarakat Lewat Edukasi Menabung Saham0
- Beragam Perlombaan Semarakkan HUT KORPRI Ke-54 Kabupaten Pesawaran0
Bupati menyampaikan bahwa musibah
bencana alam yang melanda Sumatera dalam sepekan terakhir menjadi pengingat
bahwa manusia memiliki keterbatasan. Menurutnya, doa dan kesiapsiagaan adalah
upaya penting dalam menghadapi musibah bencana.
“Saya menyambut baik kegiatan ini
karena dapat mempersatukan seluruh umat beragama. Semoga melalui doa bersama
ini, Kabupaten Pesawaran senantiasa diberkahi, dilindungi, dan dijauhkan dari
marabahaya,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Forum
Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pesawaran Yusup Ansori, dalam
kesempatan yang sama menyampaikan bahwa kegiatan doa lintas agama ini menjadi
momen strategis dalam mempererat persaudaraan dan solidaritas antarmasyarakat.
“Pada usia Pesawaran yang ke-18
ini, mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana untuk memperkokoh kerukunan,
mempererat silaturahmi, dan menjaga persatuan. Kita juga berharap bupati dan
wakil bupati yang telah mulai bekerja dapat menjalankan amanah dengan dukungan seluruh
elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh tokoh
agama dan masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk bersama-sama menghindari ujaran
kebencian serta memperkuat nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
“Setiap agama mengajarkan kebaikan,
kedamaian, dan harmoni. Karena itu mari kita bersama menjaga kesatuan,
mendukung pembangunan daerah, dan menjauhkan diri dari hal-hal yang memecah
belah,” tutupnya. [MFH/Diskominfo
Pesawaran]











3.jpg)