- DPRD Setujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
- Diskominfotiksan Perkuat Monitoring Kinerja Pegawai Lewat Inisiasi Pengembangan SIMON
- Wabup Lamtim Azwar Hadi Dorong Lulusan SMK Berdaya Saing Global
- Bupati Ela SIti Nuryamah Kukuhkan Kampung Siaga Bencana
- Panen Raya Petani Mitra Adhyaksa, Bukti Sinergi Kejaksaan dan Pemkab Lampung Timur
- Pemkot Metro Tinjau Sentra Bawang Merah Solok
- Bupati Solok dan Wali Kota Metro Perkuat Kerja Sama Antar Daerah
- Wakil Bupati Lambar Perkuat Sinergi MBG, Targetkan 29 SPPG Penuhi Standar dan Tepat Sasaran
- Pemkab Pesisir Barat Perketat Pengawasan Pajak Hotel dan Restoran
- Bupati Pesisir Barat Lepas 15 Siswa Sekolah Rakyat Tahun 2026
Bupati Pesisir Barat Lepas 15 Siswa Sekolah Rakyat Tahun 2026
Wujud Komitmen Pemerataan Akses Pendidikan

PESISIR BARAT, MFH,-- Bupati Pesisir Barat
secara resmi melepas dan memberangkatkan 15 siswa baru Program Sekolah Rakyat
Tahun 2026 pada kegiatan Pelepasan dan Pemberangkatan Siswa Baru Sekolah Rakyat
Kabupaten Pesisir Barat yang digelar di Halaman Komplek Perkantoran Pemerintah
Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (30/7/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli
Bupati, Heny Yulistiani, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan,
Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pesisir Barat,
Irhamudin, S.KM., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan
Persandian Kabupaten Pesisir Barat, M. Belly Oscar, S.H., M.H., Koordinator
Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pesisir Barat beserta jajaran
Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), kabid Linjamsos dan penanganan fakir
miskin serta para orang tua/wali siswa, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas
Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana
(Dinsos P3AKB) Kabupaten Pesisir Barat tersebut merupakan bentuk dukungan
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terhadap Program Sekolah Rakyat yang
diinisiasi Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Sosial sebagai
upaya meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Baca Lainnya :
- Bunda Literasi Pesisir Barat Resmi Dikukuhkan0
- Pengurus Pramuka Karya Penggawa daan Pulau Pisang Dilantik 0
- Kantor Imigrasi Segera Hadir di Pesisir Barat, Pemkab ikuti Rapat Pembahasan 0
- Bupati Dedi Irawan Terima Audiensi Rektor Universitas Aisyah Pringsewu0
- Wabup Lantik Pengurus Pramuka Pesisir Barat, Perkuat Pembinaan Generasi Muda 0
Program Sekolah Rakyat dilaksanakan berdasarkan
Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Sekolah Rakyat, Surat Kementerian Sosial Republik
Indonesia melalui Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi
Kesejahteraan Sosial Nomor: B/336/9/KS.01/7/2026 tanggal 1 Juli 2026 tentang
Pemberitahuan Masuk Tahun Ajaran Baru 2026/2027, kebijakan Kementerian Sosial
Republik Indonesia, arahan Bupati Pesisir Barat, serta Program Kerja Dinas
Sosial P3AKB Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026.
Sebanyak 15 calon siswa secara resmi dilepas
untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat, terdiri atas 1 siswa jenjang
Sekolah Dasar (SD), 5 siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 9 siswa
jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Pelepasan tersebut bertujuan memberikan
motivasi kepada peserta didik, memberikan dukungan kepada orang tua, serta
mendukung pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang
membutuhkan.
Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat
menyampaikan bahwa Program Sekolah Rakyat ngerupako wujud nyata komitmen
pemerintah dilom ngeniko kesempatan pendidikan sai berkualitas mit sanak-sanak
jak keluarga sai membutuhko. Pendidikan udi hak setiap sanak tanpa mandang
latar belakang ekonomi ataupun kondisi sosial. Mak kakhna wat sai pun sanak sai
kelebonan kesempatan dilom ngeraih cita-citani mani ulehni keterbatasan.
Kepada para calon siswa, Bupati berpesan,
"Anak-anakku sai sikindua banggako, khani
ji ialah awal jak perjalanan panjang keti. Manfaatko kesempatan sai sangat
berharga sinji dengan sebuyun-buyunni. Belajarlah sungguh-sungguh, disiplin,
jaga nama baik keluarga jama daerah, hormati guru, jama bangunlah persahabatan
sai baik jama sesama. Ingoklah bahwa keberhasilan layin ditentuko jak ipa mana
nekham berasal, kidang oleh kemauan untuk tekhus belajar, bekerja keras, jama
mawek mudah menyerah. Jadiko keterbatasan sebagai motivasi untuk meraih
prestasi."
Bupati juga menyampaikan pesan kepada para
orang tua dan wali siswa,
"Jama ulun tuha khik wali siswa Sekolah
Rakyat, sikindua memahami bahwa ngelepas putra-putri untuk menempuh pendidikan
jawoh jak lamban lain hal sai mudah. Kidang yakinlah, langkah inji ngerupako
investasi terbaik untuk masa depan tiyan. Ijah neram terus ngedo'ako,
ngedukung, khik ngeni semangat yin anak-anak nekham mampu nyelesaiko pendidikan
dengan baik khik kelak muloh jadi generasi sai ngebanggako Kabupaten Pesisir
Barat."
Mengakhiri sambutannya, Bupati menegaskan
komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung peningkatan
kualitas pendidikan.
"Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat akan
tekhus ngedukung apipun program sai bertujuan ngeningkatko kualitas pendidikan
khik kesejahteraan masyarakat. Sekam berharap anak-anak sai berangkat khani
sinji kelak muloh menjadi generasi sai cerdas, berkarakter, berakhlak mulia,
mandiri, jama mampu berkontribusi dilom ngebangun daerah sai kham cintai. Payu
kham jadiko momentum sinji sebagai penguat tekad bakhong. Pendidikan ialah
khanglaya utama mutukko rantai kemiskinan, ningkatko kualitas hukhik
masyarakat, jama ngewujudko Kabupaten Pesisir Barat semakin maju, sejahtera,
khik berdaya saing."
Kegiatan pelepasan ini
menjadi wujud nyata sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten
Pesisir Barat dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan
tersebut dengan sebaik-baiknya, menyelesaikan pendidikan dengan baik, serta
kelak menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu memberikan
kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat.[MFH/Diskominfotiksan
Pesisir Barat]











3.jpg)