- Sekdaprov Marindo Pimpin Rapat Evaluasi Sekolah Rakyat bersama BPKP
- Sekda Tedi Zadmiko Ikuti Rakor Virtual dengan Kantor Staf Kepresidenan RI
- BNN Provinsi Lampung dan Pemkot Metro Perkuat Sinergi P4GN
- Polres dan Pemkot Metro Gelar Aksi Korve, Wujudkan Sinergi dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini
- Bupati dan Wakil Bupati beserta Kadiskes serta Kepala OPD lain Tatap Muka Dalam Rangka Konsultasi
- Wakil Bupati Umi Laila Buka Musrenbang Kecamatan Banyumas
- Pemkab Pringsewu Bersama Forkopimda Laksanakan Kerja Bakti Pembersihan Fasilitas Publik
- Pemkab Pesawaran Laksanakan Gerakan Bersih-Bersih Dukung Indonesia ASRI
- Petani Keluhkan Perbaikan Tanggul Way Pisang Asal-Asalan, BBWS Lampung Tutup Mata
Bupati Pesisir Barat Tinjau Proyek PLTM Way Melesom
Pastikan Lingkungan dan Hak Air Warga Terjaga

PESISIR BARAT, MFH,--Bupati Pesisir
Barat, Dedi Irawan, meninjau progres pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga
Minihidro (PLTM) Way Melesom di Kecamatan Lemong, Senin (24/11/2025).
Kunjungan ini dilakukan sebagai
tindak lanjut atas kekhawatiran masyarakat mengenai potensi dampak pembangunan
PLTM terhadap lingkungan serta pasokan air bagi warga sekitar.
Sungai Way Melesom merupakan sumber
utama air bersih dan irigasi sawah bagi masyarakat. Rencana pembangunan
bendungan dalam proyek tersebut menimbulkan kekhawatiran akan menurunnya debit
air menuju permukiman dan lahan pertanian.
Baca Lainnya :
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Paripurna DPRD Pesibar 0
- Momen Hari Bhakti Kemenimipas ke-1, Bupati Dedi Irawan Terima Penghargaan0
- Wakil Bupati Pesibar Pimpin Rakor Terkait Rencana Pilratin Serentak 20260
- Ketua DWP Elizawati Tedi Zadmiko Buka Pelatihan Pembuatan Kerupuk0
- Bupati Hadiri Pengukuhan DPD dan DPC ABPEDNAS0
Menanggapi aspirasi tersebut,
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan melakukan kajian ulang secara menyeluruh,
mulai dari aspek perizinan hingga Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL).
“Keselamatan ekosistem dan hak
masyarakat atas air harus menjadi prioritas utama dalam setiap pembangunan,”
tegasnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa jika
hasil kajian menunjukkan proyek PLTM berpotensi membahayakan lingkungan atau
mengurangi jatah air warga, tidak menutup kemungkinan proyek tersebut akan
dihentikan.
Dedi Irawan menambahkan bahwa
setiap investasi harus dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan memberikan
manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, bukan sebaliknya.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat,
lanjutnya, berkomitmen memantau secara ketat perkembangan proyek PLTM Way
Melesom serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan lingkungan.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati
turut memeriksa lokasi turbin, sejumlah titik vital pembangunan, serta area
bendungan yang direncanakan menjadi tempat penampungan air.
Kegiatan peninjauan ini juga
dihadiri oleh Antoni Wijaya, S.P., M.M., Plt Kepala Dinas Komunikasi dan
Informatika sekaligus Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdakab
Pesisir Barat, serta Isnaeni Adiyta Marvan, S.H., M.M., Kepala Bagian Protokol
Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat. Turut hadir pula Camat Lemong dan
sejumlah peratin (kepala desa) setempat.
Pemerintah daerah
memastikan bahwa setiap tahapan proyek harus dilakukan secara transparan serta
tidak mengabaikan kepentingan masyarakat sekitar. [MFH / Diskominfotiksan]











3.jpg)