- Bersama Puskemas Tanjung Bintang BAZNAS Lamsel Gelar Khitanan Gratis
- Rangkaian Shobat BAZNAS Lamsel Salurkan Bantuan ke Pelaku UMKM Hingga Kaum Duafa
- Calon Kapekon se-Pringsewu Komitmen Sukseskan Pemilihan Kakon Serentak 2026
- Pemkot Metro dan Kantor Pertanahan Teken Kerja Sama
- Pemkab Lampung Utara Ikuti Rakor Bersama Kemendagri
- Buka Gladian Pramuka Lampura, Bupati Tekankan Pentingnya Jiwa Kepemimpinan
- Bupati Parosil Dukung Podcast IJTI untuk Promosikan Potensi Lampung Barat
- Mantapkan Persiapan Tadzim Quran 2026, BKMT Pesibar Perkuat Koordinasi dan Syiar Islam
- Bupati dan Wabup Pesisir Barat Tinjau Langsung Pembangunan Jalan Yonif TP 944/RSC
- Bupati Saleh Asnawi Buka Festival Literasi Tanggamus 2026
Bupati Saleh Asnawi Buka Festival Literasi Tanggamus 2026
Dorong Generasi Muda Kritis dan Berbudaya

TANGGAMUS, MFH,-- Bupati Tanggamus Drs. H. Moh.
Saleh Asnawi, M.A., M.H., membuka acara puncak Festival Literasi Kabupaten
Tanggamus Tahun 2026 di kawasan Wisata Pantai Muara Indah, Kotaagung, Selasa,
13 Oktober 2026.
Mengusung semangat Membangun Tanggamus Cerdas,
Berdaya, dan Berbudaya, festival ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah
Kabupaten Tanggamus memperkuat budaya baca, meningkatkan kemampuan masyarakat
dalam mengolah informasi, serta mendorong generasi muda menghasilkan karya yang
mengangkat kearifan lokal.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tanggamus
Moh. Saleh Asnawi, Bunda Literasi Kabupaten Tanggamus Dra. Hj. Siti Mahmudah
Saleh, M.Pd., serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung
Dra. Evie Fatmawaty, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten
Tanggamus Aria Resukia, S.T., M.M.
Baca Lainnya :
- Wakapolres Tanggamus Tekankan 11 Program Quick Wins Kapolri0
- Afrida Susanti Resmi Pimpin PERWOSI Tanggamus 2025–20290
- Evaluasi Pemerintahan di Sumberejo, Sekda Cek Sekolah, Puskesmas Hingga Koperasi Merah Putih0
- Polsek Kota Agung Tangkap Dua Pencuri Motor di Kolongan Burung Merpati0
- Yonif TP 945/PPC Hadir di Tanggamus, Perkuat Sinergi TNI, POLRI, dan Masyarakat0
Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan
Daerah (Forkopimda) atau perwakilannya, para asisten dan staf ahli bupati,
kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala pekon, kepala sekolah,
guru, tenaga pendidik, pengurus TP-PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP)
Kabupaten Tanggamus, Bunda Literasi kecamatan dan pekon, pengelola
perpustakaan, pegiat literasi, komunitas literasi, peserta lomba, orang tua, serta
tamu undangan lainnya.
Bupati:
Literasi Bukan Sekadar Membaca dan Menulis
Dalam sambutannya, Bupati Moh. Saleh Asnawi
menekankan bahwa literasi memiliki peran penting dalam membangun kualitas
sumber daya manusia dan menentukan masa depan generasi muda.
Menurutnya, kemampuan literasi tidak cukup
hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami
informasi, berpikir kritis, membedakan informasi yang benar dan salah, serta
memanfaatkan pengetahuan secara bertanggung jawab.
Bupati juga menyoroti pentingnya dukungan
keluarga, sekolah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun kebiasaan
literasi sejak dini.
Ia mengingatkan bahwa kemajuan daerah tidak
hanya ditentukan oleh kekayaan alam, tetapi juga oleh kualitas pengetahuan dan kecerdasan
masyarakatnya.
Melalui festival ini, pemerintah daerah
berharap gerakan literasi semakin berkembang dan menjadi kebiasaan dalam
kehidupan sehari-hari, terutama di kalangan anak-anak dan generasi muda.
Bupati turut mengapresiasi Dinas Perpustakaan
dan Kearsipan Kabupaten Tanggamus serta seluruh pihak yang telah berkontribusi
dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan literasi sepanjang 2026.
Bunda
Literasi: Anak Muda Harus Mampu Memilah Informasi
Bunda Literasi Kabupaten Tanggamus, Dra. Hj.
Siti Mahmudah Saleh, M.Pd., menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan
derasnya arus informasi membuat kemampuan literasi semakin penting.
Menurutnya, generasi muda harus mampu
memanfaatkan teknologi secara bijak, memilih informasi yang benar, serta tetap
menjaga karakter dan akar budaya daerah.
"Jangan takut membaca. Jangan takut
bertanya. Jangan takut bermimpi. Dan jangan takut berkarya," pesan Siti
Mahmudah kepada anak-anak dan generasi muda Tanggamus.
Ia menjelaskan bahwa berbagai perlombaan dalam
festival tersebut dirancang untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas
peserta.
Lomba resensi buku mendorong peserta memahami
bacaan dan menyampaikan gagasan. Lomba video konten literasi berbasis kearifan
lokal mengajak generasi muda memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan
potensi dan budaya daerah.
Sementara itu, lomba perpustakaan desa terbaik
bertujuan mendorong perpustakaan menjadi pusat pembelajaran masyarakat,
sedangkan lomba bertutur tingkat SD/MI menjadi sarana mewariskan cerita,
sejarah, nilai budaya, dan kearifan lokal kepada generasi berikutnya.
Siti Mahmudah juga mengajak orang tua membangun
kebiasaan membaca di lingkungan keluarga serta mendorong guru, pengelola
perpustakaan, dan pegiat literasi untuk terus menghadirkan kegiatan yang
menarik dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia mengapresiasi dukungan Bupati Tanggamus,
pemerintah daerah, satuan pendidikan, pemerintah pekon, komunitas, dunia usaha,
serta masyarakat dalam memperkuat gerakan literasi.
Dinas
Perpustakaan Provinsi Lampung Apresiasi Tanggamus
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Provinsi Lampung, Dra. Evie Fatmawaty, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah
Kabupaten Tanggamus, khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, atas penyelenggaraan
Festival Literasi 2026.
Ia menegaskan bahwa literasi tidak hanya
berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan mengolah
informasi secara kritis dan memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Evie, terdapat tiga hal penting yang
perlu diperkuat dalam pengembangan budaya literasi, yakni membangun kebiasaan
membaca sejak dini, memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang belajar dan
berkreasi, serta meningkatkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, keluarga,
sekolah, komunitas, dan masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat membiasakan
anak-anak mencintai buku dan tidak hanya bergantung pada perangkat digital.
Melalui sinergi pemerintah provinsi dan
kabupaten, ia berharap budaya literasi semakin tumbuh dan memberikan manfaat
nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lampung.
Aria
Resukia: Literasi Harus Menjadi Kebiasaan Jangka Panjang
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Kabupaten Tanggamus, Aria Resukia, S.T., M.M., dalam laporannya menjelaskan
bahwa festival tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah
memperkuat budaya baca sekaligus membangun ekosistem literasi yang melibatkan
berbagai unsur masyarakat.
Rangkaian kegiatan Festival Literasi Tanggamus
2026 meliputi bimbingan teknis kepenulisan, sosialisasi dan advokasi
perpustakaan sekolah serta taman bacaan masyarakat, kegiatan literasi
informasi, lomba resensi buku, lomba video konten literasi berbasis kearifan
lokal, lomba bertutur tingkat SD/MI, serta lomba perpustakaan desa terbaik.
Aria menjelaskan bahwa kegiatan tersebut
melibatkan pelajar, guru, pengelola perpustakaan, pegiat literasi, komunitas,
dan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa perlombaan bukanlah tujuan
akhir, melainkan salah satu cara untuk menumbuhkan minat baca dan kemampuan
peserta dalam memahami informasi.
"Jadi, lomba ini salah satu cara
menstimulus kita, tapi ini tetap kerja jangka panjang dan harus melibatkan
semua," ujar Aria.
Menurutnya, proses literasi yang baik tidak
berhenti pada membaca, tetapi dilanjutkan dengan memahami isi bacaan,
mengevaluasi informasi, dan memanfaatkan pengetahuan untuk mengambil keputusan
serta menyelesaikan persoalan dalam kehidupan.
Aria juga menyoroti pentingnya memperkuat peran
perpustakaan umum, perpustakaan khusus, dan taman bacaan masyarakat. Ia
mendorong berbagai instansi untuk menghadirkan pojok baca sebagai sarana
memperluas wawasan.
Ke depan, penguatan literasi diharapkan dapat
dilakukan melalui kolaborasi lintas perangkat daerah dan berbagai pemangku
kepentingan agar edukasi masyarakat semakin luas, termasuk terkait persoalan
sosial dan perlindungan perempuan serta anak.
Penandatanganan
Buku Antologi dan Gerakan Membaca Senyap
Salah satu agenda utama dalam acara puncak festival adalah penandatanganan buku antologi kearifan budaya lokal oleh Bupati Tanggamus bersama Bunda Literasi.
Buku tersebut menjadi wadah dokumentasi karya
tulis yang mengangkat kekayaan budaya dan kearifan lokal Tanggamus.
Kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Membaca
Senyap selama lima menit yang diikuti seluruh peserta. Gerakan ini menjadi
simbol ajakan membangun kebiasaan membaca di tengah kesibukan dan perkembangan
teknologi.
Festival juga menghadirkan stan literasi,
produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta kegiatan lomba mewarnai
bagi anak-anak PAUD/TK.
Selain menjadi ruang apresiasi bagi para pegiat
literasi, kegiatan tersebut mempertemukan literasi dengan kreativitas, seni,
budaya, dan potensi ekonomi masyarakat.
Daftar
Pemenang Festival Literasi Tanggamus 2026
Dalam rangkaian acara puncak, panitia juga
menyerahkan penghargaan kepada para pemenang berbagai perlombaan literasi.
Lomba Perpustakaan Desa Terbaik
- Juara I: Perpustakaan Rumah Baca Berlian, Pekon
Kagungan, Kecamatan Kotaagung Timur.
- Juara II: Perpustakaan Buay Belunguh, Pekon
Kanoman, Kecamatan Semaka.
- Juara III: TBM Umi Ucy, Pekon Sedayu, Kecamatan
Semaka.
- Harapan I: Perpustakaan Andan Ya, Pekon
Sukanegeri Jaya, Kecamatan Talang Padang.
- Harapan II: Perpustakaan Ibnu Sina Kotabatu,
Pekon Kotabatu, Kecamatan Kotaagung.
- Harapan III: TBM Nurul Falah, Pekon Tanjung
Heran, Kecamatan Pugung.
Lomba
Resensi Buku Tingkat SMP/Sederajat
- Juara I: Syalkah Tradinda Lubka, SMPN 1 Semaka,
nilai 556.
- Juara II: Amanda Meilindia Sari, SMPN 1 Semaka,
nilai 554.
- Juara III: Queen Ayysha, MTsN 1 Tanggamus,
nilai 553.
Lomba
Resensi Buku Tingkat SMA/Sederajat
- Juara I: Rara Nurmaisya Azzahra, SMAN 1 Semaka,
nilai 566.
- Juara II: Lailatun Nafisah, SMAN 1 Air
Naningan, nilai 556.
- Juara III: Elisabeth Ria Destyadi, SMAN 1 Air
Naningan, nilai 548.
Lomba
Video Konten Literasi
- Juara I: Zaki Farhan, Kotaagung, nilai 72,5.
- Juara II: Eka Wahyu Safitri, Kotaagung Barat,
nilai 72,08.
- Juara III: Marlinawati, S.Pd., Gisting Atas,
nilai 63,9.
Tujuh
Peserta Video Terbaik
- Ririn Salsabila, Kagungan, nilai 63,5.
- Franes Agung Syafe'i, Campang 1, Gisting, nilai
62,08.
- Nadila Nur Mahesa, Kusa, nilai 51,66.
- Shifa Indriyati, Sudimoro, nilai 51,25.
- Innas Sofiyatul Kamilla, Sedayu, nilai 51,25.
- Salma Martina, Air Naningan, nilai 50.
- Listiani, Talang Padang, nilai 49,5.
Lomba
Bertutur Tingkat SD/MI
- Juara I: Muhammad Al Ghozali, SDN 1 Banding
Agung.
- Juara II: Kaesar Akbar Nurdaffa, SDN Sumanda.
- Juara III: Muhammad De Rajendra, SDS IT Teladan
Kotaagung.
- Harapan I: Revita Asyilla Putri, MIN 2
Tanggamus.
- Harapan II: Fiona Areta Rahmadina, SDS IT
Teladan Kotaagung.
- Harapan III: Azizah Amarsia Gunawan, SDN
Srikaton.
Festival Literasi Kabupaten Tanggamus Tahun
2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya membaca, meningkatkan
kemampuan masyarakat dalam memahami informasi, serta mendorong lahirnya generasi
muda yang cerdas, kreatif, kritis, dan tetap berpegang pada nilai-nilai budaya
lokal.
Penguatan literasi membutuhkan kesinambungan
program dan keterlibatan semua pihak agar kebiasaan membaca, belajar, dan
berkarya dapat tumbuh di keluarga, sekolah, perpustakaan, pekon, dan lingkungan
masyarakat. [MFH/Din/rils]











