- Meriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PPKPM Gelar Berbagai Lomba
- Wagub Jihan Kukuhkan Paskibraka Lampung 2026
- Pemkab Pesawaran Perkuat Penyusunan APBD 2027 Melalui Peluncuran SATSET RKA
- Wabup Pringsewu Buka Perkemahan PTA dan Ujian SKU Pramuka Penegak Calon Bantara
- Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Semarak Kemerdekaan
- Bupati dan Wakil Bupati Lamtim Hadiri Rapat Paripurna Pidato Kenegaraan Presiden RI
- Pemkot Metro Dorong Perempuan Perkuat Literasi Keuangan
- Pemerintah Kota Metro Ikuti Sidang Tahunan MPR RI 2026
- Bupati Parosil Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo
- BKMT Pesisir Barat Gelar Pengajian Rutin di Pekon Way Sindi Utara
Dalam Dua Jam Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan IRT di Lampung Utara

LAMPUNG UTARA, MFH,-- Polisi bergerak cepat menangani kasus
pembunuhan seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Lampung Utara. Hanya
dalam waktu dua jam setelah korban ditemukan tewas, pelaku berhasil ditangkap.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni
Iswandari mengatakan, pelaku yang ditangkap ternyata adalah suami korban
sendiri bernama RMS (31), warga Desa Cempaka, Kecamatan Sungkai, Lampung Utara.
“Alhamdulillah dua jam setelah korban
ditemukan, tim Tekab 308 Polres Lampung Utara berhasil menangkap pelaku. Benar,
pelaku adalah suami korban berinisial RMS,” kata Yuni, Jumat (22/8/2025).
Baca Lainnya :
- Bupati Lampung Utara Kunjungi BRI Cabang Kotabumi, Dorong Sinergi Percepatan Pembangunan Daerah0
- Wabup Lampura: Hilangkan Aset RSUD Ryacudu Adalah Tindakan Pidana0
- Wakil Bupati Tinjau PT. Bumi Waras Terkait Perizinan Usaha0
- Polres Lampung Utara Gelar Penanaman Jagung Serentak0
- Letkol Inf Roni Faturohman Pimpin Kodim 0412/LU0
Pelaku ditangkap tidak jauh dari
lokasi kejadian, tepatnya di sekitar kebun singkong di Dusun Bumi Rejo, Desa
Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara, tempat korban AS (29) ditemukan meninggal
dunia pada Kamis (21/8/2025) sore.
“Pelaku saat ini sudah diamankan di
Mapolres Lampung Utara dan sedang menjalani pemeriksaan. Penyidik masih
mendalami keterangan yang bersangkutan untuk mengungkap motif peristiwa ini,”
ujarnya.
Yuni juga meminta pihak keluarga
korban dan masyarakat sekitar untuk menahan diri serta mempercayakan penanganan
kasus sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
“Kami pastikan proses hukum akan
ditegakkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kami mohon pihak keluarga
tetap tenang dan tidak terpancing emosi,” tegasnya.
Sebelum
ditemukan tewas, korban sempat cekcok dengan pelaku yang ternyata adalah
suaminya. Tak lama kemudian, AS ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kebun
singkong. [MFH/**]











3.jpg)