- Dilarang Menyeberang di Bakauheni, Puluhan Sopir Truk Pengangkut Gabah Asal Pulau Jawa Protes
- Gubernur Dorong Pendamping PKH Pastikan Keluarga Miskin Mendapat Perlindungan Sosial
- Pemprov Lampung dan TNI-Polri Perkuat Mitigasi TNWK, Lindungi Gajah dan Warga
- Polsek Talang Padang Tangkap Tersangka Pencuri Sepeda Motor di Masjid Gunung Alip
- Bursa Ketua IJTI Krakatau Raya: Jurnalis Kompas TV Serahkan Berkas Pendaftaran
- Sektor Perkebunan jadi Penopang Ekonomi, Pemprov Lampung Perkuat Produksi hingga Hilirisasi
- Pringsewu Raih Penghargaan Kabupaten Pangan Aman Level 5 dari Badan POM
- Kadis Kominfo Tekankan Pentingnya Transformasi Digital di Pemkab Lamtim
- Bupati Ela Siti Nuryamah, Terima Silaturahmi Siswa Seskoad 2026
- Ratusan Warga Ganjar Agung Antusias Ikuti Jalan Sehat Semarak HUT ke-81 RI
Gubernur Dorong Pendamping PKH Pastikan Keluarga Miskin Mendapat Perlindungan Sosial

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal meminta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) memastikan
seluruh keluarga penerima manfaat memperoleh akses terhadap berbagai program
perlindungan sosial pemerintah, mulai dari PKH, Kartu Indonesia Pintar (KIP),
BPJS Kesehatan, bantuan sembako hingga program pendidikan.
"Setiap pertemuan P2K2, yang pertama dicek
itu apakah mereka semua sudah dapat program pemerintah atau belum. KIP, KIS,
BPJS, sembako, PKH, semuanya harus dipastikan tidak ada yang terlewat,"
ucap Gubernur Mirza saat berdialog dengan warga Desa Labuhan Ratu, Kecamatan
Labuhan Ratu, Lampung Timur, Senin (31/8/2026).
Kunjungan kerja tersebut dirangkaikan dengan
penyerahan bantuan paket sembako kepada masyarakat penerima manfaat PKH.
Gubernur hadir didampingi Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Kepala Dinas
Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, serta Koordinator Wilayah PKH Provinsi
Lampung Slamet Riyadi.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung dan TNI-Polri Perkuat Mitigasi TNWK, Lindungi Gajah dan Warga0
- Kadis Kominfo Tekankan Pentingnya Transformasi Digital di Pemkab Lamtim0
- Bupati Ela Siti Nuryamah, Terima Silaturahmi Siswa Seskoad 20260
- Wabup Azwar Hadi Promosikan Potensi Lamtim di APKASI Otonomi Expo 20260
- Wabup Azwar Hadi Sampaikan Jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi terhadap Dua Raperda0
Dalam dialog bersama keluarga penerima manfaat,
Gubernur Mirza mendengarkan langsung persoalan yang dihadapi masyarakat,
khususnya buruh tani yang menjadi mata pencaharian mayoritas warga. Ia
menyoroti masih adanya warga yang mengeluhkan BPJS Kesehatan tidak aktif meski
sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan.
Gubernur Mirza meminta persoalan tersebut
segera didata dan diverifikasi oleh pendamping PKH agar hak masyarakat dapat
dipulihkan. Ia juga meminta pendamping mencatat warga yang belum menerima KIP
maupun bantuan pendidikan lainnya, termasuk anak-anak yang ingin melanjutkan
pendidikan hingga perguruan tinggi.
Selain itu, Gubernur mengajak keluarga penerima
manfaat memanfaatkan program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat
sebagai kesempatan meningkatkan kualitas pendidikan anak. Dalam pertemuan
tersebut, terdapat dua anak dari keluarga PKH yang telah bersekolah di Sekolah
Rakyat dan salah satunya berhasil meraih prestasi juara tingkat provinsi pada
cabang olahraga karate.
"Kalau anak-anak sekolahnya bagus, nanti
bisa kuliah dan masa depannya menjadi lebih baik. Tujuan akhirnya adalah
keluarga kita semakin sejahtera," ujar Gubernur Mirza.
Ia juga menekankan pentingnya semangat graduasi
atau naik kelas dari penerima bantuan menjadi keluarga yang mandiri secara
ekonomi. Menurut Gubernur, bantuan sosial bukan sekadar diberikan untuk
memenuhi kebutuhan, tetapi juga menjadi jalan bagi keluarga meningkatkan
kesejahteraan melalui usaha dan pendampingan berkelanjutan.
Koordinator Wilayah PKH Provinsi Lampung Slamet
Riyadi menjelaskan, kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2)
merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan oleh 1.542 pendamping
sosial di seluruh Lampung. Program tersebut menjangkau sekitar 391.000 keluarga
penerima manfaat di 15 kabupaten dan kota yang tersebar pada 229 kecamatan.
Slamet mengatakan materi P2K2 mencakup
pendidikan, kesehatan, gizi, pencegahan stunting hingga penguatan ekonomi
keluarga. Melalui forum tersebut, pendamping juga menjadi penghubung utama
masyarakat dalam mengakses berbagai program pemerintah.
Ia menambahkan, di Kabupaten Lampung Timur
terdapat 215 pendamping PKH yang bertugas pada 24 kecamatan. Jumlah tersebut
menjadi salah satu yang terbesar di Provinsi Lampung dalam mendampingi keluarga
penerima manfaat secara langsung di tingkat desa.
Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza juga
mengingatkan masyarakat agar menjaga bantuan sosial yang diterima dan tidak
menyalahgunakannya, termasuk menghindari praktik judi online yang dapat
berdampak pada status kepesertaan bantuan. Ia meminta warga tidak meminjamkan
KTP kepada pihak lain karena berpotensi disalahgunakan untuk kegiatan ilegal.
Melalui penguatan
pendampingan PKH dan integrasi berbagai program sosial, Pemerintah Provinsi
Lampung berharap masyarakat miskin dan rentan semakin mudah memperoleh layanan
pendidikan, kesehatan, pangan dan perlindungan sosial sehingga kesejahteraan
keluarga di Lampung dapat meningkat secara bertahap. [MFH/Pemerintah Provinsi
Lampung]










3.jpg)