- Bupati Parosil Lepas 2000 Rider Peserta Adventure Trail Gas Lambar 1
- Lepas Kafilah MTQ Ke-53 Lampung, Wakil Bupati Pesisir Barat Harapkan Prestasi Terbaik
- Polsek Kota Agung Identifikasi Peristiwa Kematian Pedagang Somay
- Polsek Pulau Panggung Bantu Truk Alami Kendala di Tanjakan Leter S
- Gubernur Mirza Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Doakan Kemajuan Lampung
- Gubernur Mirza Perkuat Penanganan Karhutla TNWK
- Pemkab Lampung Timur dan Kemenag Perkuat Sinergi
- Bupati Buka Verifikasi Lapangan Penganugerahan Parahita Ekapraya Lamtim
- Perkuat Sinergi, Kapolres Terima Audensi DPC SPRI Lampung Utara
- Bupati Parosil Serahkan Hibah Rp 70 Juta untuk Masjid Babussalam Mutar Alam
Gubernur Mirza Perkuat Penanganan Karhutla TNWK
Pemadaman Dikebut dan Kesehatan Warga jadi Perhatian

LAMPUNG TIMUR, MFH,-- Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal menegaskan percepatan penanganan kebakaran hutan dan lahan
(karhutla) di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) harus dilakukan secara
terpadu, dengan memastikan upaya pemadaman berjalan efektif dan dampak asap
terhadap masyarakat sekitar mendapat perhatian serius.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Mirza
saat meninjau langsung penanganan karhutla bersama Kepala Badan Nasional
Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi di kawasan TNWK,
Lampung Timur, Sabtu (24/10/2026). Peninjauan juga dilakukan melalui pemantauan
sejumlah titik kebakaran menggunakan helikopter untuk melihat kondisi lapangan
dan menentukan kebutuhan penanganan.
Gubernur Mirza menjelaskan, kondisi kebakaran
di bagian utara TNWK menghadirkan tantangan tersendiri. Selain karakteristik
lahan bergambut yang menyulitkan pemadaman, kecepatan angin yang tinggi dan
jauhnya sumber air turut memengaruhi upaya pengendalian api.
Baca Lainnya :
- Pemkab Lampung Timur dan Kemenag Perkuat Sinergi0
- Bupati Buka Verifikasi Lapangan Penganugerahan Parahita Ekapraya Lamtim0
- Koperasi Pesisir Diperkuat, Nelayan Lamtim Didorong Miliki Posisi Tawar Lebih Baik0
- Bupati Ela: 227 Ponpes Berperan Penting Membentuk Generasi Berilmu dan Berakhlak0
- Sekda Lampung Timur Lantik 90 ASN, Dorong Peningkatan Pelayanan Publik dan Inovasi Daerah0
Kebakaran yang berlangsung dalam beberapa waktu
terakhir juga menimbulkan asap yang berdampak pada permukiman masyarakat di
sekitar kawasan.
“Berkat bantuan BNPB, dalam beberapa minggu ini
dukungan logistik telah dikirimkan, termasuk helikopter untuk water bombing dan
peralatan pemadaman berupa pipa panjang. Hari ini progresnya cukup baik, dengan
sekitar lima hektare area dapat dipadamkan per hari,” ujar Gubernur Mirza.
Menurut Gubernur, percepatan pemadaman perlu
terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor, dukungan peralatan, serta
pembagian personel yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
Sekitar 360 personel gabungan dikerahkan dalam
penanganan karhutla ini, termasuk sekitar 330 personel TNI, bersama unsur BNPB,
Pemerintah Provinsi Lampung, BPBD, Polri, Manggala Agni, dan unsur terkait
lainnya.
Upaya pemadaman dilakukan melalui berbagai
metode, mulai dari pengerahan helikopter untuk water bombing, Operasi
Modifikasi Cuaca (OMC), hingga penggunaan pompa, selang, dan pipa panjang untuk
menjangkau titik api yang sulit diakses.
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi
menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan satelit hingga pukul 06.44 WIB,
terdeteksi 110 titik api di Provinsi Lampung, dengan sekitar 68 hektare area
yang dilaporkan masih belum padam.
BNPB juga menilai penggunaan pompa dengan
selang sepanjang hampir tiga kilometer cukup efektif untuk mendukung pemadaman.
Peralatan tersebut akan diupayakan untuk diperbanyak agar jangkauan penanganan
dapat diperluas.
Kesehatan
Warga Terdampak Asap jadi Perhatian
Di tengah upaya pemadaman, Gubernur Mirza turut
menaruh perhatian pada masyarakat di sekitar TNWK yang terdampak asap
kebakaran. Saat berinteraksi dengan warga, ia menyampaikan bahwa Pemerintah
Provinsi Lampung akan melakukan pengecekan kesehatan, terutama untuk mengetahui
dampak paparan asap terhadap pernapasan dan kondisi paru-paru.
Langkah ini menjadi bagian dari perhatian
pemerintah terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat yang tinggal di
sekitar kawasan terdampak, seiring penanganan kebakaran terus dilakukan.
Gubernur juga mengajak masyarakat mendoakan
para personel TNI dan relawan yang setiap hari berjuang memadamkan api di dalam
kawasan TNWK.
Evaluasi
Penyebab Kebakaran dan Pencegahan
Selain mempercepat pemadaman, pemerintah juga
akan mengevaluasi penyebab kebakaran, khususnya pada titik-titik yang berada di
sekitar permukiman. Evaluasi dilakukan bersama aparat penegak hukum dan unsur
terkait untuk mengetahui apakah kebakaran dipicu faktor alam atau aktivitas
manusia.
Kristomei mengingatkan bahwa upaya keras para
petugas di lapangan perlu didukung kesadaran masyarakat untuk tidak membuka
lahan dengan cara membakar.
“Di satu sisi, ada saudara-saudara kita yang
sedang berjuang memadamkan api. Karena itu, jangan sampai di sisi lain masih
ada yang membakar hutan dan lahan. Dampaknya dirasakan bersama oleh
masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Lampung bersama BNPB dan
seluruh unsur terkait terus memperkuat koordinasi untuk mempercepat pengendalian
karhutla di TNWK. Upaya ini diarahkan tidak hanya untuk memadamkan api, tetapi
juga mengurangi dampak asap terhadap masyarakat, melindungi ekosistem kawasan,
serta mencegah munculnya kebakaran baru.
Pemerintah mengajak seluruh masyarakat ikut
menjaga kawasan hutan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Dukungan masyarakat
menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan karhutla berjalan optimal
dan risiko kebakaran serupa dapat ditekan. [MFH/Pemerintah Provinsi Lampung]











