- Kemenag Kota Bandar Lampung Gelorakan Nasionalisme lewat Upacara HUT ke-81 RI
- HUT RI ke-81, Momentum Refleksi Perjalanan Bangsa dan Solidaritas di Tengah Bencana
- Ketua DWP Kemenag Bandar Lampung Upacara HUT ke-81 RI di Kantor Wali Kota
- Erwinto: Satker Kemenag Bandar Lampung Harus Bergerak Satu Arah dan Taat Regulasi
- Sekdaprov Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI
- Gubernur Mirza Pimpin Upacara HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Lampung
- Pemprov Lampung Ikuti Detik-Detik Proklamasi, Semangat Persatuan jadi Perekat Bangsa
- Bupati Pimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI Lampung Timur
- HUT ke-81 RI, 244 Warga Binaan Lapas Metro Terima Remisi, 13 Langsung Bebas
- Pemkot Metro Pererat Silaturahmi dengan Veteran
I Komang Koheri Hadiri Belangiran di Sesat Agung Nuwo Balak Sambut Ramadan 1447 H

LAMPUNG TENGAH, MFH,-- Pelaksana
Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah, I. Komang Koheri, S.E, M.Sos., menghadiri
Acara Adat Turun Mandi Belangiran dalam rangka menyambut datangnya Bulan
Suci Ramadhan 1447 Hijriah, yang digelar di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Rabu
(18/02/2026). Kegiatan adat tersebut berlangsung khidmat dan meriah, serta
menjadi momentum penting dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan tradisi
masyarakat Lampung menjelang Ramadhan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut
Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia Niluh, Ketua DPP Lampung Sai
Sjachroedin ZP, Anggota DPR RI Komisi VII Rycko Menoza, Wakil Gubernur Lampung
Jihan Nurlela, Sekretaris Daerah Lampung Tengah Welly Adiwantra, Plt Ketua TP
PKK Kabupaten Lampung Tengah Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, Ketua DWP
Kabupaten Lampung Tengah Dwi Evayati, Unsur Forkopimda, Para Staf Ahli Bupati,
Para Asisten, Majelis Penyimbang Adat Lampung, Para Camat, Para Kepala Kampung,
Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, serta tamu undangan
lainnya.
Dalam sambutannya, Plt Bupati
Lampung Tengah, I. Komang Koheri, M.Sos., menyampaikan ucapan selamat datang
dan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Pariwisata RI, Ketua Umum DPP
Lampung Sai, serta Wakil Gubernur Lampung di Kabupaten Lampung Tengah. Ia menyampaikan
bahwa kehadiran para pejabat tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap
pelestarian adat dan budaya daerah.
Baca Lainnya :
- Terima LHP BPK, Pemkab Lampung Tengah Siap Benahi Pengelolaan Aset Daerah0
- Plt. Bupati Lampung Tengah Letakkan Batu Pertama Program Bedah Rumah di Way Seputih0
- Ketua Perwosi Lampung Tengah Hadiri Car Free Day di Tugu Canang0
- Plt. Bupati Dukung Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Nilai Kemanusiaan0
- Plt. Bupati Lampung Tengah Hadiri Workshop Mendongeng PGRI0
“Tradisi Turun Mandi
Belangiran ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud rasa
syukur dan sarana mempererat silaturahmi antar masyarakat dalam menyambut Bulan
Suci Ramadan. Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan terus mendukung dan
melestarikan budaya-budaya lokal sebagai identitas dan kekayaan daerah,” ujar
Komang Koheri.
Sementara itu, Wakil Gubernur
Lampung dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan
adat yang berlangsung sangat meriah dan penuh makna tersebut. Ia menilai
Kabupaten Lampung Tengah mampu menjaga tradisi leluhur sekaligus memperkuat
nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Wakil Menteri RI dalam sambutannya
juga mengungkapkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Lampung yang tetap
terjaga hingga saat ini. Ia berharap tradisi seperti Turun Mandi Blangikhan
dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari penguatan
karakter dan jati diri bangsa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan
prosesi adat pecah kendi sebagai simbol penyucian diri dan harapan akan
keberkahan menjelang Ramadan. Setelah itu, dilaksanakan prosesi Turun Mandi
yang diikuti oleh para peserta sesuai dengan tata cara adat yang telah
diwariskan secara turun-temurun. Prosesi tersebut berlangsung penuh khidmat dan
disaksikan dengan antusias oleh para tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Melalui kegiatan ini, diharapkan
nilai-nilai spiritual, kebersamaan, serta semangat gotong royong semakin tumbuh
di tengah masyarakat Lampung Tengah dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447
Hijriah. [MFH/Diskominfotik Lampung Tengah]











3.jpg)