- Inpres Jalan Daerah Perkuat Distribusi Logistik dan Pertumbuhan Ekonomi Lampung
- Lampung Perkenalkan Inovasi Pertanian dan Produk Unggulan Daerah di PENAS XVII Gorontalo
- BAZNAS Tanggamus Siapkan Program Nelayan Berdaya, DKP Diminta Data Penerima
- Langit Berdarah di Atas Eropa: Ketika Krakatau Mencuri Panas Bumi
- Sekda Pesisir Barat Hadiri Rakor Pembangunan Daerah Provinsi Lampung 2026
- Pekan Kebudayaan Daerah Perkuat Pelestarian Seni dan Identitas Lampung Utara
- Pemkab Lampung Tengah Terima Sertifikat Hak Pakai Aset dari ATR/BPN
- Pemkab Lamteng Matangkan Persiapan Pelantikan 14 Kepala Kampung Antar Waktu
- Hari Kedua Festival UMKM dan Nobar Piala Dunia Lamtim Diserbu Ribuan Warga, UMKM Kebanjiran Pembeli
- Ketua TP PKK Pesawaran Ajak Masyarakat Manfaatkan Posyandu
Kapolda Lampung Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal IV, Produksi Tembus 86 Ribu Ton

LAMPUNG, MFH,-- Upaya memperkuat
ketahanan pangan nasional terus dilakukan di Provinsi Lampung. Kepolisian
Daerah Lampung menggelar Panen Raya Jagung serentak Kuartal IV Tahun 2025
dengan capaian produksi mencapai 86.604 ton hingga Januari 2026.
Panen raya tersebut dipusatkan di
Dusun IV Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung
Timur, Kamis (8/1/2026), dan diikuti oleh jajaran Polda Lampung serta para
pemangku kepentingan di sektor pertanian.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi
Assegaf menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan
bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah, khususnya dalam mendorong
percepatan swasembada jagung di Lampung.
Baca Lainnya :
- Bupati Ela Kunjungi Langsung SD MIN 2 Lamtim dan SD Negeri 2 Pasar Sukadana0
- Bupati Ela Siti Nuryamah, Apresiasi Dedikasi Karutan Sukadana dan Sambut Pejabat Baru0
- Kadis Pimpin Rapat Evaluasi Kegiatan Tahun 2025 dan Persiapan Program Tahun 20260
- Wabup Azwar Hadi Tekankan Peningkatan Kinerja dan Inovasi OPD di Tahun 20260
- Pemkab Lamtim Gelar Gotong Royong dan Tanam Pohon di Lingkungan Perkantoran0
“Ketahanan pangan adalah tanggung
jawab bersama. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut
mendorong produktivitas pertanian demi kesejahteraan masyarakat,” kata Helfi.
Ia menyampaikan, luas tanam jagung
di Lampung hingga awal Januari 2026 telah mencapai 12.372,81 hektare dari
potensi 15.086,81 hektare. Dari luasan tersebut, total hasil panen yang
berhasil dikumpulkan mencapai 86.604 ton.
Di lahan binaan Polda Lampung,
panen jagung telah dilakukan pada lahan seluas 57 hektare dengan hasil sekitar
285 ton. Secara keseluruhan, panen Kuartal IV di lahan binaan Polri mencapai
74,78 hektare dengan estimasi produksi 523,46 ton.
Berbagai varietas unggul seperti
BISI 18, NK Sumo, NK 212, dan NK 306 digunakan dalam program ini. Varietas
tersebut dinilai mampu beradaptasi dengan kondisi tanah Lampung dan
menghasilkan panen rata-rata 6 hingga 7 ton per hektare.
Kapolda Lampung juga mengingatkan
pentingnya pengelolaan pascapanen, mulai dari distribusi pupuk sesuai RDKK
hingga teknik panen yang tepat agar kualitas jagung tetap terjaga dan memiliki
nilai jual tinggi.
“Petani harus mendapatkan hasil
maksimal dari jerih payahnya. Kualitas jagung menjadi kunci agar harga tetap
baik dan tidak merugikan petani,” ujarnya.
Selain panen raya, kegiatan
tersebut turut diisi dengan penyerahan bantuan sarana pertanian berupa alat dan
mesin pertanian, di antaranya traktor roda dua dan empat, hand sprayer, PH
meter, serta bantuan bibit jagung kepada Gabungan Kelompok Tani.
Helfi menambahkan, hingga 8 Januari
2026 penyerapan jagung oleh Bulog Lampung telah mencapai 19.724,27 ton atau
sekitar 23 persen dari target nasional 87.500 ton, menempatkan Lampung sebagai
salah satu provinsi dengan kontribusi terbesar secara nasional.
“Ke depan, kami berharap
dukungan lintas sektor terus diperkuat, termasuk penyediaan fasilitas pengering
jagung agar hasil panen tetap berkualitas dan kesejahteraan petani semakin
meningkat,” pungkasnya. [MFH/Din/rils]











3.jpg)