- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Raih Education Award 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Baru di Eks Tambang Pasir Sakti
- Jadi Dosen UIN Raden Intan, Wan Ruslan Abdul Gani Pamit dari Pemkab Lamtim
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP
- Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Surat Edaran Bersama Kemendagri dan BPS Tahun 2026
- Warga RT. 01 Dusun Serbajadi 2 Pemanggilan, Keluhkan Pembangunan SPAM
- Ketika Siang Hari Menjadi Malam: Gema Letusan Krakatau yang Membekukan Dunia
- Polres Tanggamus Kerahkan 30 Personel Amankan Pemulangan Jamaah Haji Kloter 19 JKG
Kemenag Lambar Gelar Upacara HAB ke-80 di Gedung Surian
Momentum Perkuat Kerukunan dan Pendidikan Keagamaan

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Upacara peringatan Hari
Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026
berlangsung khidmat dan penuh makna di Lokasi Pembangunan MTs Negeri 2 Gedung
Surian, Pekon Pura Mekar, Kabupaten Lampung Barat, Sabtu (03/01/2026).
Upacara tersebut dihadiri oleh Asisten, Kepala
Kementerian Agama Lampung Barat, para Kepala Perangkat Daerah, Camat, Peratin,
tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para peserta upacara dari berbagai unsur.
Peringatan HAB ke-80 ini terasa istimewa karena
dirangkai dengan peletakan batu pertama pembangunan MTs Negeri 2 Gedung Surian.
Momen ini menjadi simbol harapan baru bagi peningkatan kualitas pendidikan
agama, khususnya bagi anak-anak di Kecamatan Gedung Surian, Air Hitam, dan
Kebun Tebu.
Baca Lainnya :
- Tinjau Pemandian Air Hangat, Bupati Lambar Berharap dapat Tingkatkan Ekonomi Masyarakat0
- Wabup Lambar Sidak di Awal Tahun 2026, Tegaskan Disiplin ASN 0
- Lima Atlet Lambar Raih Medali Emas, Tiga Perak dan Dua Perunggu 0
- Bupati Parosil Dorong PT Pesagi Mandiri Perkuat Usaha Inti 0
- Bupati Parosil Mabsus Lepas Bantuan Pemkab Lampung Barat untuk Sumatera Barat0
Selain itu juga dilakukan penyerahan lima Satya
Lencana kepada pegawai yang telah mengabdi selama 10 dan 20 tahun. Penghargaan
diberikan kepada pegawai di lingkungan Kementerian Agama, Kementerian Haji dan
Umrah, serta para guru madrasah di bawah naungan Departemen Agama sebagai
bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka.
Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus,
bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat Menteri Agama RI,
Nasaruddin Umar. Dalam amanat tersebut ditegaskan bahwa selama 80 tahun,
Kementerian Agama terus eksis melintasi berbagai dinamika sejarah bangsa dan
beradaptasi dengan tantangan zaman.
Menteri Agama menekankan bahwa kerukunan umat
beragama bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang
mampu menyatukan perbedaan menjadi kekuatan kolaboratif untuk kemajuan
Indonesia. Kementerian Agama, kata dia, hadir sebagai penjaga nalar agama dalam
bingkai kebangsaan.
Lebih lanjut disampaikan, peran Kementerian
Agama kini semakin luas dan krusial, mulai dari meningkatkan kualitas
pendidikan keagamaan, merawat kerukunan umat beragama berbasis kemanusiaan,
memberdayakan ekonomi umat, hingga memastikan agama hadir sebagai solusi atas
berbagai persoalan bangsa.
Sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama telah
membangun fondasi “Kemenag Berdampak” melalui berbagai program nyata, termasuk
transformasi digital layanan keagamaan agar lebih cepat, transparan, dan mudah
diakses masyarakat. Penguatan ekonomi umat juga dilakukan melalui pesantren
serta pengelolaan zakat, wakaf, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan
lainnya yang mendorong kemandirian lembaga keagamaan sekaligus menggerakkan
ekonomi masyarakat.
“Program Desa Sadar Kerukunan pun menjadi bukti
bahwa kerukunan tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi dipraktikkan langsung
di tengah masyarakat, ” Ucapnya.
Dengan mengusung tema HAB ke-80, “Umat Rukun
dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju,” seluruh elemen diajak untuk terus bersatu,
memperkuat pengabdian, dan memanfaatkan teknologi secara beretika demi masa
depan bangsa yang damai dan bermartabat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Parosil Mabsus
juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama Lampung Barat
atas kepercayaan yang diberikan kepada masyarakat Gedung Surian sebagai tuan
rumah peringatan HAB ke-80.
Ia menegaskan bahwa lokasi pelaksanaan upacara
memiliki masa depan yang cerah karena akan menjadi pusat pembangunan MTs
Negeri.
Menurutnya, peringatan HAB ke-80 ini menjadi
catatan sejarah tersendiri karena tidak hanya mengenang pengabdian, tetapi juga
menanam harapan bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan agama yang
lebih baik.
“Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya di
Kecamatan Gedung Surian, untuk mendukung dan membantu agar pembangunan MTs
Negeri tersebut dapat segera terealisasi,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi peran Camat, Peratin, dan
masyarakat setempat yang telah menyiapkan lokasi upacara dengan baik.
“Semoga toleransi dan kerukunan umat beragama
terus terjaga, serta mampu memancarkan kedamaian dan nilai-nilai kemanusiaan di
tengah kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya. [MFH/Diskominfo Lambar]











3.jpg)