- Bupati Tanggamus Ramah Tamah dengan Pasien Operasi Bibir Sumbing
- Bupati Tanggamus Buka Dadi Mulyo Cup 2026
- Polsek Pugung Identifikasi Kebakaran Rumah Warga di Pekon Way Manak
- Pesisir Barat Angkat Pesona Fashion, Seni dan Budaya Dalam Satu Panggung Kreativitas
- Lewat Beasiswa UT, Bupati Parosil Dorong Peningkatan SDM Lampung Barat
- Warga Hadimulyo Timur Ikuti Jalan Sehat Berhadiah Motor
- Rakernas I APTISI 2026 di Lampung, Perguruan Tinggi Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Gubernur Mirza Dorong Perguruan Tinggi jadi Mitra Strategis Pembangunan Lampung
- ILUNI UI Lampung Didorong Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
- Kapolres Tanggamus Pimpin Sertijab Kabag SDM
Lewat Beasiswa UT, Bupati Parosil Dorong Peningkatan SDM Lampung Barat

LAMPUNG BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Lampung Barat kembali menunjukkan komitmennya memajukan pendidikan. Sebanyak 60
mahasiswa baru menerima beasiswa untuk kuliah di Universitas Terbuka Lampung
melalui Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Aaf Way Tenong.
Pembukaan Pelatihan Keterampilan Belajar Jarak
Jauh (PKBJJ) semester ganjil Tahun 2026 SALUT Aaf Way Tenong digelar, Minggu
(23/08/2026). Acara dibuka langsung oleh Direktur UT Lampung Dra. Sri
Ismulyaty, M.Si.
Turut hadir Bupati Lampung Barat Parosil
Mabsus, Ketua TP PKK Partinia Parosil Mabsus, serta sejumlah Kepala Perangkat
Daerah.
Baca Lainnya :
- Pemkab Lampung Barat Lepas 30 Jamaah Umrah, Bupati Pesan Doakan Daerah0
- Tabligh Akbar dan Bendera Merah Putih Warnai HUT ke-81 RI di Ponpes Hasyimiah Lambar0
- Kapolda dan Bupati Tanam Bawang Putih Dukung Swasembada Nasional0
- Ziarah Nasional di TMP Suka Negeri, Momentum Kenang Jasa dan Perjuangan Pahlawan0
- Rangkaian HUT RI Ditutup, Wakil Bupati Ajak Warga Jaga Api Kemerdekaan0
Dari ratusan mahasiswa baru peserta PKBJJ,
sebanyak 60 mahasiswa merupakan penerima beasiswa Program Studi PGSD dan
Kewirausahaan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Sisanya merupakan
mahasiswa mandiri.
Kehadiran Bupati Lampung Barat dalam pembukaan
ini menjadi bentuk dukungan langsung kepada para mahasiswa baru. “Ini hal yang
luar biasa. Banyak yang punya mimpi dan keinginan kuliah di perguruan tinggi
tapi tidak terlaksana. Bersyukur anak-anakku semua hari ini bisa mengenyam
pendidikan sampai ke perguruan tinggi,” ujar Parosil.
Menurutnya, tidak semua orang berkesempatan
kuliah. Ada yang terkendala ekonomi orang tua, ada juga karena faktor lain.
Parosil menjelaskan, program beasiswa ini lahir
dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk memajukan pendidikan
sekaligus upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia di daerah.
“Kami sengaja menggelontorkan anggaran untuk
beasiswa. Ini bukan sekadar bantuan, tapi investasi jangka panjang. Ketika
anak-anak Lampung Barat jadi sarjana, maka kualitas SDM kita naik, daerah kita
juga ikut maju,” tegasnya.
Ia menilai UT merupakan pilihan tepat bagi
masyarakat Lampung Barat. Sebagai Perguruan Tinggi Negeri dengan sistem belajar
jarak jauh, UT memungkinkan mahasiswa tetap kuliah sambil bekerja.
“Kuliah di UT ini enak sekali dan memiliki
kualitas yang tinggi. Dosennya rata-rata sudah S2. Almamater jangan menjadi
sekat dengan lulusan universitas lain. Tunjukkan bahwa lulusan UT juga memiliki
kompetensi yang tinggi,” pesannya.
Dengan dukungan beasiswa ini, Bupati Lampung
Barat berharap dapat kembali mengabdi dan membangun daerah, serta memutus
rantai kemiskinan melalui pendidikan.
Direktur UT Lampung Sri Ismulyaty mengapresiasi
langkah Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Ia menyebut Lampung Barat adalah
satu-satunya kabupaten di Provinsi Lampung yang memberikan beasiswa bagi
mahasiswa UT.
“Kami sangat mengapresiasi program ini. Semoga
ini menjadi motivasi bagi daerah lain di Provinsi Lampung. Kerja sama ini harus
terus diperkuat karena pendidikan adalah investasi panjang, tidak hanya untuk
individu tapi juga untuk pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SALUT Aaf Way Tenong Yeni
Apriani, S.Sos., M.M mengatakan dari 60 penerima beasiswa, 30 orang adalah mahasiswa
PGSD dan 30 orang mahasiswa Kewirausahaan.
“Ini suatu kebanggaan bagi keluarga besar
SALUT. Program Satu Keluarga Satu Sarjana dari Pemerintah Kabupaten Lampung
Barat adalah bukti nyata dukungan kepala daerah terhadap peningkatan SDM,” kata
Yeni.
Ia berpesan kepada mahasiswa, khususnya
penerima beasiswa, untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.”Gunakan
dan manfaatkan kepercayaan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Jadikan
hari ini sebagai awal. Buktikan bahwa dari keluarga yang tidak mampu, ada
secercah harapan untuk menjadi sarjana ke depan,” pesannya.
Manurut Yeni, kuliah di UT
dituntut kemandirian dan disiplin yang kuat. Melalui PKBJJ, mahasiswa baru
tidak hanya belajar sistem perkuliahan di UT, tetapi juga dibekali strategi
belajar mandiri berbasis teknologi. [MFH/Diskominfo Lampung Barat]











3.jpg)