- Rekam Jejak Polwan Pertama jadi Kapolsek di Polres Tanggamus, dari Reskrim Hingga Humas
- SDN 1 Tekad Raih Juara 1 Tari Kreasi dan jadi Juara Umum FLS3N Kecamatan Pulau Panggung
- Kabidkeu dan Kabid Dokkes Polda Lampung Pimpin Apel Pamatwil Polres Tanggamus
- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
- Lamtim Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Bupati Ela: Pertumbuhan Daerah Ada di Tangan Pelaku Usaha
- Rakor DWP Lamteng Tekankan Pelaksanaan Program Kerja dan E-Reporting
- TP PKK Provinsi Lampung Dorong Pemberdayaan Lansia dan Ketahanan Keluarga
Mukhlis Basri Desak Kementerian PUPR Perbaiki Jalan Rusak dan Atasi Banjir

Lampung Barat, MFH,-- Dalam forum
tersebut, ia menyoroti berbagai permasalahan infrastruktur, terutama terkait
jalan rusak, abrasi pantai, dan bencana banjir.
Mukhlis mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
untuk segera menyetujui perubahan status jalan Liwa (Lampung Barat)–OKU Selatan
(Sumsel) dari jalan provinsi menjadi jalan nasional.
“Jalan tersebut menghubungkan
Lampung dengan Sumatera Selatan dan kondisinya rusak parah. Karena merupakan
penghubung antardaerah, kami harap statusnya ditingkatkan menjadi jalan
nasional sekaligus segera diperbaiki,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Parosil Mabsus Kukuhkan Satgas PPA Lambar0
- Cara Repsol Honda Jaga Kepercayaan Diri Marquez0
- Kalahkan Federer, Djokovic Juara Wimbledon0
- Meski Akui Sudah Sulit Menang, Rossi Belum Mau Menyerah0
- Peta Wisata Bandung, Mulai dari Lembang - Ciwidey0
Tak hanya itu, Mukhlis juga menyoroti kondisi jalan lintas barat yang
menghubungkan Krui (Pesisir Barat) dengan Provinsi Bengkulu. Menurutnya, abrasi
pantai telah menggerus hampir setengah badan jalan.
“Kondisinya sangat mengkhawatirkan. Jika tidak segera ditangani, jalan ini
terancam putus dan dapat membahayakan pemukiman warga. Kami mendesak
Kementerian PUPR untuk melakukan penanganan tahun ini juga,” tegasnya.
Politisi yang dikenal dekat
dengan rakyat itu juga menyampaikan keluhan delapan kepala daerah di Dapil
Lampung I. Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat para kepala daerah
kesulitan mewujudkan janji politik mereka, khususnya terkait pembangunan
infrastruktur jalan.
“APBD seluruh kabupaten di Dapil Lampung I sangat terbatas. Karena itu,
kami mendorong Kementerian PUPR untuk membantu melalui program Inpres Jalan
Daerah (IJD), guna mewujudkan jalan mulus sebagai bentuk realisasi janji
politik,” ungkapnya.
Selain soal jalan, Mukhlis juga
menyoroti persoalan banjir di Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu yang mengganggu
pola tanam padi masyarakat. Hal ini, kata dia, berdampak langsung pada
ketahanan pangan.
“Masalah banjir di dua kabupaten ini harus
menjadi perhatian. Jika masyarakat tidak bisa menanam karena lahan terendam,
tentu akan memengaruhi ketahanan pangan nasional,” tandasnya. [MFH/**]











3.jpg)