- Lampung Resmi jadi Tuan Rumah Pekan Nasional Petani Nelayan 2029
- Wabup Soroti Kerusakan WC dan Saluran Pembuangan di RSUD Batin Mangunang
- Pemprov Percepat Digitalisasi Pelayanan, Lampung-In Versi 2 Segera Diluncurkan
- Bupati Ela Siti Nuryamah Raih Education Award 2026
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Pencetakan 1.000 Hektar Sawah Baru di Eks Tambang Pasir Sakti
- Jadi Dosen UIN Raden Intan, Wan Ruslan Abdul Gani Pamit dari Pemkab Lamtim
- Kebijakan Afirmatif Pendidikan Tinggi di Lampung Barat Tuai Penghargaan
- Diskominfo Luruskan Informasi Terkait ATK Penghapus Pensil Senilai Rp 30 Juta pada DPMPTSP
- Pemkab Gelar Rakor Tindak Lanjut Surat Edaran Bersama Kemendagri dan BPS Tahun 2026
- Warga RT. 01 Dusun Serbajadi 2 Pemanggilan, Keluhkan Pembangunan SPAM
Pemkab Pringsewu Gelar Capacity Buliding KPBU APJ
Dorong Percepatan Penerangan Jalan Berbasis Kemitraan

PRINGSEWU, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Pringsewu menggelar kegiatan Capacity Building Kerjasama Pemerintah Daerah dan
Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ) sebagai langkah strategis dalam
percepatan pembangunan infrastruktur penerangan jalan yang modern, efisien, dan
berkelanjutan, Senin (27/04/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda
Kabupaten Pringsewu, Sekretaris Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, camat
se-Kabupaten Pringsewu, serta menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam
Negeri, Bappenas, dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII). Paparan
teknis proyek KPBU APJ disampaikan oleh Kepala Bapperida Kabupaten Pringsewu.
Dalam sambutannya, Bupati Pringsewu H. Riyanto
Pamungkas menegaskan bahwa penerangan jalan bukan sekadar fasilitas pelengkap,
tetapi merupakan infrastruktur vital yang berdampak langsung terhadap
keselamatan masyarakat, kelancaran lalu lintas, serta pertumbuhan ekonomi
daerah.
Baca Lainnya :
- Wabup Pringsewu Umi Laila Hadiri Dharma Santih Hari Raya Suci Nyepi 20260
- Bupati Pringsewu Tutup Lomba Merpati Kolong Bupati Cup 20260
- Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan bagi Lansia Penyandang Disabilitas0
- Wakil Bupati Pringsewu Hadiri Rakor DWP dan Peringatan Hari Kartini 20260
- Wabup Umi Laila Hadiri Halal Bihalal dan Dialog Interaktif PCNU 0
“APJ bukan hanya penerangan, tetapi instrumen
penting dalam menekan angka kecelakaan, meningkatkan keamanan, serta
menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pada malam hari,” ujar Bupati.
Bupati juga mengungkapkan kondisi eksisting APJ
di Kabupaten Pringsewu yang masih jauh dari ideal. Dari total 2.315 titik lampu
yang terpasang, hanya sekitar 0,4% yang memenuhi standar teknis, sementara
sebagian besar masih menempel pada tiang listrik PLN dengan sebaran yang belum
merata. Selain itu, penggunaan lampu hemat energi (LED) baru mencapai 17,24%,
yang berdampak pada tingginya beban listrik daerah hingga sekitar Rp9,2 miliar
per tahun.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah
Kabupaten Pringsewu menargetkan kebutuhan ideal sebanyak 11.658 titik APJ LED
yang akan melayani jaringan jalan sepanjang 752,6 km. Namun, keterbatasan
fiskal daerah menjadi tantangan utama apabila hanya mengandalkan APBD.
“Pola pikir menunggu APBD adalah cara lama.
Kita harus berani berinovasi melalui skema pembiayaan kreatif seperti KPBU,”
tegas Bupati.
Melalui skema KPBU, pemerintah daerah mendorong
kolaborasi dengan badan usaha dalam penyediaan, pembiayaan, hingga pemeliharaan
infrastruktur.
Skema ini diharapkan mampu mencapai empat
target utama, yaitu percepatan pembangunan, optimalisasi anggaran, peningkatan
kualitas layanan berbasis kinerja, serta efisiensi energi melalui penggunaan
lampu LED.
Bupati juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan
capacity building ini sebagai momentum penting untuk memperkuat pemahaman dan
komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam implementasi KPBU di daerah. Ia
menekankan bahwa KPBU bukan berarti pemerintah lepas tangan, melainkan bentuk
pembagian peran dan risiko secara proporsional dengan pihak swasta.
Sejalan dengan itu, Pemerintah Kabupaten
Pringsewu telah menetapkan dasar kelembagaan melalui Keputusan Bupati terkait
simpul KPBU dan tim KPBU sektor APJ sebagai langkah awal implementasi.
Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh perangkat
daerah untuk mengubah pola pikir menjadi lebih inovatif dan adaptif terhadap
berbagai peluang pembiayaan pembangunan.
“Saya minta seluruh kepala perangkat daerah
menjadi entrepreneurial leader, mampu melihat peluang, jemput bola, dan tidak
hanya terpaku pada pola kerja administratif,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh
peserta memiliki pemahaman yang komprehensif terhadap skema KPBU serta mampu
mengimplementasikannya secara efektif guna mewujudkan Pringsewu yang lebih
terang, aman, dan makmur. [MFH/Diskominfo Pringsewu]











3.jpg)