- Pemprov Dorong Upaya Percepatan Program Pembangunan Perumahan dan Permukiman
- 136 ASN Tanggamus Resmi Diambil Sumpah, Bupati: Ini Bukan Sekadar Formalitas
- Bupati Dedi Irawan Serahkan Bantuan Kepada Korban Kebakaran dan Pohon Tumbang
- SPPG Pekon Tanjung Rejo Diluncurkan, Perkuat Program MBG di Pesisir Barat
- Perkuat Layanan Sertifikasi Halal, BPJPH Lampung Audiensi dengan Bupati Lambar
- PMI Lambar Audiensi dengan Bupati, Paparkan Program dan Ajukan Unit Mobil Donor Darah
- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tekankan Disiplin Pegawai
- Bupati Tinjau Sapi Kurban Presiden Seberat 957 Kilogram
- Matangkan Penyelenggaraam MTQ Tingkat Lampung Utara
- Pemkab Pringsewu Gelar Capacity Buliding KPBU APJ
SPPG Pekon Tanjung Rejo Diluncurkan, Perkuat Program MBG di Pesisir Barat

PESISIR BARAT, MFH,-- Pemerintah Kabupaten
Pesisir Barat resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pekon
Tanjung Rejo, Kecamatan Bangkunat, Senin (27/4/2026). Peluncuran tersebut
dihadiri langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Ir. Armand Akhyuni, yang
mewakili Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Kepala
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bangkunat, para Peratin se-Kecamatan
Bangkunat, serta Ketua dan anggota SPPG Pekon Tanjung Rejo.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh
Asisten I, disampaikan bahwa penyelenggaraan SPPG merupakan langkah strategis
dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Program ini juga
menjadi bukti nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam berinvestasi pada
peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Baca Lainnya :
- Bupati Dedi Irawan Hadiri Forum Akselerator Negeri dan Apresiasi Pemda Berprestasi Tahun 20260
- Pemkab Gelar Rapat Persiapan Pemberangkatan Jamaah Haji dan Sambut Idul Adha 1447 Hijriah0
- Ketum TP-PKK Hadiri Sosialisasi dan Penandatanganan Mou Ruang Bersama Indonesia 0
- Wakil Bupati Irawan Topani Hadiri Rapat Paripurna DPRD Pesibar HUT ke-13 Pesisir Barat0
- Wakil Bupati Buka Rapat Gugus Tugas KLA 2026, Perkuat Komitmen Perlindungan Anak0
"Kita ingin memastikan anak-anak sebagai
generasi penerus tumbuh sehat, cerdas, kuat, serta tidak ada lagi yang belajar
dalam kondisi lapar atau kekurangan gizi," ujar Asisten I.
Program ini merupakan bagian dari visi besar
mewujudkan Indonesia Emas 2045. Menurutnya, kesehatan merupakan pondasi utama
pendidikan. Dengan asupan gizi yang cukup, kemampuan belajar anak akan
meningkat, kreativitas berkembang, dan mereka akan siap menjadi pemimpin masa
depan.
Berdasarkan laporan Kepala SPPG, dapur SPPG
Tanjung Rejo melayani empat satuan pendidikan, mulai dari PAUD, TK, SD, hingga
SMP, dengan total 958 siswa sebagai penerima manfaat. Selain itu, terdapat 772
penerima manfaat kategori B3 di Pekon Tanjung Rejo.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga
menekankan tiga poin penting terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
(MBG).
Pertama, program harus berbasis pangan lokal.
Pengelola dapur SPPG diminta memprioritaskan penggunaan bahan baku seperti
beras, sayuran, lauk-pauk, dan buah-buahan dari petani serta peternak setempat.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan gizi anak, tetapi juga
menggerakkan perekonomian desa.
Kedua, kualitas dan higienitas makanan harus
menjadi prioritas utama. Seluruh makanan yang disajikan wajib berkualitas,
lezat, aman, dan higienis, mengingat sasaran utama program ini adalah
anak-anak.
Ketiga, diperlukan gotong royong dan pengawasan
bersama. Seluruh komponen desa, termasuk PKK dan para orang tua, diajak untuk
aktif mengawal agar program berjalan berkelanjutan, tepat sasaran, dan
memberikan manfaat optimal.
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan program
ini sangat bergantung pada komitmen bersama, mulai dari perencanaan yang
matang, pelaksanaan yang konsisten, hingga pengawasan yang berkelanjutan.
Selain itu, peran Satuan Tugas MBG juga dinilai
sangat penting dalam melakukan pemantauan terhadap operasional SPPG. Pengawasan
yang optimal akan memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar,
transparan, dan akuntabel, sehingga kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
"Saya berharap SPPG ini tidak hanya
menjadi program seremonial, tetapi benar-benar mampu diimplementasikan secara
optimal, memberikan dampak positif yang luas, serta menjawab kebutuhan
masyarakat. Mari kita jaga komitmen, tingkatkan koordinasi, dan terus
berinovasi demi kemajuan daerah yang kita cintai," tutupnya. [MFH/Diskominfotiksan]











3.jpg)