- Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi
- Cegah Kejahatan Keuangan Digital, Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat
- Semarakkan HUT ke-81 RI, Pemkab Gelar Lomba Senam Lampung Timur Makmur
- Bupati Ela Siti Nuryamah Tinjau Saluran Irigasi di Desa Tegal Ombo
- SLB Insan Madani Metro Lepas Sembilan Peserta Didik, Dorong Lulusan Mandiri dan Berdaya
- Disporapar dan Ekraf Kota Metro Dorong Kalender Event 2027 untuk Dongkrak PAD
- Pemkab Lamteng Perkuat Pemahaman Hukum Camat dan Kepala Kampung
- Pemkab Lamteng Perkuat Penanganan Anak Tidak Sekolah melalui FGD Wajar 13 Tahun
- Semarak HUT ke-81 RI, Pemkab Pesisir Barat Perkuat Semangat Konservasi
- Evaluasi Pokbinwil TP-PKK Tanggamus, Siti Mahmudah Tekankan Sinergi dan Inovasi Kader
Klarifikasi Video Beredar, Agus Munada Minta Publik Tak Terburu-buru Menghakimi

TANGGAMUS, MFH,-- Beredarnya potongan video di
media sosial terkait dugaan pemukulan yang dikaitkan dengan Agus Munanda
mendapat perhatian publik.
Menanggapi hal tersebut, Agus Munada memberikan
klarifikasi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat, 14 Agustus
2026.
Ia memilih menyerahkan persoalan tersebut
sepenuhnya kepada pihak kepolisian, mengingat kedua pihak telah menempuh
langkah hukum dengan membuat laporan.
Baca Lainnya :
- Evaluasi Pokbinwil TP-PKK Tanggamus, Siti Mahmudah Tekankan Sinergi dan Inovasi Kader0
- Polsek Limau Ungkap Dugaan Penadahan Motor Hasil Curian dan Tangkap Satu Tersangka0
- Polsek Pugung Polres Tanggamus Tangkap DPO Kasus Curat di Kolam Ikan0
- Pengurus LKKS Tanggamus Dilantik, Siap jadi Motor Penggerak Kepedulian Sosial0
- Wabup Agus Suranto Lepas Kontingen Jambore Nasional XII Tanggamus0
“Saya tidak ingin memperpanjang persoalan ini
dengan saling membantah. Karena sudah sama-sama melapor, biarkan prosesnya
berjalan dan kita serahkan kepada pihak kepolisian,” ujar Agus.
Menurut Agus, kejadian tersebut bermula dari
adanya keributan di tempat usahanya, yakni tempat kebugaran atau gym. Situasi
kemudian berkembang menjadi cekcok hingga terjadi aksi saling dorong.
“Yang jelas, kejadiannya tidak berdiri sendiri.
Ada rangkaian peristiwa sebelumnya dan banyak orang yang melihat langsung.
Karena itu, saya berharap semuanya bisa dilihat secara utuh,” katanya.
Agus juga meminta masyarakat tidak terburu-buru
mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media
sosial. Ia menilai potongan video belum tentu menggambarkan keseluruhan
kejadian.
“Saya hanya meminta masyarakat dan teman-teman
di media sosial untuk bijak. Jangan langsung menghakimi hanya karena melihat
potongan video. Lebih baik tunggu proses hukum dan lihat persoalannya secara
utuh,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dirinya menghormati proses hukum
yang sedang berjalan dan berharap seluruh fakta nantinya dapat diketahui
berdasarkan keterangan para pihak, saksi, serta bukti yang ada.
“Biarkan pihak kepolisian
yang memproses dan menilai berdasarkan fakta. Saya menghormati proses hukum dan
tidak ingin persoalan ini semakin melebar di media sosial,” pungkas Agus.
[MFH/Din/rils]











3.jpg)