- BPS Pesawaran Beri Pelatihan 486 Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026
- Azwar Hadi Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda
- Bupati Ela Siti Nuryamah Audiensi dengan LPS
- Pemkab Lamteng Perkuat Komitmen Pengendalian Inflasi Sinergi Antar Daerah
- Plt. Bupati Buka Pelatihan Sensus Ekonomi 2026 dan Canangkan Program Desa Cantik
- Mighrul Lappung Bersatau (MLB) Lampura Tingkatkan Peran Aktif Organisasi
- Bupati Lampung Utara Lepas Kontingen Pesparawi
- Wabup Mad Hasnurin Kunjungi Tujuh Kecamatan se-Hari, Tekankan Disiplin ASN
- Bupati Parosil Ajak Masyarakat Kunjungi Kebun Raya Liwa
- Pemkab Pesibar Apresiasi Suksesnya GCK CUP II 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi
Pemprov Dorong Perguruan Tinggi Swasta jadi Motor Peningkatan Kualitas SDM Lampung

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Gubernur Lampung, Rahmat
Mirzani Djausal mendorong Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Lampung untuk turut
andil dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza dalam
pertemuan bersama Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah
II-B Lampung di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kamis (4/6/2026).
Dalam pertemuan itu Gubernur Mirza menyoroti
potret pendidikan Lampung dimana pada tahun 2025 masih terdapat siswa tingkat
SMA di Provinsi Lampung yang putus sekolah. Kondisi ekonomi yang sulit
menyebabkan banyak ijazah SMA tertahan akibat kendala biaya, hingga akhirnya
Gubernur Mirza mengambil langkah di awal masa jabatannya dengan membebaskan
ribuan ijazah yang tertahan di sekolah.
Baca Lainnya :
- Pemprov Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Terendah Nasional pada Mei 20260
- Peningkatan SDM Jadi Prioritas, Pemprov Lampung Fokus Perkuat Mutu Sekolah0
- Pemprov Lampung Perkuat Akuntabilitas, Targetkan Peningkatan SAKIP dan Zona Integritas0
- Pemprov Lampung Dorong Pramuka jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan0
- Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program MBG0
Dampak dari rentetan masalah ekonomi ini
mempengaruhi Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Lampung.
Keterbatasan ekonomi juga memaksa sebagian masyarakat bekerja ke luar daerah
hingga luar negeri yang turut memengaruhi dinamika sosial.
"Kami akan fokus menaikkan angka harapan
sekolah. Target kita adalah 9.000 bangku (kuliah) per tahun," ujar
Gubernur Mirza.
Ia optimistis momentum membaiknya harga
komoditas pertanian saat ini akan meningkatkan kemampuan dan keinginan para
petani untuk menyekolahkan anak mereka ke jenjang Perguruan Tinggi. Melalui
kenaikan APK, pertumbuhan IPM diharapkan merangkak naik sehingga mampu
menurunkan angka kemiskinan secara masif.
Menanggapi target Gubernur, Ketua APTISI
Lampung, Firmansyah, menawarkan solusi konkret berupa KIPDA. Melalui skema
kolaborasi ini, pihak yayasan PTS siap memberikan bantuan potongan biaya
pendidikan sebesar 50%, sementara 50% sisanya diharapkan ditanggung oleh
Pemerintah. Skema ini diproyeksikan mampu mendongkrak APK Lampung secara
drastis hingga mencapai 10%.
Meski menyambut baik, usulan ini dinilai
memerlukan formula yang matang. Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Nyoto
Suseno, serta Ketua Yayasan Mitra, Andi Surya, menyatakan bahwa regulasi,
strategi pelaksanaan, serta anggaran biaya kuliah yang berbeda-beda di tiap PTS
perlu dikaji lebih lanjut.
Mewakili anggota APTISI lainnya, Firmansyah
juga menyatakan kesiapan PTS untuk berkontribusi dalam pembangunan kawasan Kota
Baru, Lampung Selatan, sebagai pusat pendidikan baru. Adapun PTS yang menyatakan
siap ambil bagian tersebut antara lain :
- Universitas Muhammadiyah Metro
- Universitas Mitra Lampung
- Universitas Tulang Bawang
- Universitas Dharma Wacana
- Universitas Indonesia Mandiri
- Universitas Teknokrat Indonesia
- IIB Darmajaya
- Institut Prasetiya Mandiri
- ITS Nahdlatul Ulama
- STKIP PGRI
[MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)