- BPS Pesawaran Beri Pelatihan 486 Petugas Lapangan Sensus Ekonomi 2026
- Azwar Hadi Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda
- Bupati Ela Siti Nuryamah Audiensi dengan LPS
- Pemkab Lamteng Perkuat Komitmen Pengendalian Inflasi Sinergi Antar Daerah
- Plt. Bupati Buka Pelatihan Sensus Ekonomi 2026 dan Canangkan Program Desa Cantik
- Mighrul Lappung Bersatau (MLB) Lampura Tingkatkan Peran Aktif Organisasi
- Bupati Lampung Utara Lepas Kontingen Pesparawi
- Wabup Mad Hasnurin Kunjungi Tujuh Kecamatan se-Hari, Tekankan Disiplin ASN
- Bupati Parosil Ajak Masyarakat Kunjungi Kebun Raya Liwa
- Pemkab Pesibar Apresiasi Suksesnya GCK CUP II 2026, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi
Azwar Hadi Hadiri Ground Breaking Jembatan Garuda
Akses Warga Raman Utara Makin Mudah

RAMAN UTARA, MFH,-- Harapan masyarakat Desa
Rantau Fajar dan Desa Rejo Binangun, Kecamatan Raman Utara, akhirnya mulai
terwujud. Setelah puluhan tahun menanti perbaikan akses penghubung
antarwilayah, pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI resmi dimulai
melalui kegiatan ground breaking yang digelar Kodim 0429/Lampung Timur, Jumat
(5/6/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian
dari program TNI Angkatan Darat bertajuk "TNI AD Hadir untuk Rakyat",
yang bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan sekaligus mendukung
pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil
Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Dandim 0429/Lampung Timur Letkol Inf Danang
Setiadji, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, Kajari Lampung Timur
Saptono, perwakilan Pengadilan Agama, Forkopimcam Raman Utara, para kepala desa
se-Kecamatan Raman Utara, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Ela Siti Nuryamah Audiensi dengan LPS0
- Wabup Azwar Hadi Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran 0
- Sertijab Kadis Kominfo Lamtim, Mansur Syah Titipkan Semangat Pengabdian dan Kolaborasi0
- Bupati Ela Rotasi Pejabat Eselon II, Tekankan Kolaborasi dan Pelayanan Terbaik 0
- Pemkab Lampung Timur Lakukan Kick Off Penyusunan IAD Makmur Lestari 20260
Selain prosesi peletakan batu pertama, kegiatan
juga diisi dengan penyerahan 20 paket sembako kepada masyarakat setempat
sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga.
Jembatan yang akan dibangun tersebut menjadi
akses vital bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas pertanian dan
mobilitas warga. Selama kurang lebih 44 tahun, kondisi jembatan yang ada
menjadi salah satu kendala bagi kelancaran transportasi masyarakat di wilayah
tersebut.
Dandim 0429/Lampung Timur Letkol Inf Danang
Setiadji menjelaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan implementasi langsung
dari program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang
menginstruksikan TNI Angkatan Darat untuk membangun jembatan di berbagai daerah
sebagai upaya memperkuat konektivitas dan perekonomian masyarakat.
"Program ini merupakan instruksi Bapak
Presiden Prabowo kepada TNI Angkatan Darat untuk membangun jembatan di seluruh
Indonesia. Karena itu kami hadir di sini, hadir untuk rakyat, agar fasilitas
jembatan ini dapat mendukung aktivitas masyarakat dan meningkatkan perekonomian
warga desa," ujar Dandim.
Ia menjelaskan, pembangunan di Desa Rantau
Fajar merupakan pelaksanaan Tahap V dan VI Program Jembatan Perintis Garuda.
Sebelumnya, Kodim 0429/Lampung Timur telah melaksanakan pembangunan jembatan
pada Tahap III dan IV di Desa Kali Pasir dan Desa Tri Sinar.
"Secara keseluruhan ada tiga jembatan yang
dibangun oleh Kodim 0429. Insyaallah seluruh pembangunan tersebut dapat
diselesaikan sebelum Agustus 2026," tambahnya.
Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi
menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia serta
TNI Angkatan Darat atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Lampung
Timur melalui pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan warga.
"Kami dari Pemerintah Kabupaten Lampung
Timur sangat berterima kasih atas program Bapak Presiden melalui TNI. Saat ini
sudah berjalan pembangunan tiga jembatan, yaitu di Desa Kali Pasir, Desa Tri
Sinar, dan Desa Rantau Fajar, Kecamatan Raman Utara," kata Azwar Hadi.
Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan
memberikan dampak besar bagi masyarakat karena mampu memangkas jarak tempuh
yang selama ini harus dilalui warga.
"Kalau sebelumnya masyarakat harus memutar
hingga sekitar 9 kilometer, dengan adanya jembatan ini jaraknya bisa menjadi
sekitar 4 hingga 5 kilometer. Ini sangat membantu mobilitas masyarakat dan
mendukung aktivitas ekonomi warga," jelasnya.
Senada dengan itu, Ketua DPRD Lampung Timur
Rida Rotul Aliyah mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan
jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.
"Alhamdulillah, penantian panjang
masyarakat selama 44 tahun akhirnya terjawab. Warga Desa Rantau Fajar dan Rejo
Binangun serta desa-desa sekitar sangat membutuhkan jembatan ini. Kami
mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas perhatian yang diberikan.
Semoga dengan pembangunan jembatan ini akses transportasi dan distribusi hasil
pertanian masyarakat menjadi lebih lancar," ungkapnya.
Kebahagiaan juga dirasakan masyarakat setempat.
Salah seorang warga, Kasno, mengaku bersyukur karena impian warga untuk
memiliki jembatan yang layak akhirnya dapat terwujud.
Menurutnya, keberadaan jembatan baru nantinya
akan memudahkan petani mengangkut hasil panen, mempercepat akses transportasi
antarwilayah, serta membuka peluang peningkatan perekonomian masyarakat di
kawasan tersebut.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Raman
Utara menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, TNI, dan pemerintah
daerah dalam menghadirkan pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan
masyarakat. Diharapkan, kehadiran jembatan tersebut dapat menjadi penggerak
pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah
pedesaan Lampung Timur. [MFH/Komdigi Lampung Timur]











3.jpg)