- Kakanwil Kemenag Tekankan Penguatan Pelayanan Umat Saat Kunjungan ke KUA Gisting Tanggamus
- Petani Cabai Lamsel Keluhkan Biaya Produksi Melonjak, Harga Jual Justru Anjlok Saat Panen Raya
- PTPN I Polisikan Lansia 72 Tahun Kasus Pencurian Getah Karet
- Rekam Jejak Polwan Pertama jadi Kapolsek di Polres Tanggamus, dari Reskrim Hingga Humas
- SDN 1 Tekad Raih Juara 1 Tari Kreasi dan jadi Juara Umum FLS3N Kecamatan Pulau Panggung
- Kabidkeu dan Kabid Dokkes Polda Lampung Pimpin Apel Pamatwil Polres Tanggamus
- Diduga Lakukan Kekerasan Verbal terhadap Anak, Oknum Collector OTO Finance Resmi Dilaporkan
- Operasi Pasar Minyakita Digelar Serentak pada 15 Kabupaten/Kota di Lampung
- Pesawaran Tampilkan Produk Unggulan UP2K Dalam Kunjungan Kerja TP PKK Pusat di Lampung
- Bupati Pringsewu Audiensi dengan Ombudsman Lampung Bahas Pelayanan Publik
Pemprov Gelar Istighosah Kubro di Masjid Raya Al-Bakrie
Panjatkan Doa untuk Keselamatan Bangsa

BANDAR LAMPUNG, MFH,-- Pemerintah
Provinsi Lampung menggelar Istighosah Kubro dan Muhasabah Masyarakat Lampung
2025 bersama Al-Habib Husein bin Ja’far Al-Hadar di Masjid Raya Al-Bakrie,
Bandar Lampung, Sabtu (27/12/2025), sebagai penutup rangkaian kegiatan akhir
tahun.
Kegiatan doa bersama ini dihadiri
ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Lampung. Mereka memanjatkan doa untuk
keberkahan, keselamatan dan harapan baru bagi Provinsi Lampung dan bangsa
Indonesia. Sekaligus juga mendoakan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera
Utara, dan Sumatera Barat.
Selain Gubernur Lampung Rahmat
Mirzani Djausal, Istighosah Kubro turut dihadiri jajaran pemerintah provinsi,
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para tokoh agama, kyai, alim
ulama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat. Suasana khusyuk menyelimuti masjid
sejak awal hingga akhir acara.
Baca Lainnya :
- Raih 18 Emas di Jabar Open 2025, Ketua FGI Lampung Apresiasi Perjuangan Atlet0
- Mabes Polri Turunkan Tim Supervisi Operasi Lilin Krakatau 2025 di Polda Lampung0
- BidPropam Polda Lampung Lakukan Pengawasan Intensif Posko Operasi Lilin Krakatau 20250
- 123 Bintara Polri Resmi Dilantik, Pendidikan Pembentukan 2025 di SPN Polda Lampung Ditutup0
- Pemprov Lampung dan Stakeholder Sinergikan Kesiapan Bandara Radin Inten II0
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat
Mirzani Djausal mengajak masyarakat menjadikan akhir tahun sebagai momentum
refleksi bersama. Ia menyebut perjalanan pembangunan Lampung sepanjang 2025
diwarnai berbagai capaian sekaligus tantangan yang harus disikapi dengan sikap
rendah hati dan keterbukaan untuk terus belajar.
“Sepanjang satu tahun terakhir, ada
hal-hal yang patut kita syukuri, namun juga ada kekurangan yang harus kita
benahi bersama. Semua itu bagian dari proses yang menuntut keteguhan,
kejujuran, dan komitmen untuk melangkah ke arah yang benar,” ujar Gubernur.
Gubernur menegaskan bahwa
pembangunan tidak semata diukur dari pertumbuhan ekonomi atau kemajuan
infrastruktur. Menurut dia, pembangunan yang berkelanjutan harus berpijak pada
nilai moral, kebersamaan, dan akhlak yang kuat.
“Tanpa fondasi moral, kemajuan
tidak akan bertahan lama. Istighosah ini kita jadikan ruang perenungan agar
setiap langkah pembangunan selalu dilandasi niat yang lurus dan tanggung jawab
moral,” ucapnya.
Gubernur juga mengingatkan
pentingnya doa dan ikhtiar bersama di tengah ancaman bencana alam yang melanda
sejumlah wilayah di Indonesia. Lampung, menurutnya, tidak boleh lengah dan
harus memperkuat kesiapsiagaan dengan tetap mengedepankan nilai gotong royong.
“Melalui doa dan munajat, kita
memohon agar Lampung senantiasa dilindungi, dijauhkan dari musibah, serta
diberi ketentraman dan keselamatan bagi seluruh masyarakatnya,” ujarnya.
Menghadapi tahun-tahun mendatang,
Gubernur Mirza menilai tantangan pembangunan akan semakin kompleks seiring
cepatnya perubahan zaman dan meningkatnya kebutuhan masyarakat. Karena itu,
persatuan dan kolaborasi lintas elemen menjadi kunci utama.
“Kita telah menyusun rencana dan
mengoptimalkan sumber daya, namun ke depan dibutuhkan gotong royong yang lebih
kokoh. Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kebersamaan,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Gubernur
menyampaikan apresiasi kepada para ulama, tokoh masyarakat, akademisi, dan
seluruh elemen masyarakat yang selama ini menjaga harmoni sosial di Lampung. Ia
berharap doa bersama ini membawa keberkahan dan harapan baru bagi masa depan
daerah.
“Semoga Lampung menjadi negeri yang
aman, rukun, dan sejahtera. Semoga Allah menolong Provinsi Lampung dalam
seluruh urusan dan ikhtiar pembangunannya,” ucap Gubernur penuh harap.
Rangkaian Istighosah Kubro
dibuka dengan pembacaan Al-Quran, dilanjutkan dengan ceramah agama atau
mauidhoh hasanah oleh Al-Habib Husein bin Ja’far Al-Hadar, kemudian ditutup
dengan dzikir dan doa bersama. Acara berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan
hingga akhir. [MFH/Dinas Kominfotik Provinsi Lampung]











3.jpg)