- Pentas PAI Jadi Ruang Tumbuh Prestasi dan Karakter Siswa
- MUSDA VI IGRA Bandar Lampung Fokus pada Regenerasi dan Penguatan Tata Kelola Organisasi
- HUT ke-81 PMI, Purnama Wulan Sari Mirza Perkuat Gerakan Kemanusiaan di Lampung
- Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera
- Pertumbuhan Ekonomi Pringsewu di Atas Provinsi Lampung dan Nasional
- Desa Sidodadi Teluk Pandan Wakili Pesawaran Masuk 12 Besar Desa Cantik Terbaik Nasional 2026
- Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Canangkan Desa Tapis di Ganjar Asri
- Jawab Kritik DPRD, Wali Kota Metro Ungkap Alasan Pinjaman Rp20 Miliar dan Penurunan Bansos
- Pemkab Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan P2DD Secara Daring
- Hadiri Pengajian Akbar KBNU Bekri, Plt Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah dan Kerukunan
Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera

JAKARTA, MFH,-- Pemerintah Provinsi Lampung
kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan berhasil
meraih Peringkat I Penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi
Berkinerja Terbaik Wilayah Sumatera.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima
langsung oleh Wakil Gubernur Jihan Nurlela, di Jakarta International Convention
Center (JICC), Kamis (24/9/2026).
Pemberian penghargaan dari
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tersebut diumumkan bersamaan dengan
rangkaian pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x
Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 serta Rapat Koordinasi Nasional
Pengendalian Inflasi dan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD)
Tahun 2026.
Baca Lainnya :
- Wagub Jihan Dorong Ruang dan Akses Setara bagi Anak Penyandang Disabilitas0
- APBD-P 2026 Disepakati, Pemprov Perkuat Program Prioritas dan Pertumbuhan Ekonomi0
- Gubernur Dorong Unila Jadi Motor Transformasi Ekonomi melalui Hilirisasi0
- Pemprov Lampung Dorong Pengembangan Potensi Desa Berorientasi Ekspor0
- Purnama Wulan Sari Mirza Satukan Langkah Dekranasda0
Prestasi ini kian lengkap seiring
dengan diraihnya penghargaan TPID Terbaik Kategori Kota oleh Pemerintah Kota
Metro.
Ditemui usai menerima trofi
penghargaan, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menegaskan bahwa capaian ini adalah
hasil dari komitmen kolektif dan kerja keras tanpa henti dari seluruh pihak
yang tergabung dalam TPID.
"Hari ini alhamdulillah saya
berkesempatan untuk mewakili Bapak Gubernur dan seluruh Tim Pengendali Inflasi
Daerah untuk mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri dengan
kategori TPID terbaik di seluruh provinsi Indonesia. Alhamdulillah, tentunya
penghargaan ini bukan penghargaan untuk pemerintah provinsi semata, tetapi
seluruh Tim Pengendali Inflasi Daerah," ujar Wagub Jihan Nurlela.
Wagub menambahkan bahwa esensi dari
penghargaan ini harus termanifestasi dalam kesejahteraan hidup masyarakat
sehari-hari, khususnya dalam pemenuhan pangan yang terjangkau.
"Saya berharap penghargaan ini
bukan hanya sekadar penghargaan, artinya bisa dirasakan betul-betul manfaatnya
oleh masyarakat; bagaimana pasokan dan juga kestabilan harga bisa terkendali di
daerah. Tentu semoga ke depan lebih banyak manfaatnya lagi untuk daerah dan
kami ingin membangun inflasi yang betul-betul terkendali di Provinsi
Lampung," tuturnya.
Penghargaan TPID Kinerja Terbaik
ini diraih Provinsi Lampung berkat langkah strategis dan responsif dalam
mengendalikan komoditas pemicu gejolak inflasi (volatile foods). Pemerintah
Provinsi Lampung secara berkesinambungan menggalang koordinasi lintas sektor
dengan 15 kabupaten/kota, Bank Indonesia, serta pemangku kepentingan strategis
lainnya.
Salah satu implementasi konkret
yang digencarkan adalah program penetrasi dan operasi pasar murah secara
berkala oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung bekerja sama
dengan Perum Bulog Divre Lampung, guna memutus rantai pasok yang spekulatif dan
menjamin ketersediaan bahan pokok di pasaran.
Upaya terpadu tersebut terbukti
efektif menjaga daya beli masyarakat dan menekan laju inflasi Lampung tetap
berada dalam rentang target sasaran nasional. Pada penutupan Semester I,
inflasi tahunan (year-on-year) Provinsi Lampung periode Juni 2026 tercatat
sebesar 2,46 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 112,45. Sementara itu,
dinamika harga pada Agustus 2026 tetap stabil dengan realisasi inflasi bulanan
(month-to-month) sebesar 0,23 persen.
Melalui raihan ini,
Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus memadukan program
stabilisasi harga pangan dengan percepatan digitalisasi sistem transaksi daerah
(P2DD) guna mewujudkan ketahanan ekonomi daerah yang berkelanjutan. [MFH/Pemerintah
Provinsi Lampung]










