- Polda Bersama Bapanas RI dan Stakeholder Laksanakan Sidak Saber Pangan di RPH Terbesar Lampung
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Bakauheni
- Sekda Lampung Barat Pantau Harga Bapokting di Pasar Liwa
- Wali Kota Metro Pimpin Rakor Bulanan, Tekankan Stabilitas Harga dan Kesiapsiagaan Ramadan
- Kota Metro Terpilih Sebagai Lokasi Uji Coba Digitalisasi Bansos
- Bupati Tanggamus Hadiri Pelantikan Kepala Pekon Hasil PAW
- Kawanara 1.335 Hektare Candipuro Diproyeksikan jadi Pusat Pertanian Modern
- Safari Ramadan Pemprov Lampung di Kalianda Dimatangkan
- Asisten I Tubaba Pimpin Rakor Satgas MBG, Pemkab Perkuat Evaluasi dan Tata Kelola Program
- Satresnarkoba Polres Tanggamus Amankan 12 Orang Terduga Penyalahguna Sabu di Bulok
Polda Bersama Bapanas RI dan Stakeholder Laksanakan Sidak Saber Pangan di RPH Terbesar Lampung

LAMPUNG SELATAN, MFH,-- Polda
Lampung melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) bersinergi
dengan Badan Pangan Nasional RI, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait
melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) Tim Sapu Bersih (Saber) Pangan guna mengantisipasi
pelanggaran pangan dan menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan sidak tersebut
dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026, sekitar pukul 14.00 WIB hingga
selesai, berlokasi di PT Juang Jaya Abadi Alam, Kabupaten Lampung Selatan.
Sidak dipimpin dan diikuti oleh
unsur Polda Lampung, di antaranya Wadir Reskrimsus serta Kasubdit I dan anggota
Subdit I Indagsi Ditreskrimsus, bersama Badan Pangan Nasional RI, Dinas
Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Dinas
Peternakan Provinsi Lampung, serta Perum BULOG.
Baca Lainnya :
- Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 17,29 Kg Sabu di Bakauheni0
- Kawanara 1.335 Hektare Candipuro Diproyeksikan jadi Pusat Pertanian Modern0
- Safari Ramadan Pemprov Lampung di Kalianda Dimatangkan0
- Pemkab Lamsel Hadirkan Layanan Terpadu Adminduk Hingga Pajak di Desa Mulai April 20260
- Sekjen Kemendagri Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pangan0
Dari hasil pengecekan, PT Juang
Jaya Abadi Alam diketahui merupakan Rumah Potong Hewan (RPH) terbesar di
Provinsi Lampung yang menjalankan penggemukan sapi selama kurang lebih 90 hari,
dari bobot awal sekitar 300 kilogram menjadi 480 hingga 550 kilogram. Namun,
dalam kondisi kebutuhan pasar meningkat, sapi dapat dijual sebelum masa
penggemukan selesai.
Sapi-sapi tersebut dipasarkan ke
wilayah Lampung, Banten, dan Bandung dengan harga jual sapi hidup berkisar
Rp55.000 per kilogram. Untuk ketersediaan stok hingga Lebaran sekitar Maret
2026, dipastikan masih aman dengan harga relatif stabil, karena sapi yang
tersedia berasal dari pengadaan Oktober 2025. Kendati demikian, pengadaan sapi
pada Januari 2026 mengalami kenaikan harga dari Australia, yang berpotensi
berdampak pada kenaikan harga jual pada April mendatang.
Saat ini, stok sapi siap potong
tercatat sebanyak 7.200 ekor, sementara stok sapi yang belum siap potong
mencapai 14.000 ekor. Secara umum, hasil sidak menunjukkan kondisi ketersediaan
pangan hewani masih mencukupi dan situasi berlangsung aman serta kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polda Lampung
menegaskan komitmennya bersama Badan Pangan Nasional RI dan seluruh stakeholder
terkait untuk terus melakukan pengawasan terpadu guna mencegah pelanggaran
pangan, menjamin ketersediaan stok, serta menjaga stabilitas harga di tengah
meningkatnya kebutuhan masyarakat. [MFH/Din/rils]










3.jpg)