- Bupati Pringsewu Sampaikan Perubahan APBD 2O26
- Wabup Pringsewu Buka Pesta Siaga dan Lomba Tingkat Kwarran Ambarawa
- 694 Warga Pekon Pamenang Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah
- Pemkab Lamtim Sosialisasikan Dampak dan Penanganan Abu Vulkanik GAK
- Wabup Azwar Hadi Matangkan Persiapan Pencanangan Desa Tapis di Nibung
- Pemkot Metro Ikuti Rakor Penanganan Karhutla dengan Perusahaanan Pemegang HGU dan PBPH
- 290 Siswa Batu Brak Dapat Seragam Gratis di Tengah Produktivitas Kopi Menurun
- Program Tiga Setel Seragam Gratis Berhasil Pangkas Beban Orang Tua
- Damkar Tanggamus Bergerak, Semprot Sekolah dan Fasilitas Terdampak Abu Vulkanik
- Gunung Anak Krakatau Masih Fluktuatif, Pemprov Lampung Belum Terapkan WFH bagi ASN
Sekjen Kemendagri Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pangan
TPID Lampung Selatan Perkuat Pengawasan Pasar

KALIANDA, MFH,-- Sehari menjelang
Ramadan, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Tomsi
Tohir, mengingatkan pemerintah daerah agar mewaspadai potensi lonjakan harga
pangan yang kerap terjadi menjelang bulan suci.
Ia menegaskan, stabilitas harga
bahan pokok menjadi tantangan serius yang harus diantisipasi bersama agar tidak
membebani masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan
Tomsi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi yang digelar secara
virtual, Rabu (18/2/2026).
Baca Lainnya :
- UKP Zita Anjani Dorong Nirwana Resort Jadi Motor Ekonomi Warga0
- Lomba Songsong Ramadan 1447 H Resmi Ditutup0
- Utusan Khusus Presiden Turun Langsung Bikin Gerabah di Natar0
- Babinsa Koramil Palas Bantu Sergab Petani Selama Musim Panen0
- Diguyur Hujan Sekali, Tanggul Way Pisang Kembali Terkikis Buat Petani Was - Was 0
Rakor rutin ini diikuti pemerintah
daerah seluruh Indonesia, termasuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID)
Kabupaten Lampung Selatan.
“Seluruh rakyat Indonesia ingin
harga yang terjangkau. Kita akan memasuki bulan suci Ramadan, bahkan sebelum
masuk pun harga sudah mulai naik. Ini tantangan kita, dan kita harus punya cara
untuk mengantisipasi sebaik-baiknya,” tegas Tomsi.
Rakor tersebut menjadi forum
pemantauan kondisi inflasi daerah sekaligus sinkronisasi kebijakan antara
pemerintah pusat dan daerah.
Fokus pembahasan meliputi
stabilitas harga pangan strategis, kelancaran distribusi barang, hingga langkah
intervensi cepat yang dapat ditempuh jika terjadi gejolak harga.
Di Kabupaten Lampung Selatan, TPID
mengikuti rakor secara daring dari ruang Kepala Bagian Perekonomian, Kantor
Bupati Lampung Selatan. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk
memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan distributor dan pelaku
usaha guna memastikan ketersediaan pasokan tetap aman.
Pemantauan stok dan harga di pasar
tradisional juga terus dilakukan sebagai langkah preventif. Terakhir,
pengawasan dilakukan di Pasar Sidomulyo pada Selasa (17/2), bersama Ketua Tim
Penggerak PKK Lampung Selatan, Zita Anjani.
Kegiatan tersebut bertujuan
memastikan harga tetap terkendali dan pasokan kebutuhan pokok mencukupi
menjelang Ramadan.
Melalui rakor rutin ini, pemerintah
berharap sinergi pusat dan daerah semakin solid dalam menjaga stabilitas harga.
Pengendalian inflasi dinilai menjadi kunci untuk mempertahankan daya beli
masyarakat sekaligus menjamin kebutuhan pokok dapat diakses dengan harga wajar
selama Ramadan. [MFH/Diskominfo Lamsel]











3.jpg)